Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 26 September 2015

Duka Selimuti Prajurit Pengamanan Perbatasan RI - Malaysia

Prajurit Pengamanan Perbatasan 521/Dadaha Yudha itu Tak Terselamatkan

KABAR duka datang dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) 521/Dadaha Yudha. Seorang prajurit yang bertugas di Nunukan untuk menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia sejak Juni lalu meningal dunia. Dia adalah kopral dua (kopda) Frenky. Berdasarkan informasi yang didapat prokal.co (JPNN Group), Frenky meninggal dunia karena menggalami kecelakaan tunggal di Desa Sekaduyun Taka, Kecamatan Seimanggaris.

Duka Selimuti Prajurit Pengamanan Perbatasan RI - Malaysia

Komandan Satgas Pamtas 521/DY Mayor Inf Slamet Winarto menjelaska, sebelum meninggal almarhum keluar dari Pos Penjagaan Indonesia-Malaysia menuju pusat desa untuk membeli keperluan harian.

Saat perjalanan menuju desa, motor yang dikendarai korban tergelincir di salah satu turunan jalan utama menuju desa tersebut.


Nah, karena tak mampu mengontrol kendaraannya, korban pun terseret sepanjang turunan tersebut.

“Jalanannya licin karena hujan. Dia (almarhum Frenky, Red.) terjatuh dan mungkin badan almarhum terbentur batu atau kayu,” ujar Slamet Winarto, kepada Radar Nunukan.

Korban pun dilarikan ke Pos Kesehatan Satgas Pamtas untuk menjalani perawatan. Namun, setelah sepekan dirawat kondisi korban tak kunjung membaik. Rabu (23/9), Kopda Frenky dinyatakan meninggal dunia.

“Almarhum telah diberangkatkan ke kampung halamannya untuk dikebumikan secara militer,” ungkap Slamet.

Secara khusus Slamet mengatakan rasa belasungkawa sebesar-besarnya kepada salah satu prajurit terbaiknya itu. Ia mengharapkan agar seluruh personelnya lebih bertanggungjawab dan bertugas sebaik mungkin, sehingga kejadian tersebut tak lagi terjadi.

“Semoga ini kejadian terakhir buat pasukan saya. Kami doakan agar para prajurit-prajurit diberi kesehatan dan umur yang panjang guna menjaga kesatuan beranda depan Indonesia,” tutup Slamet.  (JPNN)

1 komentar:

  1. Pak Jendral lihatlah para Prajurit di perbatasan, jangan enak2an aja................transportasi dukungan logistik sulit utk makan sehari2...............pecahkan duk log yg cepat, efektif biaya murah. Bravo TNI................

    BalasHapus

Berita Strategi Militer Terbaru


Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters