Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono sudah tiba di Singapura. Di negara ini, presiden akan menyaksikan penandatanganan perjanjian Delimitation of the Territorial Seas in the Eastern Part of the Strait of Singapore yang dilakukan Menlu Marty Natalegawa, Rabu (2/9) besok.
"Yang pasti yang utama, Bapak akan menyaksikan penandatanganan batas wilayah laut," kata staf khusus presiden bidang luar negeri, Teuku Faizasyah di Hotel Shangri-La Singapura, Selasa (2/9/2014).
Pria yang akrab disapa Faiz ini menjelaskan, momentum penandatanganan perjanjian delimitasi batas maritim diharapkan akan semakin meningkatkan hubungan bilateral dengan Singapura. Selain itu, apa yang dilakukan kedua negara dalam menyelesaikan masalah batas maritim, bisa jadi panutan dunia internasional.
"Kiranya dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di kawasan yang masih dihadapkan pada tantangan serupa," tutur Faiz.
SBY juga direncanakan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong serta Presiden Tony Tan Keng Yam. Pertemuan ini untuk mengkaji bentuk kerjasama yang sudah terjalin dalam 10 tahun terakhir ini.
"Jadi berangkat dari sana, nanti hal-hal apa yang bisa ditindaklanjuti pemerintahan yang akan datang," tandasnya. (Detik)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 03 September 2014
Presiden SBY akan Saksikan Kesepakatan Batas Laut di Singapura
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar