Pesawat tempur F-16 Viper atau F-16V, yang ditawarkan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, ternyata tidak bisa dikatakan istimewa.
Pengamat Penerbangan Chappy Hakim menjelaskan, spesifikasi pesawat jenis F-16V tidak memiliki keunggulan khusus selain sebagai varian tipe F-16 yang sudah diproduksi sebelumnya.
“Itu varian saja dari F-16 yang sudah ada. Kalau yang baru kan harusnya sudah sampai 26 (F),” ujar Chappy seperti dilansir Sindonews, Sabtu (24/10/2015).
Klaim AS bahwa F-16V sebagai jet tempur tipe baru, nyatanya F-16 dan variannya sudah banyak dimiliki Indonesia. Meski begitu, Chappy mengakui pesawat ini cocok untuk kawasan Asia Tenggara.
“Tipe itu (F-16V) yang penting bisa untuk mendeteksi ancaman negara dari penyelundup-penyelundup kejahatan di wilayah perbatasan kita. Kalau soal spesifikasi saya tidak terlalu tertarik, karena itu varian-varian saja,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi akan bertolak ke Amerika Serikat dan bertemu Presiden AS, Barack Obama. Salah satu agenda pertemuan juga disinyalir terkait penawaran Amerika Serikat menjual jet tempur F-16V.
Hal itu sempat disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake Jr di kantornya, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selain itu, Amerika Serikat juga menawarkan transfer teknologi militer. (SindoNews)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 26 Oktober 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
Seperti kata pepatah “tidak kenal maka tidak sayang”, setelah jilid 1 dan jilid 2 saya menceritakan beberapa kisah-kisah yang pernah terjadi...
-
NKRI sudah dikepung rapat oleh neokolim yang hampir sekarat ini: Darwin Australia, Cocos Island, Diego Garcia, Guam, Filipina sampai Singapu...
-
Vietnam baru saja kehilangan salah satu pahlawan perangnya, Jenderal Vo Nguyen Giap. Ratusan ribu orang mengantar kepergian Vo Nguyen Giap, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...
-
Sekolah Penerbang Lanud Adisucipto tengah menunggu 18 pesawat baru G-120 TP Grob dari Jerman. Kehadiran pesawat ini diharapkan dapat meningk...
-
Beberapa negara sudah memulai proyek penelitian untuk memungkinkan umat manusia menghuni planet tersebut. Selasa sore kemarin, India sudah m...
-
Indonesia Membutuhkan radar canggih, penempatan persenjataan jarak menengah dan jauh serta profesionlisme prjurit yang handal Anggota Kom...
-
Kisah ini sengaja saya tulis berdasarkan catatan-catatan tertulis yang saya punya dan juga cerita-cerita dari para “Silent Warrior” pinisepu...
-
Mungkin belum banyak yang tahu kalau ada sebuah perjanjian maha penting yang dibuat Presiden I RI Ir Soekarno dan Presiden ke 35 AS John F...


Buat patroli ga apa2 beli 8 unit....tapi tetap su 35 sebagai tulang punggung utama nkri...nex gen mungkin t50 pak-fa 2 skuad
BalasHapusluman f16 indonesia dari 10 + 24 +8 = 42 unit f16 tni, bertambah sambil menunggu kfx/ ifx atau juga sukhoi 35 /50 yang tegnogi nya generasi 5 hampirsama dengan tegnologi jet tempur f22 dan f35
BalasHapus