Cari Artikel di Blog Ini

Sabtu, 13 April 2013

TNI Akan Gelar Latgab Tingkat Divisi Tahun 2013

Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar Latihan Gabungan (Latgab) TNI Tingkat Divisi tahun 2013. Hal ini ditandai dengan kegiatan Penataran Pelaku Latihan Posko yang dibuka oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsdya TNI Daryatmo, S.IP selaku Direktur Latihan (Dirlat) Latgab TNI, bertempat di Markas Divisi Infantri 1 Kostrad Cilodong, Bogor-Jawa Barat, Jum’at (12/4/2013).

TNI Akan Gelar Latgab TNI Tingkat Divisi Tahun 2013
Latihan Gabungan TNI tahun 2012 (foto : tendef)

Penataran Pelaku Latihan Posko bertujuan agar para pelaku Latgab TNI tahun 2013 mendapat pencerahan dan pembekalan sebaik-baiknya, agar dalam pelaksanaan latihan tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Pembekalan yang diberikan, antara lain tentang Operasi Gabungan, Operasi Udara Gabungan, Operasi Linud, Operasi Amfibi, Operasi Laut Gabungan, Penerapan Strategi Latihan Gabungan TNI, Materi Olah Yudha Latgab TNI dan Prosedur Administrasi Logistik Latgab TNI.
 

Panglima Baru Harus Tuntaskan Reformasi Internal

Reformasi internal di jajaran TNI dinilai berhasil di bawah kepemimpinan Laksamana Agus Suhartono. Panglima TNI yang baru harus bisa melanjutkan dan menyempurnakan reformasi tersebut serta mampu meningkatkan disiplin prajurit.

Panglima Baru Harus Tuntaskan Reformasi Internal

"Di bawah Panglima baru, TNI harus terus meningkatkan profesionalismenya," kata Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/4). Agus akan pensiun pada 25 Agustus nanti. Tiga bulan sebelum pensiun, Panglima harus menyerahkan nama kandidat penggantinya kepada Presiden. Anggota Komisi I DPR, Susaningtyas Kertopati, menambahkan Panglima yang baru harus bisa mengakomodasi segala perkembangan pertahanan sesuai rencana strategis dan kebutuhan pokok minimal (minimum essential forces/MEF).

Pesawat CN-235 MPA Pesanan TNI-AL Jalani Uji Terbang

Tanpa banyak gembar-gembor dan publikasi, PT. Dirgantara Indonesia telah berhasil melakukan uji terbang CN-235 MPA pesanan TNI-AL. ARC mendapat informasi, uji coba berlangsung pada Jumat 5 april lalu. Uji terbang dilangsungkan mulai dari Bandung hingga kawasan Pangandaran dengan waktu tempuh 1,5 jam. Uji terbang itu sendiri berlangsung sukses, dan pesawat mendarat dengan selamat. TNI-AL sendiri diketahui memesan 3 unit CN-235 versi patroli maritim.

Pesawat CN-235 MPA Pesanan TNI-AL Jalani Uji Terbang
 
Berbeda dengan CN-235 pada umumnya, pesawat patroli pesanan TNI-AL ini menggunakan desain winglet pada ujung sayapnya. Winglet dipercaya mampu mengefisienkan gaya hambat, yang nantinya berujung pada penghematan bahan bakar. Selain itu, dari foto-foto yang dikirimkan ke redaksi ARC, terlihat jelas radar pesawat akan ditempatkan pada perut pesawat, seperti konfigurasi CN-235 milik Coast Guard Korsel. Selain itu terdapat pula bubble window pada bagian belakang pesawat. Jendela gembung ini berfungsi sebagai tempat awak pesawat melakukan pengamatan secara visual. Namun demikian, isi serta peralatan yang dipasang kedalam tubuh CN-235 ini belum diketahui secara pasti.


Korea Selatan Pahami Kekhawatiran Semua Pihak Atas Penundaan KFX/IFX

Proyek prestisius-ambisius Korea Fighter Experiment/Indonesia Fighter Experiment ditunda pada tahap pertama. Hal itu dinyatakan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Young-sun, sebagai satu rancang bangun jangka panjang; sehingga kedua negara tidak perlu merasa tergesa-gesa.

 Korea Selatan Pahami Kekhawatiran Semua Pihak Atas Penundaan KFX/IFX

Kim menyatakan hal itu di ruang kerjanya, di Jakarta, Jumat, atas kelangsungan proyek arsenal tempur taktis-strategis senilai 8 miliar dolar Amerika Serikat itu.

"Proyek (KFX/IFX) ini tidak dihentikan. Ini proyek jangka panjang, sehingga tidak perlu tergesa-gesa. Kami masih mengkaji kelayakannya, selain itu juga ada upaya untuk mengadopsi teknologi-teknologi terbaru untuk diimplementasikan ke dalamnya," ujar Kim.

Meski demikian, Kim mengaku sangat memahami ketergesaan yang mungkin muncul di Indonesia berkaitan dengan kepastian soal proyek KFX/IFX.

Delapan Jenderal Calon Kuat Kapolri

Isu pergantian Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo terus mengemuka di Markas Besar Polri. Ada sejumlah nama yang 'beredar'. Menurut sumber Tempo, delapan orang disebut-sebut bersaing ketat dalam meraih kursi tertinggi di Trunojoyo tersebut.

Delapan Jenderal Calon Kuat Kapolri?

Mereka adalah Kepala Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian RI Komisaris Jenderal Sutarman, Kepala Lembaga Pendidikan Polisi (Kalemdikpol) Inspektur Jenderal Budi Gunawan, Kepala Badan Narkotika Nasional Inspektur Jenderal Anang Iskandar, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Putut Eko Bayuseno, Kepala Polda Jawa Barat Brigadir Jenderal Tubagus Anis Akngkawijaya, Kepala Polda Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Anas Yusuf, serta Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Pudji Hartanto.

Jumat, 12 April 2013

Strategi Kapolda DIY Baru Berantas Preman Pasca Kasus LP Cebongan

Brigjen Haka Astana M Widya menggantikan Brigjen Sabar Rahardjo sebagai kapolda DIY. Mutasi terjadi tak lama setelah kasus penyerangan LP Cebongan Sleman. Kasus itu membuat isu preman menyeruak. Bagaimana kapolda DIY baru mengatasinya?

Strategi Kapolda DIY Baru Berantas Preman Pasca Kasus LP Cebongan

Haka Astana mengakui wilayah DIY sangat heterogen. Sesuai lokalitas, ia akan menggunakan pendekatan budaya dan mengadopsi filosofi gamelan.

"Gamelan itu dibuat dari bahan-bahan berbeda. Bentuknya juga beda. Tetapi jika dimainkan oleh orang profesional dan mentaati aturan, bisa menghasilkan bunyi yang indah didengar," kata Haka Astana usai upacara parade pisah sambut kapolda di halaman Mapolda DIY, Jumat (12/4/2013).

Tiga jenderal Kandidat Panglima TNI

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono disebut-sebut bakal diganti pada Agustus nanti. Alasannya, karena faktor usia. Agus lahir di Blitar, Jawa Timur, 25 Agustus 1955. Artinya kini dia sudah 57 tahun, dan pada Agustus nanti dia sudah genap berusia 58 tahun.


Lalu siapa pengganti Agus? Juru Bicara Presiden Julian Aldrian Pasha mengatakan, kemungkinan pergantian panglima TNI memang besar. Namun mengenai siapa penggantinya, dia mengaku belum mengetahui pasti karena itu kewenangan prerogatif presiden.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters