UNTUK menambah kemampuan, kecakapan dan keterampilan agar selalu siap dalam mendukung tugas dalam situasi apapun, personel Kosek Hanudnas II mengadakan latihan menembak di lapangan tembak Lanud Sultan Hasanudin, baru-baru ini. Kegiatan ini merupakan program kerja tri wulan dari Opslat Kosek Hanudnas II guna membina kemampuan dan profesionalisme prajurit di lapangan.
Latihan menembak ini menggunakan senjata laras pendek (pistol) yang digunakan untuk seluruh perwira, anggota Satprov, anggota Intelejen dan Wara, sedangkan senjata laras panjang yang digunakan untuk Bintara dan Tamtama.
Dalam latihan ini menggunakan 3 butir peluru sebagai percobaan dan 20 butir peluru sebagai penilaian. Untuk menjaga keamanan baik personel maupun materiil dalam kegiatan menembak ini, seluruh anggota menerima penjelasan dari para pelatih menembak tentang bagaimana teknik menembak yang benar, tepat sasaran dan aman karena menggunakan senjata yang beramunisi tajam.
Sumber : MPI
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 03 Januari 2013
Asah Kemampuan, Kosek Hanudnas II Latihan Menembak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar