KOMANDAN Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Adisutjipto, Marsekal Pertama TNI Abdul Muis, Jumat (28/12), memimpin Apel Khusus Akhir tahun 2012 di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto. Upacara Apel khusus tersebut diikuti oleh para pejabat di jajaran Lanud Adisutjipto dan seluruh anggota Lanud Adisutjipto.
Dalam sambutannya, Danlanud Adisutipto berpesan kepada prajuritnya agar selalu mengutamakan keamanan, keselamatan dan kesehatan, dan jaga diri dalam perjalanan libur menyambut tahun baru. Hal ini penting agar selamat sampai tujuan. Begitu pula dengan keamanan rumah yang ditinggalkan.
“Saya sarankan untuk dititipkan ke tetangga yang tidak bepergian dan jangan lupa berdoa memohon kepada Allah SWT untuk selalu diberikan keselamatan,” kata Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Abdul Muis seperti dilansir dalam siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) yang diterima Jurnal Nasional.
Lebih lanjut, Danlanud juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada prajuritnya atas segala pengabdiannya selama tahun 2012. Dia juga berharap hal-hal yang belum dicapai agar diupayakan dan dirumuskan untuk pelaksanaannya, dengan terus meningkatkan disiplin serta profesionalisme, mengoptimalkan kinerja, sehingga ke depan dapat diwujudkan suatu kondisi yang lebih baik.
Dia menambahkan agar selalu menjalin kerjasama yang baik di antara seksi dengan seksi lainnya, tingkatkan soliditas, kekompakan dan kebersamaan sesama anggota Lanud. “Berbuat dan bertindak sesuai dengan norma-norma yang ada, serta petunjuk dan aturan yang sudah tegas. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Sedangkan bagi PNS selalu berpegang pada Panca Prasetya Korpri,” katanya.
Sumber : Jurnas
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
10 Pesawat angkut Hercules type H 16 Pesawat tempur coin Super Tucano ( 4 sudah datang) 16 Pesawat latih Grob G120TP 6 Pesawat lati...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Tanggal 16 April kemaren Komando Pasukan Khusus TNI AD berulang tahun. Banyak cerita menarik seputar operasi militer dan sejarah pasukan eli...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar