Cari Artikel di Blog Ini

Jumat, 25 Oktober 2013

Lemhannas - Ada yang Berupaya Gantikan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Budi Susilo Soepandji, mengatakan saat ini pemahaman, pemaknaan, dan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara mengalami penurunan. Bahkan, ada pihak-pihak yang berupaya menggantikan Pancasila.

Lemhannas - Ada yang Berupaya Gantikan Pancasila Sebagai Dasar Negara

"Mengenai siapa pihak-pihak yang berupaya menggantikan Pancasila tak perlu disebutkan. Gerakan itu suatu bentuk radikalisasi yang menghambat dan tidak setuju Pancasila disosialisasikan kembali karena Pancasila dinilai sebagai warisan Orde Baru," kata Budi dalam seminar dengan tema "Revitalisasi dan Internalisasi Nilai-nilai Pancasila Guna Membentuk Karakter Bangsa dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional", di Jakarta, Kamis (24/10).


Budi enggan menyebutkan pihak-pihak yang ingin menggantikan Pancasila dengan paham yang lebih modern dan radikal tersebut. Meski ada pihak yang ingin merongrong Pancasila, berdasarkan kajian Lemhannas dan lembaga survei, Pancasila masih merupakan pemersatu bangsa. "Bentuknya masih berupa ekspresi atau statement melalui internet. Secara eksplisit yang mencintai Pancasila jauh lebih besar," tutur Budi.

Dia menjelaskan apa yang ada pada era reformasi, yaitu hadirnya kebebasan yang berlebihan dan melemahnya penegakan aturan karena dianggap mengekang kebebasan, menyebabkan timbulnya konflik kerukunan beragama. Selanjutnya, semakin pudarnya penghormatan terhadap hak asasi manusia dan menggunakan kekerasan dalam penyelesaian masalah.

"Kini juga terjadi pudarnya rasa gotong royong dan semakin meningkatnya gerakan kelompok radikal yang memanfaatkan atribut agama merupakan cerminan dari semakin memudarnya pengamalan nilai-nilai Pancasiala dalam kehidupan masyarakat Indonesia," jelas Budi.

Cenderung Ditinggalkan
 

Gubernur Lemhannas menambahkan nilai-nilai Pancasila telah mengalami marjinalisasi dan cenderung ditinggalkan. Oleh karena itu, diharapkan, ke depan, Pancasila harus dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa yang pluralisme dan multikuturalisme dalam menghadapi multikrisis saat ini.

"Pancasila mesti dijadikan pula sebagai sumber dari segala sumber hukum. Untuk itu, Pancasila harus direvitalisasi sebagai jati diri, karakter, dan pemersatu bangsa sehingga ketahanan nasional dapat terwujud," tandasnya.

Sementara itu, sejarawan Anhar Gonggong mengatakan revitalisasi Pancasila sangat diperlukan. Hal itu dilakukan karena nilai-nilai Pancasila belum semua bisa dilaksanakan dengan baik. Dalam merevitalisasi Pancasila itu, semua stakeholder di Indonesia harus ikut berperan, termasuk partai politik.

"Tanya ke pemerintah apa yang sudah dilakukannya, tanya ke partai politik apa yang sudah dilakukan. Tujuan parpol kan bukan hanya sekadar berkuasa, malah seharusanya mereka juga menyosialisasikan apa itu Pancasila," tutur Anhar.


Sedangkan panitia seminar, Irjen Iza Fadri, mengharapkan dikeluarkannya peraturan presiden (perpres) terkait revitalisasi Pancasila. Namun, perpres tersebut sifatnya bukan doktrin. "Kita upayakan di jajaran eksekutif dulu," kata Iza. (KJ)

10 komentar:

  1. Pancasila bisa tegak dengan sempurna jika pemerintah dan DPR beserta partai politik memberikan contoh yang jujur dalam kehidupan, jika pemerintah, DPR dan partai politik benar2 melaksanakan pancasila maka rakyat akan berpikir 1000 x untuk melakukan hal2 yg tidak terpuji, masih banyak pasal2 yang belum direalisasikan dalam kehidupan bernegara, salah satunya pasal yg menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak2 terlantar dijamin oleh negara, faktanya malah sebaliknya, Lemhanas seharusnya menganalisis pemerintah, DPR dan partai politik sebelum menganalisis rakyat

    BalasHapus
  2. selama ormas "SEPERTI" fpi berdiri dan sepak terjang mereka seolah tidak dikendalikan maka selama itulah intoleransi terjadi. lihat pernyataan BLOON mendagri, kok bisa sby punya mendagri BLOON bin TOLOL!!

    BalasHapus
  3. pancasila buatan manusia... bagaimanapun buatan manusia...
    bisanya buatan Nya ditaruh nomer 2 setelah pancasila.
    setidaknya sudah islam sdh membutikan:
    mencuri hukumannya potong tangan
    pemimpinnya tdk rebutan jadi pemimpin
    tdk ada ongkos parpol
    penegak hukum berbuat salah, maka hukumannya lbh berat.

    BalasHapus
  4. SAYA HERAN MA PEMERINTAH SKRG. KYK BANCI.GK ADA KUASA MENEGAKKAN HUKUM.TERLALU PENAKUT.. KALAU ADA ORG YG UDA DI CURIGAI HARUSNYA DI WAPADAI. AMBIL TINDAKAN TEGAS. LHAT NEGARA TETANGGA MALAYSIA. SINGAPURA.THAILAND.HUKUM MEREKA KUAT..SIAPA YG INGIN MENJATUHKAN NEGARA DI HUKUM BERAT.JGN LA TAKUT YG NAMANYA HAM.. DMI KEAMANAN.. TPI SKRG PEMERINTA
    H SEPERTINYA TAKUT MA LSM2.ORMAS2. KALAU DI BIARKAN MAKA HUKUM RIMBA AKAN TERJADI. SIAPA KUAT AKAN MENANG. LHAT FPI MEREKA INI BNGSAT2. KELAKUAN KYK PREMAN. MENGATASNAMAKN ISLAM. INI YG PERLU DI WASPADAI, PARA KORUPTOR HARUS DI HUKUM PALING BERAT.. RAKYT CM MINTA KEAMANAN. TOLERANSI BERMASYARAKAT. SALING MENGHORMATI.. PANCASILA ADALAH HARGA MATI.GK BOLEH DI GANTI..

    BalasHapus
  5. sejak kapan pancasila bisa melindungi warganya, daridulu rasa ketidak adilan ada dimana-dimana, yg punya uang bisa beli hukum, yg berkuasa bisa mengatur hukum, rakyat selalu menjadi korban.
    bagaimanapun pancasila tetap buatan manusia, tentu krn manusia tdk sempurna maka buatannya pun tdk sempurna.
    kita bisa lihat bagaimana demokrasi mengahasilkan pemimpin, kalau saya bilang pemimpin yg sukses sedikit sekali mereka (soekarno, hatta, jk, jokowsi & ahok)
    mesin demokrasi adalah parpol, dan kita semua tahu parpol bukan pt yg mempunyai uang sendiri. parpol selalu mencari uang dgn caranya (baca korupsi). Krn dgn cara begitu tdk salah hasilnya pun selalu kotor, banci, korup
    dan ini terjadi dimana saja, dimana parpol sering terlibat korupsi, bahkan ditempat mbahnya sana (as) juga sering terjadi kasus kotor, bisa kita lihat bagaimana koloborasi carnaegie, morgan, dan rockfeller membeli presiden (parah). Presdien kok bisa dibeli, dibeli utk melindungi kepentingannya, tdk heran pemerintah kita selalu keputusannya aneh, jgn2 juga sudah dibeli oleh pengusaha, bisa kita lihat freeport kita dperkosa, blok cepo dikasih orang luar, sekarang blok mahakam pun mau dikasih prancis, mobil esemka & perkasa disuntik mati, mobil murah jepang masuk bebas ke indo, tinggal rakyat yg menderita tdk pernah menikmati kekayaan alam, krn alam sudah dikuasai orang2 kotor hasil produksi demokrasi.yg lebih parahnya lagi para pejabat sering menolak mengelola kekayaan kita krn orang2 indo tdk mampu. Tdk mampu? ........

    BalasHapus
  6. @sharing> pancasila lo mau ganti pake ape? indonesia ada karena pancasila... kalo pancasila diganti indonesia langsung pecah. gue tau pancasila buatan manusia tapi indonesia tanpa pancasila akan pecah. krn pancasila lah indonesia ada,itu falsafah bro,dari jaman sukarno berjuang dari waktu itulah pancasila bergema. ikut P4 lagi gih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau ganti terserah yang pada ahlinya saja, krn saya bukan ahli tata negara. silahkan diskusi dengan ahli tata negara. Yang ingin saya sampaikan bahwa pancasila bukan satu-satunya pandangan kita dalam berkehidupan berbangsa. Pancasila bisa saja diganti dengan yang lain, bisa saja isi dari sila diperbaharui disesuaikan dengan keadaan RI. Siapa bilang tanpa pancasila kita terpecah, sekarang saja sudah hilang timor timur, aceh hampir lepas, sekarang papua di depan mata tanpa jelas penyelesaian ke depan. Saya bukan komunis, cina bukan tanpa pancasila bisa menjadi negara kuat. Kalau pancasila dengan azas bhineka tunggal ika itu bergema pada saat Pak Karno berjuang, memang pada saat itu Pancasila memang tepat utk kita semua, tetapi tdk utk selama-lamanya atau satu-satunya.
      Mari kita duduk dengan kepala dingin, apakah pancasila yang terbaik utk kita utk saat ini?, apakah kita perlu ganti atau merevisi. Saya percaya kalau memang pancasila memang masih yg terbaik utk saat ini, pasti masalah separatis di papua segera akan selesai, masalah korupsi juga pasti selesai segera, hukum hanya sebagai komoditas dagang pasti akan kembali bermartabat, pejabat atau penegak hukum yg berbuat tdk seharusnya.... pasti akan segera berbuat yg seharusnya...., pembunuhan, perkelahian pelajar, siswa pembuat asusila, semua akan hilang. Tetapi kenyataanya Menjadi-jadi, jadi pasti ada yg salah dlm berkehidupan berbangsa ini, bisa saja Pancasila bisa saja bukan, biar ahlinya yg menilai.
      Mungkin Anda harus mendalami pepatah: tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri atau ciptaan Nya. Kalau belum pernah, mungkin sebaiknya Anda kembali lagi sekolah...

      Hapus
  7. bos silakan rubah Pancasila; cost nya besar sekali bagi stability Indonesia. korupsi jangankan Indonesia,Amerika saja korup,namanya juga masih hidup didunia,yaa kejahatan ya pasti ada. Anda membahasnya terlalu jauh... ini beritanya masalah Ketata Negaraan dan "ANCAMAN" seperti fpi itu loh yg radikal dan intolerant. kalo ngomongin maling kayaknya situ salah tempat :D Si ebit g ade "coba tanyakan kepada sby yg bergoyang-goyang" punya presiden tapi seperti BANCI! nyarinya selamet aja. Kalo bunu semut diinjek aja mati ga usah satu ruha dibakar bos! :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita berbeda pendapat, tapi saya juga mempunyai pandangan sama, yaitu dia BANCI!

      Hapus
  8. kalo bunuh semut diinjek aje mati,ga usah satu rumah elo bakar. kita punya tentara hebat tapi sayang jendral besar kita si beye mental sersan!

    BalasHapus

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters