Tim Densus 88 Polri dan Polda Metro Jaya telah mengamankan seorang pria yang diduga pelaku teror bom di Mal Alam Sutera Kota Tangerang. Pelaku adalah seorang ahli IT.
"Inisial diduga pelaku LO, dia ahli IT dan bekerja di sebuah perusahaan yang ada di dekat Mal Alam Sutera," kata Wakadensus Polri Kombes Martinus Hukom saat berbincang dengan detikcom, Rabu (28/10/2015).
Namun, apa motif pelaku menaruh bom di mal tersebut, Martin belum mau membeberkannya. Saat ditanya soal kabar pelaku hendak memeras pengelola mal, Martin menjawab diplomatis.
"Motifnya masih kita gali," imbuhnya.
Sebuah bom meledak di toilet di Mal Alam sutera siang tadi. Ledakan ini merupakan yang kedua kalinya.
Sebelumnya, Mal Alam Sutera diteror bom dua kali. Satu kali meledak dan satu bom lainnya tidak meledak. (Detik)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 29 Oktober 2015
Pelaku Teror Bom Mal Alam Sutera Diduga Ahli IT
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar