Pesawat tempur Sukhoi Su-35 direncanakan menjadi pengganti pesawat F5 Tiger II yang dioperasikan oleh Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi Madiun. Hal ini dikatakan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., saat melakukan kunjungan kerja pada acara kunjungan kerja pada Senin 18 Maret 2019 di Lanud Iswahjudi Madiun, Jawa Timur, dirilis situs TNI AU, 19 Maret 2019.
Bersamaan dengan Kuker, Kasau juga melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan taxi way dan appron serta fasilitas pendukung Skadron Udara 14. “Pembangunan fasilitas ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan Skadron Udara 14 sebagai home base pesawat Sukhoi, sebab fasilitas yang lama tidak sesuai dengan kebutuhan pesawat yang baru,” ujar Kasau.
Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna berharap, pada tahun 2019 ini pembangunan taxi way dan apron dapat dikerjakan, kemudian di tahun 2020 dilanjutkan dengan pembangunan shelter dan hanggar serta fasilitas pendukung lainnya.
“Laksanakan pembagunan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat selesai dengan waktu yang ditentukan dan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi TNI AU,” pesan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
Pembangunan fasilitas Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, disiapkan untuk menyambut kedatangan pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia untuk menggantikan keberadaan pesawat legendaris F5 Tiger II, yang kini sudah purna tugas setelah puluhan tahun digunakan TNI AU untuk menjaga kedaulatan NKRI.
Kedatangan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna beserta rombongan di Lanud Iswahjudi disambut oleh Danlanud Iswahjudi Marsekal TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., serta pasukan jajar kehormatan.
Selain meninjau lokasi rencana pembangunan fasilitas Skadron Udara 14 pesawat Sukhoi dan peletakan batu pertama, Kasau beserta rombongan juga meninjau gudang Advanced Medium Range Air to Air Missile (AMRAAM) Depohar 60 dan RSAU. dr. Efram Harsana.
Pesawat
tempur Sukhoi Su-35 direncanakan menjadi pengganti pesawat F5 Tiger II
yang dioperasikan oleh Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi Madiun. Hal ini
dikatakan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., saat melakukan
kunjungan kerja pada acara kunjungan kerja pada Senin 18 Maret 2019 di
Lanud Iswahjudi Madiun, Jawa Timur, dirilis situs TNI AU, 19 Maret 2019.
Bersamaan
dengan Kuker, Kasau juga melaksanakan peletakan batu pertama
pembangunan taxi way dan appron serta fasilitas pendukung Skadron Udara
14. “Pembangunan fasilitas ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan
Skadron Udara 14 sebagai home base pesawat Sukhoi, sebab fasilitas yang
lama tidak sesuai dengan kebutuhan pesawat yang baru,” ujar Kasau.
Kasau
Marsekal TNI Yuyu Sutisna berharap, pada tahun 2019 ini pembangunan
taxi way dan apron dapat dikerjakan, kemudian di tahun 2020 dilanjutkan
dengan pembangunan shelter dan hanggar serta fasilitas pendukung
lainnya.
“Laksanakan pembagunan dengan sebaik-baiknya sehingga
dapat selesai dengan waktu yang ditentukan dan sesuai dengan standar
kualitas yang telah ditetapkan sehingga dapat memberikan manfaat yang
sebesar-besarnya bagi TNI AU,” pesan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
Pembangunan
fasilitas Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, disiapkan untuk menyambut
kedatangan pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia untuk menggantikan
keberadaan pesawat legendaris F5 Tiger II, yang kini sudah purna tugas
setelah puluhan tahun digunakan TNI AU untuk menjaga kedaulatan NKRI.
Kedatangan
Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna beserta rombongan di Lanud Iswahjudi
disambut oleh Danlanud Iswahjudi Marsekal TNI Widyargo Ikoputra, S.E.,
M.M., serta pasukan jajar kehormatan.
Selain meninjau lokasi
rencana pembangunan fasilitas Skadron Udara 14 pesawat Sukhoi dan
peletakan batu pertama, Kasau beserta rombongan juga meninjau gudang
Advanced Medium Range Air to Air Missile (AMRAAM) Depohar 60 dan RSAU.
dr. Efram Harsana.
Turut hadir mendampingi Kasau, para Asisten
Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I, Dankodiklatau, Dankoharmatau,
Kadisaeroau, Kadiskomlekau, Kadispamsanau, Kadiskesau, Kadisfaskonau,
Kadismatau, Danlanud Iswahjudi dan para pejabat Lanud Iswahjudi.
Turut hadir mendampingi Kasau, para Asisten Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I, Dankodiklatau, Dankoharmatau, Kadisaeroau, Kadiskomlekau, Kadispamsanau, Kadiskesau, Kadisfaskonau, Kadismatau, Danlanud Iswahjudi dan para pejabat Lanud Iswahjudi. (JKGR)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 20 Maret 2019
Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Segera Miliki Sukhoi Su-35 dari Rusia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
Seperti kata pepatah “tidak kenal maka tidak sayang”, setelah jilid 1 dan jilid 2 saya menceritakan beberapa kisah-kisah yang pernah terjadi...
-
NKRI sudah dikepung rapat oleh neokolim yang hampir sekarat ini: Darwin Australia, Cocos Island, Diego Garcia, Guam, Filipina sampai Singapu...
-
Vietnam baru saja kehilangan salah satu pahlawan perangnya, Jenderal Vo Nguyen Giap. Ratusan ribu orang mengantar kepergian Vo Nguyen Giap, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...
-
Sekolah Penerbang Lanud Adisucipto tengah menunggu 18 pesawat baru G-120 TP Grob dari Jerman. Kehadiran pesawat ini diharapkan dapat meningk...
-
Beberapa negara sudah memulai proyek penelitian untuk memungkinkan umat manusia menghuni planet tersebut. Selasa sore kemarin, India sudah m...
-
Indonesia Membutuhkan radar canggih, penempatan persenjataan jarak menengah dan jauh serta profesionlisme prjurit yang handal Anggota Kom...
-
Kisah ini sengaja saya tulis berdasarkan catatan-catatan tertulis yang saya punya dan juga cerita-cerita dari para “Silent Warrior” pinisepu...
-
Mungkin belum banyak yang tahu kalau ada sebuah perjanjian maha penting yang dibuat Presiden I RI Ir Soekarno dan Presiden ke 35 AS John F...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar