Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan mengatakan kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia ke Indonesia untuk membahas kerja sama pertahanan antar kedua negara. Selain bertukar informasi intelejen soal terorisme, Rusia juga menawarkan beberapa alutsista buatan mereka.
Menkpolhukam mengatakan pihaknya sepakat saja jika Rusia memang menawarkan beberapa alat utama sistem persenjataan. Namun, Indonesia tidak mau hanya membeli, tetapi harus ada juga transfer pengetahuan dalam pembelian alutsista tersebut.
“Iya mereka menawarkan Sukhoi, kapal selam dan juga Helikopter Mi-17. Kita tidak mau kalau cuma membeli, tapi harus ada transfer knowledge,” ujar Luhut Pandjaitan, Selasa (9/2/2016).
Menkpolhukam juga mengatakan selain membahas alutsista mereka juga bertukar informasi tentang data intelejen. “Rusia cukup punya power dalam intelejen. Apalagi mereka juga masuk ke Timur Tengah. Data mereka cukup lengkap dan kuat”, ujar Menkpolhukam Luhut Pandjaitan. (ROL)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 10 Februari 2016
Rusia Indonesia Bertukar Informasi Intelejen dan Tawarkan Alutsista Canggih
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kediaman Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa Penuh Swedia untuk Indonesia, Johanna Brismar Skoog, dipadati para pewarta dan undangan pada har...
-
PT Pindad (Persero) telah mengembangkan dan memproduksi panser roda 6 bernama Anoa 6X6. Panser yang laris manis ini telah dipakai oleh TNI u...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
Indonesia siap meluncurkan roket tiga digit atau roket berdaya jangkau 100 km-900 km pada 2013 untuk memperkuat sistem persenjataan negara. ...
-
Mungkin belum banyak yang tahu kalau ada sebuah perjanjian maha penting yang dibuat Presiden I RI Ir Soekarno dan Presiden ke 35 AS John F...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar