Skuadron Udara 14 dan 15 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) terus mengintensifkan latihan terbang dalam beberapa hari terakhir. Hal itu dilakukan guna menghadapi Latihan Gabungan (Latgab) Mabes TNI, yang berlangsung beberapa waktu mendatang.
Latihan terbang itu tetap dilakukan oleh para penerbang TNI AU, meskipun markas dari Skuadron 14 dan 15 TNI AU di Lanud Iswahjudi Madiun, dalam perbaikan.
Para penerbang itu selanjutnya memanfaatkan Lanud Adi Soemarmo Boyolali untuk dijadikan markas sementara untuk dua Skadron itu sampai 1,5 bulan ke depan.
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Selasa, 25 Maret 2014
19 KRI Akan Ikut Latihan Bersama 17 Negara di Batam
TNI Angkatan Laut mengerahkan 19 unit kapal perangnya (KRI) untuk mengikuti Latihan Bersama Multilateral Naval Exercise Komodo 2014 yang diikuti oleh 17 negara, di Batam, Kepulauan Riau pada 3 April 2014 nanti.
"TNI AL juga mengerakkan enam pesawat udara yang terdiri dari dua fixed wing dan empat rotary wing," kata Direktur Latihan (Dirlat) latma Multilateral Naval Exercise Komodo 2014, Laksamana Pertama TNI Amarulla Octavian, di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Senin.
Dalam latma itu direncanakan akan dibuka oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan(Menkopolhukam) Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, pada Jumat (29/3) di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
"TNI AL juga mengerakkan enam pesawat udara yang terdiri dari dua fixed wing dan empat rotary wing," kata Direktur Latihan (Dirlat) latma Multilateral Naval Exercise Komodo 2014, Laksamana Pertama TNI Amarulla Octavian, di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Senin.
Dalam latma itu direncanakan akan dibuka oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan(Menkopolhukam) Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, pada Jumat (29/3) di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Label:
Internasional,
Latiham Militer,
TNI AL
Senin, 24 Maret 2014
Dicari Capres Penjaga Alutsista Asli Indonesia
Pemimpin baru di Indonesia, sebentar lagi akan muncul, pasca Pemilu 2014. Sebagai rakyat saya ingin menitipkan kepada para capres ”alutsista asli bangsa Indonesia”, agar dijaga dan dipakai untuk tujuan ketahanan nasional dan penyelenggaraan negara di masa kepimpinannya.
Seperti halnya senapan agar bisa dipakai sewaktu waktu dan tidak macet, maka alutsista/ senjata memerlukan perawatan. Warisan Senjata adiluhung bangsa ini wajib kita jaga, dihayati, diamalkan dan dilestarikan. Alutsista asli bangsa Indonesia itu adalah PANCASILA.
Seperti halnya senapan agar bisa dipakai sewaktu waktu dan tidak macet, maka alutsista/ senjata memerlukan perawatan. Warisan Senjata adiluhung bangsa ini wajib kita jaga, dihayati, diamalkan dan dilestarikan. Alutsista asli bangsa Indonesia itu adalah PANCASILA.
Label:
Isu Politik,
Nasionalisme,
Patriotisme
Panglima TNI: jangan ganggu pemilu
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengingatkan pihak-pihak yang mempunyai agenda mengacaukan pelaksanaan Pemilihan Umum 2014 agar tidak meneruskan niatnya.
"Saya berharap tidak ada pihak yang mengganggu pemilu," kata Moeldoko usai menyerahkan dana tangung jawab sosial perusahaan (CSR) perdana perusahaan tambang Litha Group di Kampung Batu-Batu, Berau, Kalimantan Timur, Minggu.
Panglima TNI mengemukakan itu menjawab pertanyaan wartawan mengenai spekulasi yang dilempar sejumlah kalangan mengenai kemungkinan terjadi "chaos" atau kerusuhan terkait pemilu.
Menurut Moeldoko, kondusivitas harus dijaga sepanjang penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilu presiden.
"Saya berharap tidak ada pihak yang mengganggu pemilu," kata Moeldoko usai menyerahkan dana tangung jawab sosial perusahaan (CSR) perdana perusahaan tambang Litha Group di Kampung Batu-Batu, Berau, Kalimantan Timur, Minggu.
Panglima TNI mengemukakan itu menjawab pertanyaan wartawan mengenai spekulasi yang dilempar sejumlah kalangan mengenai kemungkinan terjadi "chaos" atau kerusuhan terkait pemilu.
Menurut Moeldoko, kondusivitas harus dijaga sepanjang penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilu presiden.
Label:
Isu Politik,
Propesionalisme TNI
"Usman-Hamid" di JIDD Bukan untuk Olok-olok Singapura
Hubungan Singapura dan Indonesia kembali tegang gara-gara "Usman-Harun" muncul di ajang Jakarta International Defence Dialogue (JIDD) ke-4 di JCC Senayan, Jakarta pada 19-20 Maret lalu. Pengamat hukum internasional Hikmahanto Juwana menilai, Singapura tidak perlu marah karena visualisasi "Usman-Hamid" di JIDD itu bukan untuk mengolok-olok Negeri Singa tersebut.
"Kedua prajurit TNI AL itu mengenakan seragam bernama "Usman-Harun" kan ditujukan untuk generasi muda Indonesia. Ini hanya miskomunikasi saja," kata Hikmahanto dalam perbincangan dengan VIVAnews, Minggu malam 23 Maret 2014.
Melalui kedua orang itu, Hikmahanto yakin, panitia stan TNI AL ingin improvisasi bagaimana membangkitkan nasionalisme kaum muda yang mengunjungi acara tersebut. Salah satunya, dengan memvisualisasikan dua orang yang dianggap pahlawan oleh TNI AL, yakni Sersan Dua Usman dan Kopral Harun Said.
![]() |
Dua prajurit TNI AL mengenakan seragam khas Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) dengan badge nama Usman dan Harun di gelaran JIDD di Jakarta |
Melalui kedua orang itu, Hikmahanto yakin, panitia stan TNI AL ingin improvisasi bagaimana membangkitkan nasionalisme kaum muda yang mengunjungi acara tersebut. Salah satunya, dengan memvisualisasikan dua orang yang dianggap pahlawan oleh TNI AL, yakni Sersan Dua Usman dan Kopral Harun Said.
Ini Alasan Kenapa TNI AL Tampilkan Usman-Harun Palsu
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Untung Suropati mengakui berinisiatif menampilkan sosok Sersan Dua Usman dan Kopral Harun Said dalam Jakarta International Defence Dialogue 2014 di Jakarta Convention Centre, Rabu lalu. "Sepenuhnya inisiatif dan tanggung jawab saya," kata Untung kepada Tempo, Sabtu, 22 Maret 2014.
Untung berinisiatif menampilkan dua sosok ini lantaran mereka pahlawan nasional yang dikenal heroik. Apalagi nama mereka baru dikukuhkan untuk kapal perang Indonesia. Sebab itulah Untung ingin menunjukkan kebanggaan tersebut di depan forum JIDD, perkumpulan besar bertaraf internasional. "Di sana berkumpul para pemimpin, baik militer dan sipil."
Untung berinisiatif menampilkan dua sosok ini lantaran mereka pahlawan nasional yang dikenal heroik. Apalagi nama mereka baru dikukuhkan untuk kapal perang Indonesia. Sebab itulah Untung ingin menunjukkan kebanggaan tersebut di depan forum JIDD, perkumpulan besar bertaraf internasional. "Di sana berkumpul para pemimpin, baik militer dan sipil."
Delegasi Lapan Kunjungi China Untuk Bahas Kerjasama Keantariksaan
Delegasi Lapan yang dipimpin oleh Deputi Bidang Teknologi Dirgantara, Prof. Dr. Ing. Soewarto Hardhienata, berkunjung ke China pada 11 hingga 15 Maret. Kunjungan ini untuk menindaklanjuti kerja sama di bidang keantariksaan antara Pemerintah RI dan Pemerintah China.
Selama berada di China, delegasi Lapan mengunjungi berbagai institusi yang bergerak dalam kegiatan keantariksaan, yaitu China National Space Administration (CNSA), China Academy of Launch Vehicle Technology (CALT), China Academy of Space Technology (CAST) dan China Center for Resources Satellite Data and Application (CRESDA).
![]() |
| Delegasi Lapan saat mengunjungi CAST |
Selama berada di China, delegasi Lapan mengunjungi berbagai institusi yang bergerak dalam kegiatan keantariksaan, yaitu China National Space Administration (CNSA), China Academy of Launch Vehicle Technology (CALT), China Academy of Space Technology (CAST) dan China Center for Resources Satellite Data and Application (CRESDA).
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Populer
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
10 Pesawat angkut Hercules type H 16 Pesawat tempur coin Super Tucano ( 4 sudah datang) 16 Pesawat latih Grob G120TP 6 Pesawat lati...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Modernisasi militer terus diupayakan oleh pemerintah. Dalam waktu dekat, dua unit pesawat tempur jenis Sukhoi Generasi 4,5 akan tiba di Tan...




+dengan+badge+nama+Usman+dan+Harun+di+gelaran+JIDD+di+Jakarta.jpg)


