Di tengah minimnya penerbang di internal TNI, sebanyak 16 calon perwira
penerbang baru siap dilatih menjadi penerbang andal. Penerimaan perwira
penerbang TNI ini diarahkan untuk dapat mengisi atau mengawaki alat
utama sistem senjata (alutsista), yaitu pesawat-pesawat TNI, baik fix
wing maupun rotary wing/helikopter.
"Sebanyak 16 calon penerbang
dinyatakan lulus dan satu orang dinyatakan gagal karena tak memenuhi
syarat," kata Asisten Personel Panglima TNI, Marsda TNI Bambang Wahyudi,
selaku Ketua Panitia Pusat Penerimaan Perwira Prajurit Sukarela Dinas
Pendek (PSDP) Penerbang TNI, di Jakarta, Kamis (24/1).
Bambang
menyatakan calon perwira penerbang TNI yang lulus nantinya akan
disiapkan dan diharapkan menjadi penerbang-penerbang andal TNI. Oleh
karena itu, TNI sangat berkepentingan mencari sumber daya manusia yang
berkualitas dari proses rekrutmen ini. Sebanyak 16 calon penerbang itu
ditentukan dalam rapat rapat sidang Panitia Penentu Terakhir (Pantukhir)
tahap dua calon perwira PSDP Penerbang TNI yang bertempat di Wing
Pendidikan (Wingdik) Terbang Lanud Adisucipto, Yogyakarta.
Sumber : KJ
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 25 Januari 2013
TNI Butuh Banyak Penerbang Andal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar