Mabes
TNI AL melakukan pergantian prajurit yang mengamankan pulau terluar.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana pertama Untung Suropati
menjelaskan, rotasi dilakukan agar prajurit konsentrasi. "Rutin saja,
agar ada penyegaran di lapangan," katanya.
KRI
Teluk Lampung (TLP)-540 yang merupakan salah satu kapal perang TNI
Angkatan Laut jenis Angkut Tank tipe Frosch (ATF) bertugas operasi
pengamanan pulau terluar (pamputer) Wilayah Barat. Pulau-pulau tersebut
antara lain Pulau Sekatung, Pulau Nipah, Pulau Rondo dan Pulau Berhala.
Usai
melaksanakan rotasi satuan tugas (Satgas) Pamputer di pulau Sekatung
dan Pulau Nipah, KRI Teluk Lampung (TLP)-540 menuju Sabang dan
pulau-pulau terluar lainnya yang berada di wilayah Barat.
Di
pulau-pulau tersebut, KRI Teluk Lampung (TLP)-540 akan melaksanakan
rotasi pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Pamputer, yang berbatasan
dengan negara tetangga di Wilayah Indonesia bagian Barat.
Rotasi
pasukan itu meliputi debarkasi Satgas Pamputer menggantikan Satgas lama
yang sudah purna tugas, setelah enam bulan menjaga dan mengamankan
pulau tersebut, serta peralatan dan perlengkapan yang dipergunakan dalam
mendukung penugasan.
"Memang idealnya enam bulan sekali
diganti," katanya. Di Pulau Sekatung dilakukan penggantian satu regu
prajurit marinir, dan di Pulau Nipah dua pleton terdiri dari prajurit
marinir dan prajurit TNI AD juga diganti. (JPNN)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 23 Oktober 2013
TNI AL Rotasi Kapal Perang Untuk Penjaga Pulau Terluar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi berulang kali menegaskan visi pemerintahannya lima tahun ke d...
-
Ketua Payuguban Pelaku Pertempuran Lima Hari di Semarang Soedijono (90) mengaku kecewa pada banyaknya kasus korupsi di negeri ini. ...
-
Hacker Indonesia berhasil mematikan situs http://asis.gov.au hingga status 404 Not Found. Sasaran berikutnya adalah situs http://asio.gov.au...
-
Pengamat militer dari Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperrsi), Rizal Darma Putra, mengatakan Jenderal TNI Moeldok...
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
“‘Apa mungkin orang Indonesia bisa bikin pesawat terbang?’ Orang Indonesia memang gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri,” kata Bac...
-
Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita i...
-
Tercium bau tak sedap dari rencana pemerintah untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang AH-64 Apache dari Amerika Serikat (AS). Pas...
-
PT Batan Teknologi (Persero) berencana membangun pabrik yang memproduksi isotop nuklir di Amerika Serikat (AS). Pengadaan isotop tersebut, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar