Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan Indonesia siap mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Suriah.
"Kalau terjadi gencatan senjata, kita akan kirim pasukan perdamaian. Ini sama ketika kita kirim pasukan untuk menjaga perdamaian ke Lebanon," katanya setelah menghadiri pertemuan dengan pemimpin Kelompok-8 Negara Berkembang (D-8) di Islamabad, Pakistan, Kamis malam.
Sebelum bertolak ke Tanah Air pada pukul 23.00 waktu setempat, Presiden Yudhoyono mengatakan bahwa selama lima jam dia bersama para pemimpin negara anggota D-8 membahas upaya untuk menghentikan kekerasan yang terus berlangsung di Suriah dan Jalur Gaza.
Kepala Negara membicarakan solusi untuk mengatasi masalah di negara Timur Tengah tersebut dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Perdana Menteri Turki Recep Tayip Erdogan, Presiden Pakistan Asif Ali Zardari, Wakil Presiden Mesir Mahmud Makki.
Para pemimpin negara berpenduduk mayoritas Muslim itu menyepakati tiga hal. Pertama, kekerasan dan pertumpahan darah harus dihentikan dan dilakukan gencatan senjata. Kedua, menyalurkan bantuan kemanusiaan.
"Ketiga, mesti ada transisi kekuasaan, transisi politik ke arah pemerintahan baru," kata Presiden serta menambahkan transisi harus dilakukan secara damai supaya konflik berkepanjangan tidak lagi terjadi.
Sumber : ANtara
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 23 November 2012
Indonesia siap kirim pasukan penjaga perdamaian ke Suriah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Berdiri di podium selama dua jam, mantan presiden RI ketiga, BJ Habibie terus memaparkan problematika di Indonesia. Mulai dari hal kecil hin...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar