TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur.
“Kita memang ada 12 kapal (selam), basenya di Surabaya, karena perkembangan kita bagi, dan menaruhnya di wilayah yang layak buat menaruh kapal selam,” ujar Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi di markas Brigif Marinir, Cilandak, Jakarta, Selasa (5/4/2016).
Laksmana Ade menambahkan, TNI AL juga sedang mengembangkan Lantamal untuk tempat penyimpanan kapal selam. Namun, dia enggan merinci tempat sekaligus nominal yang digunakan untuk membangun tempat tersebut.
“Kita kembangkan kita simpan di mana itu kapal selam. Saya sebenernya tidak tahu, rupiahnya saya enggak tahu. Tapi kalau kapalnya, ya kita cari dulu pangkalannya,” imbuhnya.
Meski demikian, laksamana Ade memastikan jika TNI AL memerlukan pangkalan pendukung untuk menunjang pangkalan yang telah ada.
“Terus buat pangkalan harus ada pangkalan pendukung,” ujar KSAL. (Okezone)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 07 April 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Pesaing utama rudal AIM-120 AMRAAM andalan Amerika Serikat, R-77 kerap dijuluki AMRAAMSKI. Pertanyaan paling mendasar, sehebat apakah rudal ...
-
TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan pesawat AU Malaysia sempat melakukan pelanggaran dengan memasuki wilayah Indonesia. TNI AU mengatakan bel...
-
Sistem pertahanan Indonesia diciptakan agar menjamin tegaknya NKRI, dengan konsep Strategi Pertahanan Berlapis. SISTEM Pertahanan Indonesi...
-
Indonesia Tidak Akan Pernah Buat Senjata Nuklir Indonesia berkomitmen untuk tidak menggunakan teknologi nuklirnya untuk membuat senjata nu...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pembelian tank Leopard oleh pemerintah setelah ada perubahan beberapa hal yang sempat dikritisi...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Modernisasi alutsista terus dilakukan TNI dengan pengadaan: Main Battle Tank Leoprad 2A6, Meriam 155mm Caesar, Peluncur Roket Multi Laras, ...
-
Kalau dihitung sejak Penentuan Pendapat Rakyat 1969, Papua sudah 45 tahun bergabung dengan Indonesia. Sejak itu pula konflik berdarah terus ...

Mosok sih...
BalasHapusIyoo ta..? Kok yg kliatan cuma 2..?
Yang lain (10) dikemanain loh...?
#pucingpalabelbi
Indonesia punya kapsel banyak banget mas, nomer punggung 401/402 inget ga waktu kapsel 402 sandar di Sorong jumlah awaknya 66 orang, secara cakra/nanggala aja nggak sampe segitu banyak awaknya.
Hapusyang sep[uluhnya masih dalam angan angan..... tapi diluar 3 changbogo yg sudah hampir "selesai"
BalasHapusemank ud ada, bahkan lebih dari 12....anda tau ga TNI AL punya pangkalan di dermaga negara Brunai....
Hapusini hebat indonesia dari negara lain, kemungkinan setelah pt pal bisa buat sendiri akan terus bertambah kapal selam tni , kasal tni maka dri itu meminta membuat pangkalan pendukung kapal selam di seluruh wilayah indonesia, di antaranya natunah dekat laut cina, banten dekat australia, belitung dekat singapoer, papua atau nusantara dekat papua nugini
BalasHapusWaktu menggertak australia 2014 yg lalu TNI AL sudah memiliki 12 ks, sekarang kepala staf sudah berani buka suara berarti ks kita sudah lebih dari 12 ekor tentu nya.....mantaf
BalasHapusKl mmg benar berarti dulu ada berita wartawan sempat memotret kapal selam berbedera indonesia sedang latihan di brunei. Cb search ada beritanya ttg kapal selam kita lgi latihan dibrunei
BalasHapusgak boleh dipublikasikan soalnya kan rahasia negara,kan gak mungkin negara sebesar ini punya 2 pasti lebih
BalasHapusUdah d ralat ,, bkin tambah koming aj berita nh !!!
BalasHapusUdah d ralat ,, bkin tambah koming aj berita nh !!!
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusHoax kali nih
BalasHapusHoax kali nih
BalasHapusHarusnya engga perlu punya mental pengecut dan lebih mengekor dari negara lain utk soal alutsista.negara ini negara besar.negara yg didirikan oleh bpk pendiri bangsa dan seluruh rakyat indonesia pada waktu itu dgn tetesan darah dan air mata.Tolong tunjukan bahwa negara kita yg tercinta ini sebagai bangsa besar, jgn mau dan diremehkan oleh bangsa lain.tolong ini jadi perhatian pimpinan negeri ini! Jgn terbuai selalu bahwa kita ini negara yg aman & tdk mungkin diserang bangsa lain.ingat potensi SDA kita yg melimpah hingga kita dijajah bangsa lain 3.5 abad lamanya.agresi militer dari bangsa lain bisa dgn cara2 fitnah keji dgn alasan pelanggaran HAM, teroris,padahal masalah sesungguhnya adalah perebutan sumber daya alam.jika negara tdk kuat akan tdk mungkin satu persatu pulau kita akan terlepas menjadi negara lain...selalu dibelakang bangsa lain dan lambat merespon adalah kesalahan2 kecil bangsa kita.mudah2 an bangsa indonesia kita terbangun dari tidur panjangnya...dan menjadi negara yg disegani tanda kutip "benar2 kuat dlm konteks yg nyata dan terlihat bkn hanya isu2 / hoaks yg tdk jelas...
BalasHapusItu adalah bersifat rahasia
BalasHapusKarena itu bersifat rahasia negara
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKapal selam ya kerjanya nyelam..kalau muncul ya jadi kapal perang biasa dong.
BalasHapusIndonesia gak perlu koar-koar ke kawasan, kalau umpama nih..elo punya golok dirumah buat jaga rumah bela diri, apa musti dipamer-pamer ke tetangga kiri kanan oii..ni gua punya golok cibatu siapa yang berani nyatronin rumah gua ?...ngga gitu keles.
BalasHapusIndonesia ni punya kapsel banyak tapi nomer punggungnya 401/402 inget ga kapsel 402 yang sandar di Sorong tempo hari awaknya 66 secara cakra/nenggala aja ga sampe segitu banyak awaknya.
BalasHapusMau bukti lagi inget ga waktu armada VII US di cilukba sama kapsel kita, tiga kali muncul 401 semua beda bentuk hebatkan Indonesia.
BalasHapussip... tau juga anda....
HapusKasi penampakannya (kaselnya) donk ...
Hapus