Sebanyak 450 personel Korem 032 Wirabraja akan diterjunkan ke wilayah perbatasan RI dengan Papua New Guenea untuk melaksanakan tugas pengamanan.
"Semua personel tinggal menunggu keberangkatan pada akhir September 2014," kata Komandan Korem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Widagno Hendro S, di Padang, Kamis.
Ia mengatakan personel yang akan diterjunkan ke Papua tersebut telah melakukan latihan intensif dan siap untuk melaksanakan tugas. Latihan yang dilakukan untuk menjaga kesiapan prajurit Korem 032 Wirabraja yang akan diterjunkan itu digelar di Solok Selatan.
"Kita mencocokkan lokasi latihan dengan kontur alam di Papua. Untuk Sumatera Barat, alam Solok Selatan diyakini yang paling mendekati dengan kontur alam Papua," kata dia.
Menurut dia, latihan yang baru ditutup Sabtu lalu itu, diikuti oleh 450 personel dengan 150 orang pelatih.
"Kita mengintensifkan latihan untuk menaikkan level kesiapan prajurit agar nanti bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," kata Danrem.
Prajurit yang akan terjun melakukan PAM perbatasan tersebut akan bertugas selama delapan bulan. (Antara)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 04 September 2014
450 prajurit Korem Wirabraja diterjunkan ke Papua
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar