Cari Artikel di Blog Ini

Minggu, 11 Mei 2014

Kemenhan Batalkan Pembelian 50 Unit BTR-4 dari Ukraina

Krisis politik yang melanda Ukraina membuat Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membatalkan rencana pembelian 50 unit kendaraan lapis baja Bronetransporter 4 atau BTR-4. Kemenhan, akan mencari negara lain yang dapat memasok kebutuhan tersebut.

BTR-4 produksi Ukraina yang batal dibeli Kemenhan
BTR-4 produksi Ukraina yang batal dibeli Kemenhan

Kepada pers, di sela acara Cyber Defence Competition 2014 di Akademi Angkatan Laut, Surabaya, Jumat (09/05), Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, awalnya, negara Eropa timur tersebut dipilih lantaran sudah dikenal sebagai produsen kendaraan lapis baja dengan kualitas bagus. BTR-4 itu dibuat oleh Biro Desain Kharkiv Morozov Machine Building (KMDB) Ukraina.


“Alutsista ini masuk ke dalam rencana strategis pertama, tapi ragu-ragu jadi beli karena Ukraina sedang perang,” ujar Purnomo.

Pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) ini guna memenuhi capaian  kekuatan minimum pokok (minimum essential forces).

Daftar belanja alutsista TNI AL merupakan paling banyak datang pada 2014. Purnomo mengatakan, rencananya BTR-4 diperuntukkan untuk Korps Marinir.

Meski begitu, Menhan memastikan, pembatalan pembelian itu tidak terlalu mengganggu pencapaian kekuatan minimum pokok TNI AL. Pasalnya, Kemenhan bersama Mabes AL sedang berdiskusi untuk mengalihkan anggaran yang tersedia kepada produsen kendaraan lapis baja lainnya.

Disamping itu, Korps Marinir saat ini sudah menerima sebanyak 54 tank amfibi BMP-3F dari Rusia. “Mungkin pembelian dialihkan ke negara lain, sedang dicarikan,” kata Purnomo.

Secara khusus, Purnomo menyambut baik pencapaian kekuatan pokok minimun TNI yang sudah mencapai 40 persen. Capaian itu melebihi target yang ditetapkan sebesar 30 persen pada rencana strategis pertama periode 2009-2014.

Tolok ukurnya,  beberapa alutsista yang dibeli lebih murah dari harga normal disebabkan kemampuan diplomasi delegasi Kemenhan. “Kita bakal punya skuadron helikopter Apache dan Blackhawk, skuadron Sukhoi dan F-16, dan kapal cepat rudal maupun kapal korvet,” tandas Purnomo. (
politikindonesia.com | JKGR )

3 komentar:

  1. Tolong Kemenhan pertimbangkan beli Ranpur 8x8 terbaik di dunia saat ini PATRIA AMV buatan Finlandia! Leopard nya ranpur 8x8 ya Patria AMV.

    Bisa berenang, bukaan belakang, modular, legaa (ga kayak BMP-BTR Marinir skrng yg sering dikeluhkan sempit!), suspensi mantap dan canggih. US Marines saja skrng lg uji coba Patria AMV untuk ganti LAV-25 mrk. Terrex/Stryker/BTR (Besi Tua Rusia)/Mowag/dll lewaaat

    TNI-AD kan dah dapat tank/ranpur moderen, giliran Marinir TNI AL dong dapet tank/ranpur moderen, jangan tank2 Rusia macam BTR dan BMP yg uda ketinggalan jaman..ga usah pake RPG, tembak pake peluru Armor Piercing Round 50 Cal aja tembus...

    BalasHapus
  2. BAGAIMANA DENGAN Arma 8X8 (Turki)

    http://www.armyrecognition.com/images/stories/europe/turkey/wheeled_armoured/arma_8x8_otokar/pictures/Arma_8x8_wheeled_armoured_vehicle_personnel_carrier_Otokar_Turkey_Turkish_Defence_Industry_Military_Technology_015.jpg

    Menggunakan mesin diesel turbo delapan transmisi otomatis, dan tenaga 450 hp pada 2.200 rpm dapat melaju hingga kecepatan 105 Km/Jam di jalanan dan 8Km/Jam di air ketika sedang melakukan misi amfibi.
    - Jarak tempuh 700 Km.
    - Dapat mengangkut 12 personel termasuk Komando, juru mudi
    - Persenjataan utamanya yaitu meriam keliber 105 mm bisa dipasang bersama mortar 120 mm. Senapan mesin 7.62mm, 12.7 mm, 14.5 dan 20 mm.
    - Terdapat perlindungan dari energi kinetik dan potongan potongan yang dihasilkan oleh proyekil, roket, ranjau dan mortal.

    Arma 8X8 merupakan kendaraan taktis lapis baja yang dirancang dan dikembangkan oleh Otokar Otomitiv ve Savunma Sanayi, sebuah perusahaan yang berbasis di Turki didesain untuk pasukan Turki. Selain sebagai kendaraan angkut personel dapat juga difungsikan sebagai post Komando, ambulan, kendaraan pengintai, pelatihan, pemeliharaan dan pemulihan kendaraan. Arma 8X8 juga dapat digunakan sebagai platform rudal anti tank atau anti pesawat.

    Lazar 2 8X8 (Serbia)

    - Mesin diesel 500 hp bertransmisi 3 kecepatan otomatis dengan kecepatan lari 199 Km/Jam.
    - Jarak tempuh 800 Km.
    - Berat lebih dari 28 Ton.
    - Dapat mengangkut 9 personel dan 3 kru sebgai komando, juru mudi dan penembak.
    - Senjata utama, sebuah meriam otomatis kaliber 30 mm.
    - Perlindungan terhadap tembakan peluru berkaliber 14.5 mm.

    Lazar 2 merupakan upgrade dari Lazar 1 yang merupakan kendaraan tempur buatan Complex Battle System di Serbia.

    Boxer 8X8 (Jerman)

    - Mesin diesel 711 hp dapat melaju hingga 103 Km/Jam.
    - Jarak operasional 1.100 Km.
    - Berat 25.2 Ton.
    - Dapat membawa hingga 8 personel dan 3 awak sebagai komando, juru mudi dan juru tembak.
    - Senjata utama sebuah senapan mesin berkaliber 12.7 mm.
    - Perlindungan dari ledakan ranjau anti personel, kursi pada kendaraan dibuat tinggi agar kru aman dari ladakan yang berasal dari bawah kendaraan.

    Kendaraan ini hasil kerjasama antara Jerman dan Belanda yang dirancang untuk melaksanakan berbagai operasi, diproduksi oleh ARTEC GmbH yang berada di Munich, perusahaan ini memiliki induk Krauss Maffei Wegmann dan Reinmetall di Jerman dan Reinmetall Nederland di Belanda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mereka memang mantap2 jg spesifikasi bs diadu dgn Patria AMV. Tapi dr segi penjualan Patria ngalahin mereka semuanya.

      Pengguna Patria AMV: Finlandia (62), Kroasia (126), Polandia (997), Slovenia (30), Afsel (238), Swedia (113), UAE (15 utk trial). Artinya Patria adl yg terbaik di kelasnya. Krn kesuksesan Patria bikin Lockheed Martin PD gandeng Patria utk masukin AMV utk kandidat pengganti LAV-25.

      Arma, Lazar, Boxer belum sukses di pasaran, blm ada yg beli kecuali negara pembuatnya sendiri..

      Hapus

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters