Cari Artikel di Blog Ini

Rabu, 20 Februari 2013

Kendaraan Tempur Komodo 4x4 Harapan Baru Kejayaan PT. Pindad

Komodo. Itulah nama yang diberikan pada kendaraan taktis 4x4 terbaru kebanggaan PT Pindad ini. Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi memberikan nama hewan asli Indonesia ini pada perhelatan Indo Defence Expo and Forum, November 2012 yang lalu. Presiden memiliki harapan agar kendaraan taktis ini dapat tangguh di medan perang, kuat di segala medan, dan pulang dengan membawa kejayaan bagi Indonesia.
Kendaraan Tempur 4x4 Komodo dengan Rudal Mistral
Kendaraan Tempur 4x4 Komodo dengan Rudal Mistral


Jika ingin sedikit kembali ke masa lalu, tepat tanggal 26 Oktober 2011, Presiden mengunjungi pameran alutsista di PT Dirgantara Indonesia. Saat itu, Presiden memberikan tantangan pada tim Pengembangan Produk dari Pindad untuk membuat kendaraan taktis 4x4.

Para teknisi Divisi Kendaraan Khusus menyetujuinya. Lalu dimulailah perjalanan mewujudkan kendaraan taktis yang kini menjadi kebanggaan Pindad ini.

Kementerian Perhatanan Percepat Pengadaan 45 Alutsista Utama

Kementerian Perhatanan menargetkan dapat mempercepat realisasi program modernitasi alat utama sistem persenjataan TNI hingga kekuatan pokok minimun. Target awal program pada 2014 diharapkan dapat dipenuhi pada 2019.

TNI akan tambah Satu Skuadron Pesawat Tempur Sukhoi

"Kita tidak perlu menunggu sampai 2024, bisa dipercepat 2019 untuk mencapai kekuatan pertahanan kita sampai kepada minimum essential forces," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2013).

Salah satunya adalah mempercepat penamahan 10 unit pesawat angkut Hercules tipe C-130A untuk TNI AU. Sebanyak empat unit di antaranya merupakan hibah dari Australia sementara enam sisanya adalah unit yang dibeli dalam kondisi baru.

Maret 2013, Pesawat CN-295 Pertama Produksi PT Dirgantara Indonesia dipamamerkan di Malaysia

Pesawat militer CN-295 produksi PT Dirgantara Indonesia (Persero) siap dipamerkan pada acara Langkawi Airshow, di Malaysia tanggal 26-28 Maret 2013. Pesawat generasi terbaru dari CN 235 tersebut merupakan produk hasil kerjasama dengan Airbus Military, Spanyol.

Pesawat militer CN-295 produksi PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Pesawat militer CN-295

Dirut PT DI Budi Santoso menuturkan pihaknya akan membawa dan memamerkan produk unggulan terbaru ini di acara pameran produk-produk kedirgantaraan sipil dan militer di Malaysia tersebut.

"Yang akan dipamerkan CN 295, dulu kita pamerkan CN 235. Ini punya angkutan udara (TNI AU)," tutur Budi kepada detikFinance, Selasa (19/2/2013).

Rancang Pesawat N-2130 BJ Habibie Sempat Bikin Boeing dan Airbus Ketar-ketir

Setelah sukses melahirkan N-250 Gatotkaca dan Krincing Wesi pada Agustus 1996, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di bawah besutan BJ Habibie pernah berencana melahirkan prototipe pesawat lebih maju.

Desain Pesawat N2130 IPTN
Desain Pesawat N2130 IPTN

Habibie mendesain pesawat penumpang komersial bermesin jet asli karya Indonesia, yakni N-2130 yang rencananya beroperasi mulai 2005 lalu. Pesawat N-2130 berpenumpang 130 orang ini dikonsep memiliki pasar serupa dengan pesawat Boeing seri 737-500 atau Airbus seri A320.

Direktur Utama PT DI Budi Santoso bercerita, rencana BJ Habibie kala itu membuat raksasa produsen pesawat dunia yaitu Boeing dan Airbus ketar-ketir.

Selasa, 19 Februari 2013

Warga daerah terpencil dapat bantuan "kapal pintar"

Ibu Ani Yudhoyono, Selasa pagi, dijadwalkan menyerahkan secara simbolis tiga kapal pintar kepada TNI Angkatan Laut guna melayani warga di daerah terpencil yang mengalami kesulitan akses pada informasi.

Warga daerah terpencil dapat bantuan "kapal pintar"

Acara penyerahan kapal pintar yang berfungsi sebagai perpustakaan dan sarana belajar keliling bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil itu berlangsung di Markas Komando Lintas Laut Militer , Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tiga unit kapal pintar itu masing-masing diserahkan kepada Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Tanjung Pinang, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makasar, dan Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) X Jayapura.

Pesawat Tempur Siluman IFX Akan diproduksi di PT. Dirgantara Indonesia

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) akan terlibat dalam pengembangan dan produksi pesawat jet tempur buatan Indonesia. Pesawat itu dikembangkan atas kerja sama Kementerian Pertahanan Korea Selatan dan Indonesia, pesawat tempur generasi 4,5 yakni Korea Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX) akan diluncurkan.


Direktur Utama Dirgantara Indonesia Budi Santoso menuturkan, untuk mengembangan pesawat yang lebih canggih dari F-16 dan di bawah F-35 ini, PT DI telah mengirimkan sebanyak 30 orang tenaga insinyur ke Korsel untuk terlibat dalam pengembangan proyek pesawat temput versi Indonesia dan Korsel.

"Baru pulang Desember (2012) 30 orang. Kami mengirim atas nama Kemenhan. Jadi 1,5 tahun tim kita ada di Korea. Kita 1,5 tahun sama-sama mendesain. Kita ada yang belajar dari Korea, dan Korea ada yang belajar dari kita (PT DI)," tutur Budi kepada detikFinance di Kantor Pusat PT DI, Jalan Pajajaran, Bandung, Jumat (15/2/2013).

Senin, 18 Februari 2013

KRI Frans Kaisiepo 368 Satkor Komaritim Raih Bendera Artileri

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Frans Kaisiepo dengan nomor lambung 368 dari jajaran unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim berhasil meraih dan berhak memegang bendera artileri, setelah menjadi juara pertama dalam lomba menembak artileri antar satuan di Koarmatim. Penyerahan bendera artileri itu diserahkan oleh Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksda TNI Agung Pramono S.H., M.Hum. kepada Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) Yayan Sofian, S.T. Senin (18/2/2013) di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya.

KRI Frans Kaisiepo 368 Satkor Komaritim Raih Bendera Artileri
KRI Frans Kaisiepo 368

KRI Frans Kaisiepo-368 berhasil menjadi juara dalam lomba menembak artileri kapal perang atas air, dengan mengalahkan beberapa KRI pada lomba menembak artileri tingkat satuan di lingkungan Koarmatim. Lomba menembak antar satuan yang digelar oleh Koarmatim di Pulau Gundul Jawa Tengah itu, kini telah melahirkan jawara baru dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim. Jawara baru tersebut dari kapal perang Sigma Class buatan Belanda dan telah merajai lomba artileri antar satuan di Koarmatim.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters