Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Selasa (17/2), menerima kunjungan Vice President & General Manager Radar Surveillance System Lockheed Martin Corporation Mr Greg Larioni di Kantor Kemhan, Jakarta. Kedatangannya menemui Menhan ini adalah untuk mengetahui kelanjutan program-program kerjasama dengan TNI AU dan Industri Pertahanan dalam negeri. Menhan menegaskan untuk melanjutkan program-program yang telah dibicarakan dengan TNI AU.
Sejak tahun 2010 Radar Surveillance System Lockheed Martin Corporation telah melakukan beberapa pembicaraan dengan TNI AU, dan telah melalui pengkajian dari KKIP mengenai kemungkinan alih teknologi. Sehingga radar ini nantinya dapat dibangun sendiri di Industri Pertahanan dalam negeri dalam hal ini CMI. Saat ini pun Lockheed Martin Corporation telah bekerjasama dengan CMI dalam pembuatan suku cadang untuk dipasarkan ke negara lain.
Lockheed Martin Corporation juga telah mendapatkan izin dari Pemerintah AS untuk bekerjasama dalam Transfer of Technology (ToT) dengan Indonesia dalam hal membangun serta menjual produk suku cadang itu ke negara lain yang membutuhkan. Produk yang akan dibangun disini adalah produk yang sama dengan 178 produk yang telah digunakan oleh negara lain. (DMC)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 18 Februari 2015
Menhan Minta Lockheed Martin Lanjutkan Pembicaraan Dengan TNI AU Soal Radar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Pesaing utama rudal AIM-120 AMRAAM andalan Amerika Serikat, R-77 kerap dijuluki AMRAAMSKI. Pertanyaan paling mendasar, sehebat apakah rudal ...
-
TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan pesawat AU Malaysia sempat melakukan pelanggaran dengan memasuki wilayah Indonesia. TNI AU mengatakan bel...
-
Sistem pertahanan Indonesia diciptakan agar menjamin tegaknya NKRI, dengan konsep Strategi Pertahanan Berlapis. SISTEM Pertahanan Indonesi...
-
Indonesia Tidak Akan Pernah Buat Senjata Nuklir Indonesia berkomitmen untuk tidak menggunakan teknologi nuklirnya untuk membuat senjata nu...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pembelian tank Leopard oleh pemerintah setelah ada perubahan beberapa hal yang sempat dikritisi...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Modernisasi alutsista terus dilakukan TNI dengan pengadaan: Main Battle Tank Leoprad 2A6, Meriam 155mm Caesar, Peluncur Roket Multi Laras, ...
-
Kalau dihitung sejak Penentuan Pendapat Rakyat 1969, Papua sudah 45 tahun bergabung dengan Indonesia. Sejak itu pula konflik berdarah terus ...

sekalian aja pespur f35 nya , seperti nya amerika lagi mencetak banyak f35 pasti bisa tranper tegnologi banyak sumber nya digoogle atau facebook atau di majalah Lockheed Martin
BalasHapusAbis tu di EMBARGO wkwkwkwkwkwkwkwk.....kadal2.
BalasHapus