Ratusan anggota TNI dari Kodam Jaya, Kopassus, Marinir, dan dari kesatuan lain bersama Satpol PP terus berupaya menambal tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta hingga Jumat (18/1/2013). Pasukan TNI yang selama ini dilatih bertempur melawan musuh negara, kali ini harus berjibaku melawan Banjir.
Di bawah komando Wakazidam Kodam Jaya Letkol Suardi Samiran, ratusan anggota TNI itu seolah bekerja tak kenal lelah. Tak sedetikpun pekerjaan dihentikan, karena mereka bekerja secara bergantian.
Mereka tak bisa menghentikan pekerjaannya karena berlomba dengan datangnya air yang dikhawatirkan makin besar.
"Dua hari ini kami belum tidur. Semua anggota terus bekerja agar perbaikan tanggul cepat selesai," kata Suardi saat dihubungi Tribun.
Merasa ikut bertanggung jawab dengan terwujudnya janji Gubernur DKI Jokowi untuk menyelesaikan perbaikan tanggul secepatnya, anggota TNI yang kali ini harus meletakkan senjatanya bekerja tanpa kenal lelah.
"Memang bagi orang lain menyelesaikan perbaikan tanggul dalam waktu singkat sepertinya tidak mungkin. Tapi bagi kami, apa yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin," kata Suardi.
Hingga kemarin malam, pekerjaan memperbaiki jebolnya tanggul yang jadi biang keladi meluapnya air ke daerah sekitar Jalan Latuharhari nyaris tuntas.
Sumber : Tribun
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Sabtu, 19 Januari 2013
Anggota TNI Tidak Tidur 2 Hari Demi Tanggul Latuharhary
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Pak tentara udah nongol..Pak polisinya mana nih??
BalasHapusMantab... Beginilah tipikal tentara rakyat, bisa menjadi garda terdepan di saat damai atw perang. Bravo TNI..!!
BalasHapus