KRI Banda Aceh-593 dan KRI Bintuni-520 yang tergabung dalam Bhakti Kesejahteraan Rakyat (Bhakesra) V dan Satgas Lintas Nusantara Remaja/Pemuda Bahari sukses melaksanakan kegiatan Sail Tomini 2015 di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dengan turut serta dalam parade sailing sebagai acara puncak Sail Tomini 2015, (19/09/2015).
KRI BAC-593 yang dikomandani Letkol Laut (P) Edi Haryanto telah sukses melaksanakan Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara V sebagai rangkaian kegiatan Sail Tomini 2015, untuk mendukung meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pulau-pulau terpencil, terluar dan tertinggal guna mengkoordinasikan dan mensinergikan berbagai program dan kegiatan yang dimiliki oleh berbagai pihak baik pemerintah, BUMN, swasta maupun organisasi kemasyarakatan agar tepat sasaran dalam pelaksanaannya yang dikoordinir Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), selanjutnya Satgas Bhakesra kembali menempuh rute P. Wowoni – P. Banggai – Togean – Parigi – Makassar – Jakarta.
Sedangkan KRI Teluk Bintuni-520 dengan Komandan Letkol Laut (P) Letkol Laut (P) Ahmad Muharam juga turut mensukseskan Sail Tomini 2015 dengan mendukung kegiatan LNRPB ke-VI yang diikuti ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, pramuka serta karang taruna yang bertujuan guna meningkatkan kecintaan bahari, rasa nasionalisme dari generasi muda terhadap tanah air sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan dan kerjasama diantara para pemuda, LNRPB ke-VI kini kembali menempuh rute Pulau Wowoni – Parigi – Bau-bau – Jakarta.
Usai mengikuti kegiatan Sail Tomini 2015 itu, kedua kapal perang tersebut selanjutnya menunju Jakarta dengan menyinggahi beberapa daerah sebagai bagian dari rute perjalanan Bhakesra dan LNRPB. Setibanya dipangkalan Kolinlamil, kapal perang kebanggaan Kolinlamil tersebut akan mempersiapkan diri untuk mendukung Peringatan HUT TNI ke-70 pada 5 Oktober mendatang. (JMOL)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 23 September 2015
Kapal Perang Kolinlamil Sukseskan Sail Tomini 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Target TNI di Minimum Essential Force (MEF) I untuk mengantisipasi konflik/sengketa wilayah dengan negara tetangga di utara, seperti Kasus A...
-
AH-64E Apache Untuk Indonesia merupakan tipe terbaru walau bukan tercanggih (AH-64D Longbow sebagaimana dimiliki Angkatan Darat Singapura) ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Rencana Amerika Serikat (AS) menggeser 60 persen kekuatan militernya ke kawasan Asia Pasifik hingga tahun 2020 mendatang, membawa implikasi ...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
Ribuan senjata serbu SS2 V5C pesanan Kopassus sedang diproduksi oleh PT Pindad. Untuk tahap awal, Kopassus akan mendapatkan 1000 pucuk SS2...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar