Cari Artikel di Blog Ini

Jumat, 03 April 2015

Angkatan Darat Brunei Minta Dukungan TNI

TNI Marsdya TNI Dede Rusamsi, mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, menerima kunjungan kehormatan Brigjen Pengiran Dato Paduka Aminan Bin Pengiran Haji Mahmud, Pemerintah Tentara Darat Diraja Brunei (PTDDB)/Kasad Brunei, di Mabes TNI Cilangkap, Kamis (2/4).

Angkatan Darat Brunei Minta Dukungan TNI

Dalam kesempatan tersebut, Kasum TNI menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungannya. Dia juga mengucapkan selamat atas pengangkatan Brigjen Pengiran Dato Paduka Aminan Bin Pengiran Haji Mahmud sebagai Kasad Brunei, sejak Desember 2014.

Kasum TNI juga menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan TDDB dalam mengikuti lomba tembak pada ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) dan Brunei International Skill Arms Meet (BISAM) ke-11. Kompetisi tersebut telah digelar pada Februari 2015 di Brunei dan meraih juara 2 dan 3 dari 18 kontingen.

KRI Teluk Hading-538 Dukung Pergeseran Pasukan Pengamanan Pulau Terluar

Salah satu unsur Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta KRI Teluk Hading-538 mendukung Pergeseran Pasukan dan Material (Serpas dan Sermat) Pengamanan Pulau Terluar Wilayah Timur (Pamputer Wiltim) dari kesatuan Satuan Tugas Marinir (Satgasmar) TNI AL, Batalyon Infanteri (Yonif) 743 dan Yonif 752 TNI Angkatan Darat yang saat ini sedang berlayar perairan Selat Sagewin dan belum lama ini sudah melakukan debarkasi pergeseran material ke Lantamal IX Ambon.

KRI Teluk Hading-538 Dukung Pergeseran Pasukan Pengamanan Pulau Terluar

Menurut Komandan Teluk Hading-538 Mayor Laut (P) Rikrik Permadi Sobana, bahwa saat ini kondisi kapalnya dan seluruh anak buah kapal dalam kondisi siap sehingga dalam penugasan mendukung Serpas Satgasmar TNI AL, Yonif 743 dan Yonif 752 dari TNI Angkatan Darat serta Sermat kendaraan operasional Lantamal IX Ambon ke Wilayah Timur diharapkan akan berlangsung dengan lancar tanpa terdapat suatu halangan.

Membedah Gagasan A.T Mahan Tentang Sea Power

Istilah Sea Power pertama kali muncul di akhir abad 19 oleh Rear Admiral Alfred Thayer Mahan dalam bukunya The Influence of Sea Power Upon History, hal.1660-1783. Dalam membangun sebuah negara yang memiliki kekuatan Angkatan Laut yang besar, menurut Mahan diperlukan 6 (enam) elemen pokok yang akan menjadi modal utama, yaitu: letak geografi (geographical position), bangun muka bumi (physical conformation), luas wilayah (extent of territory), karakter masyarakat (character of the people), jumlah penduduk (number of population) dan, karakter pemerintahan (character of government).

Membedah Gagasan AT Mahan Tentang Sea Power

Elemen-elemen ini bersifat universal dan tanpa batas waktu (universal and timeless in character). Posisi geografis disebut sebagai kondisi yang paling signifikan. Dalam menjelaskan teorinya yang menggunakan contoh-contoh dari perang antara Inggris vs Belanda pada akhir abad 17 dan perang Inggris vs Perancis pada abad 18. A.T Mahan mencatat, bahwa kejadian-kejadian di laut sangat mempengaruhi kejadian-kejadian di darat.

Kepala Staf TNI AL jadi warga kehormatan Korps Marinir

Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Ade Supandi, diangkat menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI AL, yang ditandai pemasangan baret ungu dan penyematan Brevet Kehormatan Trimedia serta Brevet Anti Teror Aspek Laut.

Kepala Staf TNI AL jadi warga kehormatan Korps Marinir

Pemasangan baret dan penyematan brevet kehormatan itu dilakukan langsung oleh Komandan Korps Marinir TNI AL Mayor Jenderal TNI (Marinir) A Faridz Washington, di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).

Kedatangan Supandi dan Ibu Endah Ade Supandi disambut dengan acara tradisi, dengan menaiki tank amfibi BMP-3F yang dikawal kereta Kencana Prabu Siliwangi, sembilan kuda yang ditunggangi para perwira Korps Marinir TNI AL dan satu macan putih bergerak dari Jalan Cilandak KKO menuju Lapangan Apel Marinir.

Kamis, 02 April 2015

Poros Maritim Dunia Harus Didukung Peran Strategis TNI AL

Pencapaian visi presiden poros maritim dunia dianggap perlu didukung dengan peran strategis TNI AL. Hal itu diungkapkan oleh staf Asrena Kasal Letkol Laut (P) Salim saat dihubungi Jurnal Maritim beberapa hari lalu.

Poros Maritim Dunia Harus Didukung Peran Strategis TNI AL

“Kekuatan TNI Angkatan Laut mungkin tidak akan menyelesaikan semua permasalahan, akan tetapi perlindungan terhadap kepentingan Nasional Indonesia dan penegakkan kedaulatan di laut serta pencapaian poros maritim dunia dipastikan tidak akan terwujud tanpa penguatan TNI Angkatan Laut,” ujar Salim.

Menurut Salim yang saat ini tengah menghadiri Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) di Yogyakarta, alasan dari penguatan itu sudah sesuai dengan tugas TNI ALsesuai UU No 34 tahun 2004 tentang TNI, yang kemudian harus diturunkan ke dalam tataran strategis.

Ribuan Warga Ambon Panik, Dikira Terjadi Perang

Ribuan warga Ambon, Maluku, panik berhamburan keluar rumah lantaran empat pesawat tempur bolak-balik terbang rendah di kawasan itu, Kamis 2 April 2015. Warga mengira terjadi perang.

Pesawat tempur TNI AU
Pesawat tempur TNI AU

Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aksi mondar-mandirnya pesawat tempur itu. Namun, aksi terbang rendah ini sangat menyita perhatian warga.

Pantauan VIVA.co.id, saat pesawat-pesawat ini mulai mengudara sekitar pukul 10.00, sebagian warga di Desa Batumerah dan sekitarnya mengira terjadi insiden serius atau bahkan perang. Sebab, bukan satu pesawat saja, melainkan empat pesawat yang terbang bergantian.

Panglima TNI Dukung Pemblokiran Situs Radikal

Kementerian Komunikasi dan Informatikan memblokir sejumlah situs yang diduga menebar kebencian dan radikalisme di Indonesia. Pemblokiran itu dilakukan atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Panglima TNI Dukung Pemblokiran Situs Radikal

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah memang harus tegas dalam menyikapi situs-situs yang membahayakan keutuhan NKRI dan radikalisme.

Dia mendukung upaya yang dilakukan BNPT dan Kemenkominfo sepanjang situs-situs itu membahayakan.

"Ini bukan domain saya. Tapi kita juga harus jernih menyikapi. Kalau membahayakan, harus tegas," kata Jenderal Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 2 April 2015.

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters