Mencuplik cerita langsung dari Bung Karno, sebagaimana dikisahkan Cindy Adams dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, dirinya "tak ketinggalan mendukung sumpah khidmat Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa. Di tahun 1928 itu untuk pertamakali kami menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya."
I Gede Sandra, peneliti dari Lingkar Studi Perjuangan (LSP), dan juga dosen di Universitas Bung Karno (UBK) yang pernah meneliti Soekarnografi, Soekarnoisasi dan Soekarnoisme, mengatakan bahwa ada sumber sejarah yang menyebut Si Bung hadir di Kramat 106 ketika Kongres Pemuda II yang merumuskan Sumpah Pemuda.
"Bung Karno yang hari itu berusia 27 tahun adalah ketua Partai Nasional Indonesia. Meski tidak terlalu berlama, dia sempat datang dan duduk di belakang menyaksikan para aktivis pemuda dan mahasiswa berkongres."
Bung Karno sendiri, tahun 1928 itu menyebut…"Aku menganggap diriku sebagai seorang pemberontak!"
Dia memang baru saja mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI), 4 Juli 1927 di Bandung. PNI merupakan partai politik kedua yang menggunakan nama Indonesia setelah Partai Komunis Indonesia (PKI). Dan PNI dia dirikan setelah PKI disikat penguasa kolonial.
"PNI kuanggap sebagai tentara pemberontak," katanya sebagaimana dikisahkan Cindy Adams.
"Tahun 1928 adalah masa propaganda dan pidato. Kubagi Bandung dalam wilayah-wilayah politik: Bandung Utara, Bandung Selatan, Timur, Barat, Tengah, daerah pinggiran dan sebagainya. Aku berpidato di masing-masing wilayah itu sekali dalam seminggu. Mereka menjuluki aku Singa Podium," sambungnya.
Tak ada pengeras suara. "Karena itu aku harus berteriak sampai suaraku parau," kenang Bung Karno.
Lalu apa pandangan proklamator tentang peristiwa 28 Oktober 1928?
Sekian tahun kemudian, pada 28 Oktober 1963, dalam pidato yang diberinya judul Warisilah Api Sumpah Pemuda, Bung Karno menyeru…
Dengan diikrarkannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, maka sudah tidak ada lagi ide kesukuan atau ide kepulauan atau propinsi atau ide federalisme. Daerah-daerah adalah bagian-bagian yang tak bisa dipisah-pisahkan dari satu tubuh, yaitu tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia.
Sumpah Pemuda adalah ide persatuan dan kesatuan bangsa, kesatuan tanah air Indonesia, dan kesatuan bahasa. Sumpah Pemuda adalah ide kebangsaan Indonesia yang bulat dan bersatu. Warisilah Api Sumpah Pemuda. (jpnn)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 30 Oktober 2015
Pernyataan Bung Karno Terhadap Lahirnya Sumpah Pemuda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
Seperti kata pepatah “tidak kenal maka tidak sayang”, setelah jilid 1 dan jilid 2 saya menceritakan beberapa kisah-kisah yang pernah terjadi...
-
NKRI sudah dikepung rapat oleh neokolim yang hampir sekarat ini: Darwin Australia, Cocos Island, Diego Garcia, Guam, Filipina sampai Singapu...
-
Vietnam baru saja kehilangan salah satu pahlawan perangnya, Jenderal Vo Nguyen Giap. Ratusan ribu orang mengantar kepergian Vo Nguyen Giap, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...
-
Sekolah Penerbang Lanud Adisucipto tengah menunggu 18 pesawat baru G-120 TP Grob dari Jerman. Kehadiran pesawat ini diharapkan dapat meningk...
-
Beberapa negara sudah memulai proyek penelitian untuk memungkinkan umat manusia menghuni planet tersebut. Selasa sore kemarin, India sudah m...
-
Indonesia Membutuhkan radar canggih, penempatan persenjataan jarak menengah dan jauh serta profesionlisme prjurit yang handal Anggota Kom...
-
Kisah ini sengaja saya tulis berdasarkan catatan-catatan tertulis yang saya punya dan juga cerita-cerita dari para “Silent Warrior” pinisepu...
-
Mungkin belum banyak yang tahu kalau ada sebuah perjanjian maha penting yang dibuat Presiden I RI Ir Soekarno dan Presiden ke 35 AS John F...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar