Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI, Gatot Nurmantyo memastikan pembangunan markas Komando Daerah Militer (Kodam) di Papua Barat, bakal kelar tahun 2015. Pihaknya masih mempersiapkan lahan dan proses administrasi lainnya dalam proses pembangunan markas TNI di Papua Barat.
“Secepatnya dibangun kalau tanahnya sudah siap. Bahkan, Pangdam mengaku pembangunan bisa selesai tahun ini, jadi kita pastikan tahun ini akan selesai,” kata Gatot Nurmantyo ditemui usai menghadiri Kongres KNPI ke-14 di Gedung Olahraga Cendrawasih, Rabu (25/2/2015).
Pembangunan markas Kodam Papua Barat sendiri berlokasi di Kota Manokwari, Papua Barat. Pembangunan maskas kodam di Papua dilakukan bersamaan dengan pembangunan kodam baru di Tarakan, Kalimantan Utara. Kodam baru ini, dibangun berdasarkan atas pertimbangan luasnya wilayah di tanah Papua, serta untuk menjaga kedaulatan NKRI.
“Itu kalau proses hukum legal dan sertifikatnya sudah siap, langsung kita bangun,” tandas Gatot.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua Barat menyambut rencana pembentukan Kodam baru di Papua Barat. Bupati Manokwari Bastian Salabai menyatakan, diperlukannya markas kodam karena sebagai sebuah provinsi sudah sewajarnya Papua Barat juga punya kodam sendiri. (Okezone)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 25 Februari 2015
KASAD Markas Kodam Papua Barat Ditargetkan Kelar 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Kejutan menyenangkan datang di akhir tahun 2013 ini. Sejumlah pengadaan alutsista yang termaktub dalam MEF terus berlangsung, bahkan di perc...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
"Inisiator Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Situs Gunung Padang berpikir untuk melaporkan temuan ini ke TNI-Polri." Inisiator Ti...
-
Kediaman Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa Penuh Swedia untuk Indonesia, Johanna Brismar Skoog, dipadati para pewarta dan undangan pada har...
-
PT Pindad (Persero) telah mengembangkan dan memproduksi panser roda 6 bernama Anoa 6X6. Panser yang laris manis ini telah dipakai oleh TNI u...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
Indonesia siap meluncurkan roket tiga digit atau roket berdaya jangkau 100 km-900 km pada 2013 untuk memperkuat sistem persenjataan negara. ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar