Angkatan Laut dari 18 negara akan menggelar latihan bersama di Batam, Kepulauan Riau pada Maret tahun depan. Komandan Gugur Tempur Laut Armada Barat (Danguspurlaarmabar) TNI AL, Laksamana Pertama TNI Amarullah Oktavian menyatakan, latihan bersama itu akan menjadi embrio terwujudnya Asean Community pada 2015 nanti.
Menurut Oktavian, ada 10 negara ASEAN bakal bergabung dalam latihan bersama itu. Selain itu, ada delapan negara lain di luar ASEAN yang akan ikut, yakni Amerika Serikat, India, China, Rusia, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru. “Latihan bersama ini lebih pada operasi penanganan bencana yang akan disosialisasikan di Anambas dan Natuna,” kata Oktavian kepada batampos.co.id, Sabtu (15/6).
Dijelaskannya, latihan bersama yang akan digelar akhir Maret 2014 itu akan berlangsung selama enam hari. Sedangkan tiga hari di antarnya, lanjut Oktavian, akan digelar di Batam. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan akan membuka kegiatan latihan bersama Angkatan Laut 18 negara di dunia ini.
Oktavian menambahkan, Angkatan Laut dari masing-masing negara peserta akan mengerahkan armada tempur mereka. “Jadi mereka akan bawa kapal perang dari negaranya,” ujarnya.
Untuk TNI Angkatan Laut, rencananya akan mengerahkan sekitar 12 kapal perang (KRI) seperti 2 KRI fregat, 2 KRI korvet, 4 KRI platform, 1 KRI rumah sakit, 2 KRI penyapu ranjau dan 1 KRI LCT landing ship tank. Menurut Octavian, latihan bersama ini untuk meningkatkan persatuan Angkatan Laut negara-negara Asean karena pada tahun 2015 nanti akan dibentuk Asean Community. “Jadi mau tidak mau, siap tidak siap, Indonesia harus terlibat dalam Asean Community ini,” katanya. (JPNN)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Minggu, 16 Juni 2013
Angkatan Laut dari 18 Negara Bakal Latihan Bersama di Batam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Pesaing utama rudal AIM-120 AMRAAM andalan Amerika Serikat, R-77 kerap dijuluki AMRAAMSKI. Pertanyaan paling mendasar, sehebat apakah rudal ...
-
TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan pesawat AU Malaysia sempat melakukan pelanggaran dengan memasuki wilayah Indonesia. TNI AU mengatakan bel...
-
Sistem pertahanan Indonesia diciptakan agar menjamin tegaknya NKRI, dengan konsep Strategi Pertahanan Berlapis. SISTEM Pertahanan Indonesi...
-
Indonesia Tidak Akan Pernah Buat Senjata Nuklir Indonesia berkomitmen untuk tidak menggunakan teknologi nuklirnya untuk membuat senjata nu...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pembelian tank Leopard oleh pemerintah setelah ada perubahan beberapa hal yang sempat dikritisi...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Modernisasi alutsista terus dilakukan TNI dengan pengadaan: Main Battle Tank Leoprad 2A6, Meriam 155mm Caesar, Peluncur Roket Multi Laras, ...
-
Kalau dihitung sejak Penentuan Pendapat Rakyat 1969, Papua sudah 45 tahun bergabung dengan Indonesia. Sejak itu pula konflik berdarah terus ...

Itu mah bukan latihan utk penanganan bencana, melainkan latihan utk nyerang indonesia. Heran saya dng kebijakan yg dibuat oleh kepala negara yg jg merangkap sbg kepala pemerintahan skaligus juga sbg panglima tertinggi TNI, kemenhan dan kepala satuan dr 3 matra, yg mengadakan latihan tempur di tiap tempat yg seharusnya dirahasiakan mlah dibuat latihan, yg dr alutsista yg didatangkan oleh negara lain udh ketahuan bukan utk penanganam bencana mlainkan latihan tempur,yg justru memberikan gambaran ttg kondisi medan geografis daerah2 di indonesia,shg negara2 lain yg tdk suka ma indonesia menjadi mudah mengetahui medan indonesia n mempersiapkan alutsista utk menyerang indonesia.
BalasHapus