Guna menjauhkan Natal dan Tahun Baru 2013 dari gangguan teror, pengamanan di wilayah Semarang dan sekitarnya dilakukan secara maksimal. Pasukan berkuda gabungan dari Kepolisian dan TNI di Semarang, Jawa Tengah, dilibatkan. Pasukan itu telah beroperasi sejak pekan lalu.
Pasukan yang dibentuk Komandan Kodim 0733/BS Semarang, Letkol Kav Dicky Armunantho Mulkan, itu melakukan patroli di sejumlah tempat ibadah dan pusat perbelanjaan di Kota Semarang. Tugas utama mereka adalah melakukan pengamanan dengan menyisir sejumlah sudut jalan di Kota Semarang, menjelang Natal hingga perayaan Tahun Baru nanti.
"Patroli berkuda bersama polisi ini sangat efektif selain untuk menperkuat sinergitas TNI-Polri dalam menjaga suasana kondusif menjelang Natal hingga Tahun Baru," kata Dicky Armunantho Mulkan, di Semarang, baru-baru ini.
Menurut dia, kerja sama yang dilakukan bersama Polisi Unit Satwa adalah sebuah tindak lanjut dari perintah pimpinan komando atas Kepala Staf TNI AD (Kasad) maupun Panglima Kodam Diponegoro untuk senantiasa menjalin kerja sama yang solid antara TNI dan Polri di lapangan, di antaranya dengan melakukan patroli bersama.
Bentuk geografis Kota Semarang menjadikan patroli berkuda sangat efektif. Dengan berkuda, keluwesan serta kecepatan mendatangi sebuah lokasi saat jam padat akan lebih baik. Selain itu, petugas dapat membubarkan sebuah kelompok massa yang berpotensi melakukan gangguan Kantibmas.
Kodim Semarang, sementara ini, menyiapkan satu regu atau 15 prajurit kavaleri yang kini bertugas di Kodim untuk bergantian melakukan patroli berkuda bersama polisi. Sementara latihan dilakukan di lapangan khusus Unit Satwa di Mapolrestabes Semarang.
"Pasukan itu nantinya akan berpatroli di titik rawan, seperti kawasan Simpanglima, Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda, dan kawasan Tugumuda. Di lokasi ini kan ada mal, tempat ibadah, dan rawan kemacetan," ujar dia.
Selain patroli berkuda, telah disiapkan personel di setiap Koramil untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru. Sementara untuk satuan tempur yang berada di wilayah Kodim 0733/BS, sesuai petunjuk Pangdam, tetap siaga satu sebagai pasukan cadangan yang siap membantu jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
SUmber : KJ
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 24 Desember 2012
Pasukan Berkuda Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pesaing utama rudal AIM-120 AMRAAM andalan Amerika Serikat, R-77 kerap dijuluki AMRAAMSKI. Pertanyaan paling mendasar, sehebat apakah rudal ...
-
TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan pesawat AU Malaysia sempat melakukan pelanggaran dengan memasuki wilayah Indonesia. TNI AU mengatakan bel...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar