Komandan Pasmar-2 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana menerima penyematan Brevet Artileri Amfibi dan Brevet Kavaleri Amfibi Korps Marinir di depan gedung Trisula, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2013).
Penyematan Brevet Kehormatan Artileri dan Kavaleri Amfibi Korps Marinir ini adalah sebagai penghargaan terhadap Perwira TNI AL/Marinir yang berdinas di luar Artileri maupun Kavaleri yang mempunyai kontribusi bagi kemajuan kedua Resimen tersebut.
Pada kegiatan ini Danpasmar-2 berkesempatan mengemudikan kendaraan tempur tank amfibi BMP-3F dan Tank PT-76 berkeliling di sekitar Kesatrian Hartono. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyematan Brevet Kavaleri Amfibi Korps Marinir oleh Danmenkav-2 Mar Kolonel Marinir Endy Supardi serta brevet Artileri Amfibi Korps Marinir oleh Kolonel Marinir Novarin Gunawan kepada Danpasmar-2. Selain itu Brevet Kavaleri Amfibi Korps Marinir juga diberikan kepada Komandan Brigade Infanteri-2 Korps Marinir Kolonel Marinir Suhartono.
Dalam sambutannya Danpasmar-2 menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya menjadi bagian dari keluarga besar Resimen Artileri dan Kavaleri Amfibi Korps Marinir ini. “Suatu hal yang luar biasa dalam karir saya, saya bangga dan merasa terhormat atas penghargaan brevet ini, saya akan gunakan sampai masa penugasan saya”, tegasnya.
Selain penyematan brevet juga dilaksanakan peresmian gedung serba guna di Resimen Artileri dan Kavaleri oleh Komandan Pasmar-2. Hadir dalam kegiatan tersebut Para Asisten dan Kadis, serta Dansatlak di jajaran Pasmar-2.
(Dispen Kormar)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Selasa, 22 Januari 2013
Komandan Pasmar-2 Terima Penyematan Brevet Artileri Amfibi dan Brevet Kavaleri Amfibi Korps Marinir
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Ekspedisi Belanda tiba di Nusantara pada 1596. Kapal-kapal Belanda menyusul, hingga terbentuk The Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC). ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...
-
Muhammad Toha (Bandung, 1927 - idem, 24 Maret 1946) adalah pahlawan dalam peristiwa Bandung Lautan Api di Kota Bandung, Indonesia. Pada saat...
-
“‘Apa mungkin orang Indonesia bisa bikin pesawat terbang?’ Orang Indonesia memang gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri,” kata Bac...
-
Masih ingat dengan drone combatan yang tengah dirancang Indonesia? Ya siapalagi kalo bukan Drone Medium Altitude Long Endurance Black Eagle....
-
Sistem pertahanan Indonesia diciptakan agar menjamin tegaknya NKRI, dengan konsep Strategi Pertahanan Berlapis. SISTEM Pertahanan Indonesi...
-
"Selaku pimpinan TNI, saya memiliki keinginan untuk menciptakan wanita prajurit TNI sebagai woman fighter pilot atau bisa menduduki jab...
-
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan melekat mengamankan tamu sangat-sangat penting (very very important person/VVIP) yang menjadi ...
-
Vietnam baru saja kehilangan salah satu pahlawan perangnya, Jenderal Vo Nguyen Giap. Ratusan ribu orang mengantar kepergian Vo Nguyen Giap, ...
-
Proses evakuasi penumpang pesawat AirAsia yang jatuh di Selat Karimata melibatkan empat grup atau satuan elite. Mereka terdiri dari Detaseme...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar