Helikopter yang ditumpangi Komandan Korem 132 Tadulako Letnan Kolonel Infanteri Syaiful Anwar meledak di wilayah Poso Pesisir Selatan.
Demikian disampaikan Kepala Operasi Tinombala 2016 Leo Bona Lubis Helikopter.
"Satu orang kritis dan yang lainnya meninggal. Kita belum tahu kondisi Danrem. Sekarang kita masih lakukan evakuasi, " kata Leo Bona Lubis, dihubungi via telpon selular, Minggu (20/03/2016).
Leo mengatakan helikopter milik TNI itu meledak sekitar pukul 17.45 Wita. Adapun penyebab meledaknya helikopter itu belum diketahui. (Kompas)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Minggu, 20 Maret 2016
Helikopter TNI Meledak di Poso Pesisir Selatan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...

contohnya pembunuhan gam terhadap konvoi tni di tebing di aceh, menyebab banyak puluhan tentara TNI tewas.. itu dibantu agen rahasia amerika yg orang bule tinggi dideportasi dari aceh...dilepaskan oleh GAM. masih ingat? terus heli jatuh di poso apa petir atau serangan rudal? kl serangan rudal, kenapa mengarah ke heli komando isinya.. yang tahu pasti menggunakan penyadapan itu oleh amerika, australia. siapa lg?
BalasHapus