Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Moeldoko menyatakan kesiapannya menjadi Panglima TNI untuk menggantikan Laksamana TNI Agus Suhartono yang memasuki masa pensiun pada 25 Agustus 2013.
"Seorang prajurit dengan segala apa pun harus siap," kata KSAD di sela-sela Acara Bazar Murah TNI AD yang bekerja sama dengan Artha Graha Peduli, di Markas Besar TNI-AD, Jakarta, Kamis.
Ia mengaku, dirinya saat ini masih menyiapkan diri untuk menjadi KSAD yang baik, dan mengenai yang lain belum terpikirkan. Namun, bila ditunjuk sebagai Panglima TNI, dirinya mengaku siap.
Soal kesiapan untuk menghadapi uji kelayakan dan kepatutan di DPR, kata Moeldoko, dilihat saja nanti.
Angota Komisi I DPR dari Fraksi Hanura Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati berpendapat Jenderal Moeldoko adalah perwira tinggi (Pati) cerdas dan intelektual yang dipercaya mampu menghadapi tantangan maupun ancaman terhadap pertahanan negara dengan baik serta komprehensif.
"Terlebih sekarang kan sudah tak jamannya lagi perang tradisional, yang mengandalkan sekadar otot dan alutsista, tapi perang modern yang sifatnya asimetrik. Ancaman dari infiltrasi asing dengan berbagai cara tentu ke depan saya lihat bisa meningkat eskalasinya. Situasi kawasan dewasa ini menuntut kecerdasan seorang Panglima," ucap wanita yang mendalami intelijen ini.
Mengenai hanya satu nama yang disodorkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Susaningtyas memandang adalah hal wajar karena sebenarnya Panglima TNI dan Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden. Lagipula secara tak tersurat ada kebiasaan bergiliran.
Ia menambahkan DPR dalam hal ini bukan menyeleksi, melainkan menyatakan sikap menyetujui atau tak menyetujui saja. (ANtara)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 01 Agustus 2013
Jenderal Moeldoko siap jadi Panglima TNI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Pesaing utama rudal AIM-120 AMRAAM andalan Amerika Serikat, R-77 kerap dijuluki AMRAAMSKI. Pertanyaan paling mendasar, sehebat apakah rudal ...
-
TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan pesawat AU Malaysia sempat melakukan pelanggaran dengan memasuki wilayah Indonesia. TNI AU mengatakan bel...
-
Sistem pertahanan Indonesia diciptakan agar menjamin tegaknya NKRI, dengan konsep Strategi Pertahanan Berlapis. SISTEM Pertahanan Indonesi...
-
Indonesia Tidak Akan Pernah Buat Senjata Nuklir Indonesia berkomitmen untuk tidak menggunakan teknologi nuklirnya untuk membuat senjata nu...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pembelian tank Leopard oleh pemerintah setelah ada perubahan beberapa hal yang sempat dikritisi...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Modernisasi alutsista terus dilakukan TNI dengan pengadaan: Main Battle Tank Leoprad 2A6, Meriam 155mm Caesar, Peluncur Roket Multi Laras, ...
-
Kalau dihitung sejak Penentuan Pendapat Rakyat 1969, Papua sudah 45 tahun bergabung dengan Indonesia. Sejak itu pula konflik berdarah terus ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar