Kepla Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman saat melaksanakan Kunjungan ke PT Tesco, di kampung Pasar Emas Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Selasa (14/1/2014). Kunjungan tersebut dalam rangka melihat hasil produksi pembuatan kapal Khusus TNI AD. Turut hadir Asops Kasad, Aslog Kasad, Pangdam Jaya, dan para Pejabat Tinggi TNI AD.
Pada kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Budiman bersama rombongan melakukan uji coba (test drive) kapal yang sudah dipesan TNI AD sebanyak 10 unit, salah satunya Kapal jenis KMC Komando, di Kali CBL. Kapal tersebut dirancang khusus untuk pengamanan wilayah teritorial perbatasan sungai dan laut di Indonesia, serta mencegah terjadinya penyelundupan antar pulau dan negara yang melalui perairam sungai dan laut.
Menurut PT Tesco, Kapal yang dipesan oleh TNI AD dengan jenis khusus yang tidak menyerupai kapal-kapal tempur lainnya yang dimiliki TNI AL. Karena jenis kapal ini bukan janis kapal tempur, melainkan kapal ini untuk pengamanan wilayah pulau.
“Dari 10 unit Kapal ini di design secara khusus dan dilengkapi dengan senjata otomatis serta mesin buatan Amerika, yang berkekuatan tinggi untuk melawan derasnya arus air serta berkecapeatan tinggi,” katanya.
Kasad Jenderal TNI Budiman usai uji coba kapal KMC Komando menyampaikan rasa bangga dan puas dengan buatan negara sendiri yang begitu bagus, bahkan kualitasnya pun tidak kalah dengan buatan luar negeri. “Kenapa kita harus pesan kapal atau perlengkapan lain ke negara luar, kalau dinegara sendiri bisa membuatnya dengan sesepurna ini,” katanya,
Sementara itu, selain mengunjungi PT Tesco, Kasad beserta rombongan juga melaksanakan kunjungan ke kantor Koramil Babelan. Pada kesempatan tersebut,selain melihat kondisi kantor koramil Kecamatan Babelan, Kasad juga berkesempatan Tatap Muka dengan Komandan Korem, Komandan Kodim dan Danramil Kabupaten Bekasi.
Kasad menekankan kepada aparat teroritorial untuk meningkatkan pengawasan setiap wilayah, sehingga keamanan dapat terjaga dengan baik . Dan yang lebih utama TNI harus cepat tanggap terhadap kondisi yang terjadi di wilayah. “Apalagi saat ini musim penghujan dan sering terjadi banjir dimana-mana, TNI AD harus cepat dan tanggap serta memiliki sikap yang peduli terhadap warga serta masyarakat yang sedang tertimpa musibah.”ujar Kasad. (POL)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 15 Januari 2014
Kasad Uji Coba Kapal Tempur Pesanan TNI AD
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar