Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 18 Januari 2014

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan Segera Diputuskan Presiden

Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah menyusun struktur baru untuk membangun pertahanan Indonesia lebih kuat. Struktur baru itu dinamakan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) yang akan diduduki jenderal bintang tiga. Struktur baru ini tinggal menunggu keputusan presiden (Keppres).

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan Segera Diputuskan Presiden

Rencana ini disampaikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi media massa di Hotel Sultan, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (9/1/2014) malam. Hadir juga dalam acara ini Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin, para dirjen, dan para pejabat Kemhan.

Menurut Purnomo, struktur baru ini dibentuk untuk memperkuat koordinasi operasi TNI dalam mempertahankan wilayah Indonesia. Rencana struktur baru ini sudah didiskusikan sejak lama. Saat ini sudah difinalisasi, namun belum ditentukan berapa jumlah Kogabwilhan yang akan dibentuk.

Upaya Alih Teknologi Rudal Pertahanan Indonesia-China

Suasana Selasa pagi itu agak tegang. Delegasi Indonesia dan China, masih belum sepakat tentang beberapa poin dalam kerja sama industri pertahanan.

Upaya Alih Teknologi Rudal Pertahanan Indonesia-China

Padahal, agenda pagi itu adalah penandatanganan kesepakatan kedua pihak untuk memantapkan kerja sama industri pertahanan kedua negara, termasuk percepatan alih teknologi peluru kendali C-705.

Rudal C-705 kali pertama diperkenalkan ke publik pada ajang Zhuhai Airshow ke-7 tahun 2008. Misil itu merupakan pengembangan dari C-704, dan bentuknya lebih menyerupai miniatur C-602.

Australia Janji Tidak Lagi Terobos Perairan Indonesia

Komandan Operasi Perbatasan Kedaulatan Australia, Letnan Jenderal Angus Campbell, mengatakan telah mempelajari kesalahan yang mereka buat saat menerobos perairan Indonesia dalam rangka mengusir kapal pengangkut imigran gelap. Dia menjamin tidak akan ada pelanggaran serupa.

Australia Janji Tidak Lagi Terobos Perairan Indonesia
Pencari suaka di perairan Indonesia
Namun, Campbell bungkam saat ditanya bagaimana caranya memantau para anak buahnya di lapangan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Harian Sydney Morning Herald (SMH), Jumat 17 Januari 2014, melansir Campbell hanya menyebut bahwa tentara AL Australia telah memberlakukan langkah sementara hingga peninjauan aksi penerobosan itu selesai dilaksanakan.

Tim Siaga Banjir Kopassus TNI AD bergerak ke Bukit Duri-Kampung Pulo

Tim Siaga Banjir Komando Pasukan Khusus TNI AD dengan berbagai peralatannya kini bergerak ke kawasan Bukit Duri dan Kampung Pulo, Jakarta, untuk menolong para korban banjir pada awal 2014 ini. 

Satu kendaraan angkut serbu personel Komando Pasukan Khusus TNI AD saat menyapu korban banjir di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis. Banjir pada awal 2013 itu terjadi lebih merata di Jakarta. (ANTARA NEWS/Ade P Marboen)

Hingga hari ini, secara keseluruhan BNPD DKI Jaya memberi data korban tewas banjir Jakarta mencapai tujuh orang dengan berbagai penyebab. Sedangkan sudah sekitar 4.000 orang warga Jakarta yang mengungsi di 54 titik penampungan.

Menurut Kepala Penerangan Komando Pasukan Khusus TNI AD, Letnan Kolonel Infantri Joe Sembiring, mereka telah membentuk Tim Siaga Banjir yang Sabtu ini digerakkan ke Kelurahan Bukit Duri dan Kampung Pulo.

Jumat, 17 Januari 2014

Anggaran Terbatas, Pembangunan Pertahanan Maritim Tersendat

Pertahanan kekuatan di wilayah perbatasan Indonesia dinilai masih lemah. Pasalnya, alokasi dana anggaran yang diberikan untuk TNI AL Indonesia terbatas.
 
Anggaran Terbatas, Pembangunan Pertahanan Maritim Tersendat
 

Komandan Gugus Tempur Laut Armabar, Laksamana Pertama TNI AL A Octavian, mengatakan dana yang terbatas menjadi kendala dalam memperkuat pertahanan keamanan wilayah kelautan Indonesia. Sehingga, mempengaruhi jumlah sarana yang dimiliki.

"Kemampuan kapal-kapal kita terbatas untuk berada di Samudra Hindia. Kapal laut yang bisa kesana cuma kapal besar jenis freegate. Indonesia hanya memiliki 11-12 buah kapal. Sangat terbatas," katanya dalam acara 'Final Preparation Conference Multilateral Naval Exercise Komodo 2014', di Batam, Kamis (16/1).

Akhirnya Setelah Langgar Wilayah RI, Australia Minta Maaf

Pemerintah Australia pada Jumat (17/1/2014), meminta maaf tanpa syarat kepada Indonesia setelah pasukannya melanggar perairan Indonesia. Mereka mengaku, pelanggaran itu dilakukan tidak disengaja selama operasi keamanan perbatasan.

Akhirnya Setelah Langgar Wilayah RI, Australia Minta Maaf

Australia berjanji untuk mematuhi garis perbatasan dalam upaya menghentikan laju para pencari suaka atau "manusia perahu". "Kami sangat menyesal atas kejadian ini, " kata Menteri Imigrasi Australia, Scott Morrison, dalam konferensi pers.

Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, semalam juga menyampaikan permintaan maaf kepada Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty M. Natalegawa.
 

Thales Inggris Akan Pasok Sistem Pertahanan Udara Terpadu Untuk Indonesia

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, menyambut kesepakatan dengan kontraktor pertahanan Thales, untuk menjual senjata ke Indonesia. Senjata yang akan dipasok itu, diklaim untuk memperkuat sistem pertahanan udara terpadu.

Thales Inggris Akan Pasok Sistem Pertahanan Udara Terpadu Untuk Indonesia
Starstreak and Forceshield Integrated Air Defence System
(photo : Thales)

Penjajakan Inggris dalam penjualan senjata ke Indonesia itu, dimulai pada tahun 2012. "Kesepakatan yang bernilai lebih dari £100 juta itu, adalah berita bagus bagi industri kedirgantaraan Inggris dan, menjaga kepercayaan rencana ekonomi jangka panjang pemerintah," kata Cameron, kemarin seperti dilansir Belfast Telegraph, Kamis (16/1/2014).
 

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters