Cari Artikel di Blog Ini

Rabu, 23 April 2014

Teroris Buronan Densus 88 Tebar Ancaman Baru

Gembong teroris yang kini menjadi buronan Densus 88, Santoso atau juga dikenal dengan nama Abu Wardah, kembali menebar pesan ancaman kepada polisi khusus itu.

Teroris Buronan Densus 88 Tebar Ancaman Baru

Menurut kelompok intelijen entitas pencarian teroris internasional (SITE) yang berbasis di Amerika Serikat, pesan provokatif itu disampaikan pemimpin kelompok Mujahid Indonesia Timur melalui video berdurasi 20 menit yang dipublikasikan di sebuah forum jihad.

Dilansir dari stasiun berita Channel News Asia, Rabu 23 April 2014, dalam video itu Santoso mengajak pengikutnya untuk membunuh anggota polisi anti teror Densus 88.

"Racuni mereka, apabila kalian tidak bisa membunuhnya menggunakan pedang. Apabila kalian memiliki sebuah senjata, maka bunuh mereka," ujar Santoso.

Menlu Indonesia Minta Australia Sepakati Pembatasan Spionase

Pemerintah Indonesia mengharapkan agar Australia menyetujui pembatasan aktivitas spionase namun belum ditemukan kata sepakat mengenai kode etik perjanjian tersebut.
Menlu Indonesia Minta Australia Sepakati Pembatasan Spionase

Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, mengatakan, negosiasi yang membahas kelanjutan kerjasama diplomatik dengan Australia mengalami kemajuan, namun belum bisa disahkan.

Indonesia menunda kerjasama dengan Australia November tahun lalu, setelah terungkapnya aksi penyadapan intelijen Australia terhadap Presiden SBY dan lingkungan dekatnya, termasuk ibu negara, Ani Yudhoyono.

Anggota Paspampres Borong Medali di Korea Selatan

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kembali mengharumkan nama Bangsa di ajang Bela Diri Internasional. Kali ini anggota Paspampres berhasil meraih 11 medali di beberapa nomor perlombaan dalam perhelatan "Daejon Yong Moodo President Cup," yang digelar di Daejeon, Korea Selatan,  beberapa waktu lalu. Kejuaraan bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Presiden Yong Moodo Korea Selatan.

Anggota Paspampres Borong Medali di Korea Selatan

Sepuluh anggota Paspampres berhasil membawa pulang 3 medali Emas, 5 medali Perak, dan 3 medali Perunggu ke Tanah Air untuk dipersembahkan ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Selasa, 22 April 2014

LFX, Pengembangan Pesawat Tempur Indonesia yang Tertunda

belum terlibat (dalam program KFX/IFX) waktu itu karena Pustekbang Lapan itu baru terbentuk 2011. Kemudian kita mengajukan riset itu melalui PKPP Program peningkatan pendidikan perekayasa lalu kita melakukan riset semacam konfigurasi awal untuk pesawat tempur," ucap Sulistyo saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta Senin 21 April 2014.


LFX sendiri memiliki konsep sebagai pesawat latih-lanjut generasi ke 5, dan dengan kemampuan multi-misi dan dirancang agar bisa sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Sulistyo menambahkan, meski dengan anggaran yang sedikit, ia bersama beberapa teman sesama penelitinya sudah berhasil membuat konsep LFX kecepatan supersonik.

"PKPP itu cuma Rp 250 juta, itu untuk penelitian 5 peneliti untuk satu tahun. Rp 250 juta itu untuk honor penelitinya, pembuatan modelnya, dan sebagainya. Itu dikelola Kemenristek, setiap PKPP itu dijatah Rp 50 juta untuk setiap peneliti. Tapi kita sudah di tahap conceptual design, kita sudah merancang bentuk luarnya dan kita uji dengan terowongan angin dan simulasi CFD," imbuhnya.

Kemenhan Kaji Pembelian Kapal Selam Amur-1650

Media Rusia, news agency ITAR-TASS menyebutkan TNI AL tertarik dengan kapal selam kelas Amur-1650 buatan Rusia. Pernyataan itu disampaikan Direktur Rosoboronexport, Nicholas Dimidyuk saat pagelaran pameran DSA 2014 di kota Kuala Lumpur, Malaysia beberapa hari lalu.

Kemenhan Kaji Pembelian Kapal Selam Amur-1650

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Sarana dan Pertahanan Kementerian Pertananan (Kemenhan) Laksda Rachmad Lubis membenarkannya. Menurut dia, ketertarikan itu tidak hanya kapal selam Amur-1650 tapi juga beberapa model lainnya.

Untung-Rugi TNI AD Beli Helikopter Amerika Serikat

Pengamat militer Rizal Dharma Putra mengatakan ada untung-rugi dalam rencana pemerintah membeli helikopter UH-60 Black Hawk dan Boeing CH-47 Chinook dari Amerika Serikat.

Untung-Rugi TNI AD Beli Helikopter Amerika Serikat

Dari sisi keuntungan, menurut dia, Indonesia memang sedang membutuhkan helikopter militer angkut semacam Black Hawk dan Chinook. Helikopter angkut ini bisa digunakan untuk misi non-perang seperti bantuan becana alam, pengungsi, dan lainnya.

"Mengingat wilayah Indonesia masih banyak yang terpencil dan minim landasan udara, jadi helikopter sangat diperlukan," kata Rizal saat dihubungi Tempo, Ahad, 20 April 2014. Namun, dia melanjutkan, Indonesia juga harus memperhatikan kerugian ketika membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari negeri Abang Sam.

Fregat PKR 10514 Dalam Video



Video PKR-10514 pertama kali di-upload di Youtube pada tanggal 24 Februari 2014. Fregat yang akan menjadi kapal kombatan paling modern bagi TNI AL ini karena telah menganut sistem teknologi modular maka proses pembuatannya dapat dilakukan melalui skema produksi bersama antara Damen Schelde Naval Shipyard Belanda dan PT PAL dari Indonesia pada lokasi yang terpisah, setelah itu perakitan akhir dari blok-blok modul tersebut dan uji-cobanya akan dilakukan di PT PAL, Surabaya.
Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters