Aksi pengumpulan koin yang ramai dilakukan warga Indonesia mengundang reaksi. Sejumlah warga Australia meminta maaf kepada Indonesia atas komentar Perdana Menteri Tony Abbott. Komentar Abbott yang mengungkit bantuan yang diberikan Australia saat Indonesia dilanda tsunami mengoyak harga diri warga negeri ini. Warga Indonesia berinisiatif melakukan aksi dengan mengumpulkan koin untuk mengembalikan dana bantuan yang diberikan negeri Kanguru itu. Melalui taggar #coinforAustralia, aksi ini meluas.
Namun sejumlah warga Australia menyadari komentar Abbott yang telah menyinggung Indonesia. Melalui taggar yang sama, mereka meminta maaf atas perilaku Abbott yang menurut mereka bodoh. Berikut beberapa komentar dari warga Australia yang dikutip dari Rimanews dari twitter : Naomi Waizer @proquar Feb 20, "FWIW, my apologies to Indonesia for @TonyAbbottMHR - and massive congrats on a clever #coinforAustralia campaign #abbottseason"
Sword-Wielding Nurse @GeorginaRosos 2h2 hours ago, "Dear Indonesia, we apologise for our idiot PM. Sincerely, Australia. #CoinForAustralia" Heather Moore @alittlewave 3h3 hours ago,"A subversive plot to fix fake budget crisis? Reclaimed aid, new revenue stream! #imsorryIndonesia #coinforaustralia. Paul Syvret @PSyvret 3h3 hours ago, "A good question might be what the Prime Minister intends to do with all the #CoinForAustralia $$ being raised in Indonesia. #qt
Sumber : http://www.aktual.co/internasional/akhirnya-warga-australia-minta-maaf
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Selasa, 24 Februari 2015
Akhirnya, Warga Australia Minta Maaf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi berulang kali menegaskan visi pemerintahannya lima tahun ke d...
-
Ketua Payuguban Pelaku Pertempuran Lima Hari di Semarang Soedijono (90) mengaku kecewa pada banyaknya kasus korupsi di negeri ini. ...
-
Hacker Indonesia berhasil mematikan situs http://asis.gov.au hingga status 404 Not Found. Sasaran berikutnya adalah situs http://asio.gov.au...
-
Pengamat militer dari Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperrsi), Rizal Darma Putra, mengatakan Jenderal TNI Moeldok...
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
“‘Apa mungkin orang Indonesia bisa bikin pesawat terbang?’ Orang Indonesia memang gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri,” kata Bac...
-
Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita i...
-
Tercium bau tak sedap dari rencana pemerintah untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang AH-64 Apache dari Amerika Serikat (AS). Pas...
-
PT Batan Teknologi (Persero) berencana membangun pabrik yang memproduksi isotop nuklir di Amerika Serikat (AS). Pengadaan isotop tersebut, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar