Cari Artikel di Blog Ini

Selasa, 21 Agustus 2012

Visi Pembangunan Pertahanan Udara RI Digoda Rayuan Hibah F-16 AS

Ketika Indonesia mulai serius membangun armada pesawat tempur Sukhoi, datanglah godaan dari Amerika Serikat yang menawarkan pesawat tempur F-16 eks USAF dengan harga miring. Indonesia ditawarkan “hibah” 30 unit F-16 Blok 32++ / 52 dengan hanya membayar biaya retrofitnya. Ditambah dengan pesawat F-16 RI yang sudah ada, total F-16 yang akan dimiliki TNI sebanyak 40 unit atau 2 skuadron plus.

F-16 Block 52 US
F-16 Block 52 US Yang Akan dihibahkan Untuk Indonesia

 
Tentu senanglah Indonesia mendengar kabar ini dan akhirnya menyetujui penawaran dari Amerika Serikat tersebut. Kini pesawat-pesawat itu sedang diretrofit di AS, untuk kemudian dikirim ke Indonesia.

Tidak itu saja, persenjataan F-16 juga akan dipercanggih dengan hadirnya rudal AIM-120 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile, AMRAAM.

Anggaran Pertahanan Terbesar Tuai Pro dan Kontra

Ada tujuh kementerian dan lembaga yang akan mendapat alokasi anggaran di atas Rp 20 triliun untuk Tahun Anggaran 2013.

 

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno menilai langkah pemerintah cukup  aneh dengan menaikkan anggaran pertahanan ke angka Rp 77 triliun pada  2013, atau yang terbesar dari seluruh mata anggaran pemerintah pada  tahun itu.

Padahal, kata Teguh, dari 11 prioritas nasional yang dibicarakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraan 16 Agustus lalu, tak satu pun menyebutkan soal masalah pertahanan dan keamanan.
 

Tanpa Perencanaan, Anggaran Besar Pertahanan Hanya Pemborosan

Paling banyak akan digunakan untuk membeli alutsista rongsokan saja.

 
Tingginya anggaran pertahanan, atau sebesar Rp 77 triliun, pada tahun anggaran 2013 dinilai hanya sebuah pemborosan dan bahkan potensi penggelapan baru karena Kementerian Pertahanan dinilai takkan melaksanakan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) yang terencana baik.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menduga uang sebesar itu paling banyak akan digunakan untuk membeli alutsista rongsokan saja.

Diaspora Mantan Kariawan IPTN Merindukan Bangkitnya Kembali Industri Dirgantara Nasional

Sekitar 5.000 Peserta Konfrensi Diaspora Indonesia Di Los Angeles, Amerika Serikat, Awal Juli Lalu, Menandatangani Sebuah Petisi Agar Pemerintah Indonesia Mengizinkan Warga Indonesia Memiliki Kewarganegaraan Ganda. Deklarasi Dibacakan Oleh 18 Wni Yang Tinggal Di Sejumlah Negara Dalam Deklarasi Itu Akan Di Wujudkan Lewat Lembaga Bernama Indonesian Diaspora Network.



Usulan dwi kewarganegaraan itu hanyalah satu dari sejumput nuansa congress of indonesia diaspora (cdi) pertama yang berlangsung 6-8 juli itu. Nuansa yang tak kalah menarik adalah munculnya keinginan sejumlah diaspora untuk kembali dan mengembangkan keahlianya pada industri penerbangan di indonesia. Kembali ke habitat adalah sifat alami mahkluk hidup.

 Demikian pula bagi diaspora indonesia, sangat merindukan kembali bekerja di habitatnya jika kesempatannya terbuka. Terkait dengan itu masih banyak diaspora indonesia yang belum mengetahui keberhasilan memperoleh commitment offset atau kompensasi dari industri pesawat terbang as, boeing company, atas pembelian pesawat boeing oleh maskapai penerbangan garuda indonesia dan lion air.

Senin, 20 Agustus 2012

BJ Habibie: Pesawat N-250 Masih Yang Terbaik

Mantan Presiden RI Bacharudin Jusuf Habibie atau yang akrab dipanggil BJ Habibie mengatakan pesawat N250 yang proyeknya sempat terhenti di tengah jalan merupakan salah satu pesawat terbaik.

 

"N250 is still the best," kata Habibie di sela-sela Open House menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah di kediamannya di Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta, kemarin.

Habibie mengatakan pesawat tersebut akan dapat terbang dalam lima tahun ke depan dengan perubahan rancangan pesawat yang serba digital.

"Kami akan `redesign` (desain ulang) pesawat, salah satunya mesin. Ini perlu karena ada gap teknologi kurang lebih 20 tahunan," ujar pemilik 46 paten di bidang Aeroneutika itu.

TNI & POLRI Buru 80 Imigran Gelap di Cianjur

Tim gabungan TNI Polri memburu 80 imigran gelap yang akan menyeberang dari Cianjur Jawa Barat ke Pulau Christmas, Australia. Kapolres Cianjur AKBP Agustri mengatakan pengejaran dilakukan sejak pukul 02.00 WIB dinihari tadi. "Hingga sore ini pengejaran masih dilakukan di sekitar Pantai Cisela, Cidaun, Kab Cianjur, Jawa Barat," katanya.


Agustri menjelaskan bahwa dari pengintaian  polisi, para imigran itu berjumlah 80 orang. "Saat penggerebekan awal, kami berhasil menangkap 26 orang. Sisanya melarikan diri. Pada pukul 10.00 WIB kami berhasil menagkap 7 orang lagi. Sisanya masih kami buru."

Minggu, 19 Agustus 2012

Kapolri: Perayaan Idul Fitri Berjalan Tertib dan Aman

Mengutip laporan jajaran Polri seluruh Indonesia, Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo menyatakan, perayaan pengamanan hari raya Idul Fitri, sampai saat ini semua berjalan tertib dan aman.


Setelah salat Idul Fitri, semua berjalan dengan bagus. “Insya Allah, halal bihalal juga demikian,” kata Kapolri sebelum halal bihalal dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Minggu (19/8).
Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters