Cari Artikel di Blog Ini

Senin, 14 April 2014

Masuk Tiga Besar Rawan Konflik, Sulteng Terapkan Strategi Sepakbola

SULAWESI Tengah masuk dalam tiga besar wilayah rawan konflik Pemilu, selain Aceh dan Papua, karena keberadaan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso. Untuk menanganinya, Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Ari Dono Sukmanto menerapkan pola strategi dalam permainan sepakbola.

Masuk Tiga Besar Rawan Konflik, Sulteng Terapkan Strategi Sepakbola

"Menangani kelompok sipil bersenjata itu, khususnya di wilayah Poso, kami terapkan pola sepakbola. Pertahanan yang baik, dengan menggencarkan penyerangan,"kata Ari Dono ditemui di kantornya, Senin (14/4).

Harapan Prajurit Kopassus di Ulang tahun yang ke 62

Sebagai salah satu pasukan elit yang terkenal di dunia, Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat (Kopassus) terus memperbaiki kerja dan kinerja prajuritnya. Di usianya yang menginjak 62 tahun Kopasus harus lebih mengedepankan profesionalitas diatas segalanya.

Mayjend TNI Agus Sutomo

"Prajurit Kopassus saat ini harus mahir bahasa inggris dan bahasa daerah tempatnya bertugas, mahir menyelam, mahir menembak dan melek teknologi," kata Mayjend TNI Agus Sutomo selaku Danjen Kopassus pada pelitaonline Sabtu (12/4/2014).

Minggu, 13 April 2014

60 Awak Kapal Nelayan Thailand Ditangkap di Aceh Barat

Setidaknya 60 anak buah kapal (ABK) dari empat kapal nelayan asal Thailand ditangkap aparat gabungan TNI-Polri di perairan Aceh Barat, Minggu (13/4/2014). Mereka ditengarai menjaring ikan di kawasan yang berjarak 12 mil dari pantai Kota Meulaboh itu.

60 Awak Kapal Nelayan Thailand Ditangkap di Aceh Barat
Aparat gabungan TNI-Polri menangkap 60 awak dari empat kapal nelayan Thailand yang sedang mencari ikan di perairan Aceh Barat, Minggu (13/4/2014).

"Setelah kita mendapat informasi dari nelayan Aceh Barat, ada kapal Thailand yang melakukan penjarahan ikan, minggu petang kita langsung menurunkan 30 personel gabungan Polisi dan TNI, dengan menggunakan satu kapal Pol Air dan 2 kapal nelayan " kata Kapolres Aceh Barat AKBP Faisal Rivai yang memimpin penangkapan tersebut.

15 Perusahaan Industri Pertahanan Indonesia Unjuk Gigi di Malaysia

15 Perusahaan Industri pertahana‎n Indonesia pamer kekuatan dalam pameran produk 'Defence Service Asia (DSA) 2014' di Kuala Lumpur, Malaysia. Keikut sertaan mereka dalam rangka mempromosikan industri pertahanan Indonesia.

15 Perusahaan Industri Pertahanan Indonesia Unjuk Gigi di Malaysia

Dalam siaran pers Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan, Minggu (13/4/2014), DSA Malaysia ini merupakan ajang pameran produk industri pertahanan yang digelar 2 tahun sekali.

Perusahaan Indonesia yang ikut itu terdiri atas 5 perusahaan BUMN yakni PT Dahana, PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT LEN Industri, dan PT Dok Kodja Bahari.

Lanud Adisutjipto Lahirkan 30 Penerbang

Pangkalan Udara Adisutjipto Yogyakarta melahirkan 30 penerbang baru yang telah menyelesaikan pendidikan Sekolah Penerbang Angkatan Ke-85.

Lanud Adisutjipto Lahirkan 30 Penerbang
Beberapa pilot TNI AU usai berlatih menerbangkan T-50i di Lanud Adi Soemarmo, Jumat (11/4/2014) | Foto: Ari Kristyono

“Ke-30 penerbang baru itu terdiri atas 29 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) dan satu orang dari PT Dirgantara Indonesia,” kata Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Agus Munandar di Yogyakarta, Jumat (11/4/2014).

Menurut dia, mereka telah mendapat penyematan Wing Penerbang. Hal itu menandai berakhirnya masa pendidikan dan akan dilantik oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) pada 22 April 2014.

KSAU Kunjungi Industri Elektronika

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia bersama rombongan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Marsetio beserta para pejabat Asisten Panglima TNI, mengunjungi PT LEN yakni perusahaan industri elektronika, Jumat (11/4). PT LEN yang berada di Jalan Soekarno-Hatta di Bandung itu antara lain memproduksi Radar maupun Simulator.

KSAU Kunjungi Industri Elektronika
Foto : Penerangan Lanud Husein Sastranegara

Setibanya di PT. LEN Industri, KSAU yang didampingi oleh Dankoharmat Marsda TNI Sumarno, Dankorpaskhas Marsda TNI M. Harpin Ondeh, S.H., Kadislitbangau Marsma TNI Amirudin Ahkmad, Koorsmin Kasau Kolonel Pnb Imran Baidirus, Kadisops Lanud Husein Sastranegara Letkol Pnb Herdy Arief S diterima langsung oleh Direktur Utama PT. LEN Industri, Abraham Mose.

T-50i Hebat dan Irit, Sayang Masih “Rabun Jauh”

Seperti apa gambaran kemampuan pesawat tempur T-50i Golden Eagle yang baru dibeli Indonesia dari Korea Selatan? Letkol Penerbang Wastun, Komandan Skuadron 15 yang mengoperasikan pesawat tersebut mengakui, T-50i sangat andal dan efisien, tapi saat ini masih belum bisa dioperasikan optimal karena sejumlah kelengkapannya belum terpasang.


T-50i Hebat dan Irit, Sayang Masih Rabun Jauh
Sejumlah awak darat mendorong pesawat T-50i untuk persiapan terbang di Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jumat (11/4/2014) |
Foto: Ari Kristyono

“Ini kan buatan Korea. Mereka sangat maju dalam mengembangkan perangkat pintar. Persenjataan, avionik, tergolong bagus.  Tapi memang, masih ada beberapa senjata dan perangkat yang belum terpasang. Seperti radar untuk menjejak pesawat lawan belum terpasang, gantinya kita pasang ballast (pemberat) untuk penyeimbang,” tutur Wastun beberapa waktu lalu di Lanud Adi Soemarmo, Solo.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters