Cari Artikel di Blog Ini

Rabu, 07 Oktober 2015

KRI Bung Tomo-357 Memulai Misi di Satgas Maritim TNI Konga/Unifil

KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan tiba di dermaga 6 Port of Beirut, Lebanon pada hari Minggu (27/09/15) lalu dalam misi Pasukan Perdamaian Unifil (United Nations Interim Forces in Lebanon).

KRI Bung Tomo-357 Memulai Misi di Satgas Maritim TNI Konga-Unifil

Bunyi letupan senjata laras panjang dan pendek terdengar dari arah darat saat memasuki dermaga. Kepada Jurnal Maritim, Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan selaku Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/ UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon) TA. 2015 menyampaikan hal tersebut seolah-olah bukan sesuatu yang aneh terjadi di Kota Beirut Lebanon mengingat kondisi konflik yang berkepanjangan di sana.

“Rangkaian kegiatan serah terima Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda dari KRI Sultan Iskandar Muda-367 ke KRI Bung Tomo-357 ini dilaksanakan selama dua hari untuk lebih memahami situasi yang berkembang maupun implementasi tugas sebagai Pasukan Perdamaian dibawah kendali Perserikatan Bangsa Bangsa (UN Peace Keeper),” ungkap Yayan.

Lockheed Martin Rayu RI Untuk Beli Jet Tempur F-16 Seri Terbaru

Perusahaan industri pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin (LM) menawarkan jenis pesawat tempur F-16 terbaru. F-16 Viper ditawarkan untuk memperkuat jajaran TNI AU.

Untuk memperkuat jajaran pertahanan udara Indonesia, LM datang menawarkan varian F-16 termutahir mereka. Yakni F-16 Viper yang memiliki keunggulan pada radarnya.


Lockheed Martin Rayu RI Untuk Beli Jet Tempur F-16 Seri Terbaru

"Kami menawarkan kemampuan baru Scalable Agile Beam Radar (SABR)," ujar Director Business Development F-16 Lockheed Martin Randy Howard dalam temu media di Ballroom Grand Hyatt, Jakpus, Rabu (7/9/2015).

Kelebihan Viper juga ada pada peningkatan mission computer pesawat, vehicle system, struktur pesawat, kokpit dan sistem peperangan elektronik (electronic warfare system) di banding blok F-16 sebelumnya. F-16V ini disebut sebagai generasi selanjutnya dari F-16 yang memanfaatkan infrastruktur berkesinambungan di dunia.

Rusia Bangga Lihat Kemampuan Pilot Pesawat Tempur TNI

Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Mikhail Y Galuzin mengaku kagum dengan kemampuan pilot TNI Angkatan Udara saat menerbangkan jet tempur Su-27 dan Su-30 pada demonstrasi HUT ke-70 TNI, Senin (5/10/2015).

"Saya sangat bangga melihat kehebatan performa para pilot saat melakukan teknik pengeboman yang sangat baik dengan jet tempur itu," ujar Mikhail saat ditemui dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.


Rusia Bangga Lihat Kemampuan Pilot Pesawat Tempur TNI

Selain kagum dengan penampilan pilot jet tempur buatan Sukhoi (Rusia) tersebut, ia juga terkesan dengan hadirnya tank amfibi BMP-3F dalam acara demonstrasi yang berlangsung di Pantai Indah Kiat, Cilegon, Banten, tersebut.

Menurut dia, hubungan diplomatis kedua negara yang terjalin dengan baik bisa terlihat melalui hal tersebut. Baik Indonesia maupun Rusia, ucapnya, sama-sama menjadi pihak yang diuntungkan.

Indonesia Kekurangan Pasukan Cadangan

Kementerian Pertahanan menyatakan Indonesia membutuhkan pasukan cadangan yang akan membantu militer untuk menjaga pertahanan nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Indonesia Kekurangan Pasukan Cadangan

"Pasukan cadangan tersebut bukan wajib militer yang diberlakukan negara dalam kondisi damai, namun menampung kesadaran masyarakat yang selama ini aktif dalam bela negara," kata Dirkomcad Brigjen TNI Iskandar M Munir di sela-sela konsultasi publik terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara di ruang sidang Balai Kota Malang, Selasa (6/10/2015).

Selain itu, lanjutnya, yang mendasari kebutuhan pasukan cadangan tersebut, karena jumlah personel TNI di Tanah Air kurang. Jumlah TNI yang tidak sebanding dengan jumlah warga membuat Indonesia menjadi negara yang rawan dan dianggap lemah. Sebab, sampai saat ini Indonesia masih belum memiliki kekuatan besar dalam pertahanan dan keamanan negara.

Selasa, 06 Oktober 2015

Slamet Riyadi Menjadi Mayor pada usia 19 Tahun Setelah Rebut Markas Jepang

Pembacaan naskah proklamasi menumbuhkan kegembiraan bagi rakyat Indonesia. Setelah terbelenggu oleh penjajahan selama ratusan tahun, gema kemerdekaan mulai membahana hampir di seluruh penjuru, termasuk rakyat Solo.

Para pemimpin dan tokoh masyarakat mulai memberanikan diri untuk mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Jepang atas Indonesia. Langkah persuasif dilakukan, tindakan ini membuat penguasa Jepang luluh dan rela menyerahkan kedaulatannya kepada pemerintah Indonesia yang masih sangat muda.


Slamet Riyadi Menjadi Mayor pada usia 19 Tahun Setelah Rebut Markas Jepang
 
Di Solo, penyerahan kedaulatan berlangsung secara damai. Pemerintah Jepang yang diwakili Watanabe menyerahkan kekuasaannya kepada Indonesia. Upacara serah terima berlangsung sangat sederhana, tidak ada penandatangan dokumen, atau acara protokoler. Yang ada hanya saling bersalaman.

Serah terima tersebut dipenuhi sejumlah komandan polisi rahasia (Kempeitai) Jepang yang beroperasi di Solo. Mereka dengan sukarela menyerahkan senjatanya masing-masing kepada para pejuang. Tapi tidak semua, Kapten Sato menolak menyerahkan gudang senjata yang dijaganya kepada rakyat Indonesia.

Lokasi ditemukan, korban Aviastar dievakuasi dari pesawat

Evakuasi pesawat Aviastar PK-BRM di pegunungan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dilakukan pagi ini, Selasa (6/10). Sudah ada korban yang dikeluarkan dari badan pesawat.

Lokasi ditemukan, korban Aviastar dievakuasi dari pesawat

Panglima Kodam VII Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiar bersama Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Pudji Hartanto Iskandar ikut langsung dalam evakuasi. Keduanya menumpang di dua helikopter berbeda masing-masing milik TNI dan Polda Sulsel di Lanud Hasanuddin. Ketua Komisi Nasional Keamanan Transportasi (KNKT), Soerjanto juga ikut dalam evakuasi itu.

"Iya ini mau ke sana evakuasi korban. Di antara korban itu sudah ada yang dikeluarkan dari pesawat," ujar Mayjen TNI Bachtiar singkat.

Deretan Jet Tempur Paling Canggih yang dimiliki Indonesia

TNI Baru saja melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70 yang puncaknya dilakukan di Banten. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 155 Pesawat TNI AU diterjunkan dalam upacara tersebut.

Deretan Jet Tempur Paling Canggih yang dimiliki Indonesia

Lebih lanjut, apakah Anda pernah bertanya-tanya pesawat tempur paling canggih apa saja yang sudah dimiliki Indonesia hingga tahun 2015 ini? Ini dia jawabannya!

Lazada Indonesia

Berita Populer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters