Asisten Intelijen (Asintel) Kostrad Kolonel Inf Ilyas alamsyah melakukan inspeksi mendadak (sidak), kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kostrad.
Sidak kali ini, bertujuan untuk melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika. Seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kostrad akan dilakukan tes urine, yang dilaksanakan tim Kesehatan Kostrad dan ditinjau langsung oleh Panglima Kostrad Letjen TNI Gatot Nurmantyo.
Asintel Kostrad dalam kesempatan itu menekankan bagi anggota TNI dan PNS di jajaran Kostrad , yang terlibat atau terindikasi menggunakan dan pengedar narkoba akan ditindak secara tegas. "Bila tertangkap tentunya sanksi pemecatan sudah menanti didepan mata," kata Asisten Intelijen (Asintel) Kostrad Kolonel Inf Ilyas alamsyah, melalui siaran persnya kepada Sindonews, Selasa (17/9/2013).
Sikap tegas ini, lanjutnya, bentuk nyata TNI sebagai alat negara sudah selayaknya menghindari berbagai hal-hal yang diharamkan dalam kehidupan TNI. Salah satunya, yakni penggunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.
“Dengan dilaksanakan kegiatan tes urine ini, mudah-mudahan ke depan kami dapat menghentikan dan menjauhi barang haram tersebut, serta bersyukur dengan terus meningkatkan iman dan taqwa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT," pungkasnya.
Sumber : Sindo
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar