Direktur Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Brigjen Petrus Reinhard Golose mensinyalir teroris mulai merekrut perempuan untuk ikut dalam aksi teror di Indonesia.
"Sekarang, perempuan juga direkrut untuk jadi teroris," katanya saat memberi pengarahan apel kesiapsiagaan di Markas Batalyon Marinir 10 Setokok Kota Batam Kepulauan Riau, Selasa.
Para perempuan yang direkrut itu kemudian ditempatkan di posisi strategis dalam perang yang dilakukan oleh organisasi teroris ISIS (Militan Daulah Islam Irak dan Suriah).
Meski enggan memberikan detil peran dalam perang, namun ia meyakini posisi perempuan dalam teror itu relatif penting.
"Untuk itu perlu kewaspadaan yang lebih lagi dalam memerangi teroris," kata dia.
BNPT mensinyalir teroris merekrut beberapa Warga Negara Indonesia yang diberangkatkan ke luar negeri untuk aksi teror.
Karenanya, BNPT terus melakukan pengawasan di seluruh Indonesia agar tidak semakin banyak WNI yang ikut dalam jaringan teroris dalam dan luar negeri.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo mengatakan pemerintah daerah turut membantu mencegah penyebaran teroris dengan mengurangi radikalisme di wilayahnya.
"Salah satu ikhtiar kami adalah membentuk Persaudaraan Lintas Agama. Lewat Pelita, kami meluruskan ajaran agama yang salah," kata Wakil Gubernur.
Menurut dia, langkah preventif harus didulukan dalam menanggulangi aksi terorisme. Caranya adalah dengan menanamkan ide-ide positif dan meminimalkan paham radikal.
Hal senada dikatakan Danrem Brigjen Eko Margiyono yang mengatakan pencegahan harus lebih banyak dilakukan untuk menangkal terorisme.
"Pencegahan akan jauh lebih baik daripada penindakan. Kami berharap reduksi terorisme itu dapat dilakukan semua pihak," kata dia. (Antara)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 03 Desember 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Berdiri di podium selama dua jam, mantan presiden RI ketiga, BJ Habibie terus memaparkan problematika di Indonesia. Mulai dari hal kecil hin...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar