Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 12 Januari 2013

China apresiasi Indonesia soal Laut China Selatan

Pusat Militer China mengapresiasi upaya damai yang terus ditawarkan Indonesia dalam menanggapi persoalan di Laut China Selatan. Sejak beberapa lama, China secara agresif mengklaim secara sepihak hampir seluruh wilayah Laut China Selatan.

China apresiasi Indonesia soal Laut China Selatan
Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin (kiri), dan Wakil Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata China (PLA), Letnan Jenderal Qi Jian'guo (kanan), berjabat tangan sebelum pertemuan "Forum ke-5 Konsultasi Pertahanan Indonesia-China" di Markas Besar Angkatan Bersenjata China, Beijing, Kamis (10/1). (FOTO ANTARA/Rini Utami)


Hal itu disampaikan Wakil Ketua Pusat Militer China, Jenderal Fang Chang Long, saat menerima kunjungan Wakil Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, di Beijing, Jumat.

"Indonesia telah lama mengupayakan solusi damai dalam bentuk dialog dalam penyelesaian masalah sengketa di Laut China Selatan," katanya.

Indonesia berharap sengketa Diaoyu diselesaikan damai

Indonesia berharap China dan Jepang dapat menyelesaikan sengketa teritorial maritimnya di gugusan Kepulauan Diaoyu, Laut China Timur. Kepulauan itu disengketakan dengan Jepang, yang menyebutnya sebagai Kepulauan Senkaku.

Foto udara Kyodo News menunjukkan bendera Jepang di salah satu pulau di kepulauan Senkaku/Diaoyu yang menjadi sengketa antara Jepang dan China di Laut China Selatan, Rabu (19/9). (Reuters)
Foto udara Kyodo News menunjukkan bendera Jepang di salah satu pulau di kepulauan Senkaku/Diaoyu yang menjadi sengketa antara Jepang dan China di Laut China Selatan, Rabu (19/9). (Reuters)

"Kami berharap sengketa itu dapat diselesaikan secara bilateral dengan jalan damai sehingga tidak menganggu stabilitas kawasan," kata Wakil Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, di Beijing, Jumat.

Hal itu disampaikannya saat mengadakan kunjungan kehormatan kepada Wakil Ketua Pusat Militer China, Jenderal Fan Chang Long.

Indonesia sebelumnya juga telah menawarkan diri untuk menjadi mediator dalam rangka mendorong penyelesaian damai di Asia Timur terkait sengketa teritorial di gugusan Kepulauan Diaoyu atau yang dikenal di Jepang sebagai Senkaku.

"Indonesia berharap sengketa di Diaoyu dapat diselesaikan damai secara bilateral. Jangan sampai sengketa itu justru menjadi konflik yang makin berkembang dan menganggu stabilitas kawasan," kata Sjafrie menegaskan.

Pabrik PT Pindad Bandung Terbakar

Gedung fasilitas cor di divisi tempa dan cor PT PIndad (Persero), Kota Bandung, dilalap api, Jum'at malam 11 Januari 2013. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil perusahaan produsen senjata api ini diperkirakan ratusan juta rupiah.

Panser Anoa 6x6 untuk TNI di PT Pindad, Bandung. TEMPO/Prima Mulia
Panser Anoa 6x6 untuk TNI di PT Pindad, Bandung. TEMPO/Prima Mulia

Juru bicara PT Pindad, Tuning Rudyati, mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB malam ini. Yang terbakar, kata dia, adalah tempat penempaan dan cor di bagian belakang kompleks pabrik PT Pindad. "Penyebabnnya diduga hubungan arus pendek listrik membakar tabung berisi amoniak hingga meledak dan kemudian membakar fasilitas penempaan pasir (besi) dna cor,"ujarnya saat dihubungi Jum'at malam ini.

Jumat, 11 Januari 2013

TNI AL rekrut 37 perwira spesialisasi senjata elektronik

TNI ALmerekrut 37 orang perwira pertama yang telah menyelesaikan pendidikan spesialisasi senjata elektronik di Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL. Di kapal perang, mereka bertanggung jawab pada operasionalisasi persenjataan elektronika dan antinya.

TNI AL rekrut 37 perwira spesialisasi senjata elektronik
Satu peluru kendali Sea Cat yang sudah dimodifikasi milik TNI AL, ditembakkan dari buritan KRI Oswald Siahaan-354 (KRI OWA-354), saat berlayar di Selat Sunda, Selasa (19/4). Penembakan Rudal Sea Cat buatan Inggris yang memiliki spesifikasi kecepatan tembak 228,60 m per detik, panjang 154,8 Cm dan jarak tembak maksimum 5 Km tersebut, dalam rangka Operasi Jala Perkasa. (FOTO ANTARA/Eric Ireng)

Penutupan program Pendidikan Spesialisasi Perwira Senjata Elektronika dilakukan Wakil Komandan Kobangdikal Brigadir Jenderal (Marinir) Sturman Panjaitan, di Surabaya, Kamis.

Mengutip keterangan tertulis dari Bagian Penerangan Kobangdikal, ke-37 perwira TNI AL itu digembleng di Sekolah Perwira Pusat Pendidikan Elektronika selama lebih kurang tujuh bulan.

Tahun 2013 TNI AL AKan diperkuat 6 Kapal Perang Baru

Jajaran TNI Angkatan Laut (AL) akan memiliki enam kapal perang baru pada 2013. Kepala Sub Dinas Penerangan Umum (Kasubdispenum), Dinas Penerangan Angkatan Laut Kolonel Laut (S) Julius Widjojono menguraikan keenam kapal perang itu diproduksi di dalam negeri.

Kapal Cepat Rudal 60, Segera memperkuat armada tempur TNI AL
Kapal Cepat Rudal 60, Segera memperkuat armada tempur TNI AL
 
Dua kapal berjenis tugboat alias kapal tunda akan diproduksi PT Penataran Angkatan Laut (PAL). Kapal tunda nantinya akan mempercepat mobilitas armada laut yang ada.

PT PAL juga harus menyelesaikan dua kapal cepat rudal (KCR-60). Kapal dengan panjang 60 meter, lebar 8,10 meter dan berat total 457 ton itu diproyeksikan memperkuat armada perang. Mampu mencapai kecepatan 28/20 Knots, kapal itu dilengkapi sistem antiserangan permukaan dan mampu mendukung saat terjadi adu tembak di laut. Kapal ini bahkan bisa dilengkapi alat antiserangan kapal selam.

Dua Penerbang Tempur Sukhoi Berhasil Terbang Solo

DUA Penerbang Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Lettu Pnb M. Idris Kurniawan dan Lettu Pnb Rachman Fauzi, Rabu (9/1) telah berhasil terbang solo  dengan menggunakan Pesawat Tempur Sukhoi SU-27/30 di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar. Ditandai upacara tradisi dengan penyiraman air bunga dan pemecahan telur di kepala kepada kedua  penerbang oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Barhim di Shelter Skadron Udara 11.

Dua Penerbang Tempur Sukhoi Berhasil Terbang Solo


Lettu Pnb M. Idris Kurniawan Alumni AAU Tahun 2007, sebelumnya bertugas  di  Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak  sebagai penerbang Pesawat Tempur Hawk 100/200 yang telah mengantongi 500 Jam terbang, sedangkan Lettu Pnb Rachman Fauzi  Alumni AAU Tahun 2006 yang  telah mengantongi 600 Jam terbang  sebelumnya bertugas sebagai penerbang Pesawat Tempur  F-16  Fighting Falcon  di Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun.

Kemhan Lanjutkan Pembelian Heli Apache

Kementerian Pertahanan akan tetap membeli helikopter Apache dari Amerika Serikat. Harga yang mahal tidak menyurutkan niat pemerintah. "Harganya memang sangat mahal, kami harus mempertimbangkan kekuatan anggaran," ujar Kepala Badan Perencanaan Pertahanan Mayor Jenderal Ediwan Prabowo kepada Tempo, Rabu, 9 Januari 2013.

Helikopter AH-64 Delta Apache Longbow
Helikopter AH-64 Delta Apache Longbow milik Angkatan bersenjata Amerika Serikat. AP/The Courier, Eric S. Swist

Harga mahal itu, kata Ediwan, adalah konsekuensi dari pemerintah Amerika Serikat. "Mereka ingin standar keselamatan yang tinggi. Tidak mau kalau helikopter itu jatuh di sini (Indonesia) dan merugikan citra mereka," kata dia.

Rencana pembelian delapan helikopter Apache Longbow AH 64 D itu sudah dikabulkan oleh kongres negeri Abang Sam. "Congress notification sudah kami terima, kini tinggal tunggu persetujuan DPR kita," kata Ediwan.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters