Polri didesak untuk tidak melarang Polisi Wanita (Polwan) mengenakan jilbab saat menjalankan tugas. Sebab, kebijakan larangan itu termasuk kategori pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
"Kami berharap Polri tak melarang anggotanya (polwan) untuk kenakan jilbab saat menunaikan tugas," kata Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Sayifuddin kepada Sindonews, Jumat (14/6/2013).
Menurutnya, mengenakan jilbab merupakan kebebasan menjalankan ajaran agama yang seharusnya dipenuhi dan dijamin oleh konstitusi.
Jika polwan memakai jilbab, kata Lukman tidak ada yang dirugikan, apalagi tidak mempengaruhi kinerja, kedisiplinan, dan keserasian sebagai anggota Polri.
Lanjutnya, sudah banyak instansi atau lembaga pemerintahan yang membolehkan memakai jilbab. Lukman berpandangan Polwan memakai jilbab sama sekali tidak membawa dampak negatif apapun.
Lebih jauh Lukman menjelaskan, dulu pelajar juga dilarang mengenakan jilbab, tapi larangan itu dicabut akibat desakan aspirasi masyarakat.
Pihaknya berharap Polri bisa segera mengubah keputusannya terkait pakaian dinas. "Semoga perubahan aturan tentang pakaian seragam yang membolehkan jilbab ini segera ditetapkan, tanpa harus menunggu gejolak yang semakin besar di masyarakat," pungkasnya.
Sumber : Sindo
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...

Numpang Promo : http://indonesiabim.blogspot.com/
BalasHapus^_^