Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, May Jend TNI Hambali Hanafiah Kamis pagi (3/01/ 2013) melakukan pengecekan kesiapan pasukan perdamaian Satgas Kizi TNI Konga XX-J MONUSCO/ CONGO Tahun Anggaran 2012. Pengecekan dilakukan dalam apel gelar kesiapan pasukan di Marshelling Area PASKHAS AU di Lanud Halim Perdanakusumah. Asops Panglima TNI didampingi Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigjen TNI Imam Edy Mulyono beserta pejabat dari Mabes TNI, Mabes AD, Mabes AL, dan Mabes AU. Bertindak sebagai komandan apel adalah Letkol Czi Irfan Siddiq yang sekaligus menjabat komandan satgas.
Sebelum memberikan amanatnya, Asops menyimak penjelasan dari perwira satgas, dan secara teliti memeriksa kelengkapan peralatan baik perorangan ataupun beregu. Tidak ketinggalan, peralatan pendukung batalyon juga diperiksa.
Dalam amanatnya, Asops Panglima TNI meminta agar setiap prajurit betul-betul menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi nama baik Bangsa dan Negara. Selain itu beliau meminta kepada prajurit untuk memeriksa kembali kelengkapan dan kesiapan peralatan masing-masing. Sehingga bila ditemukan kekurangan atau kerusakan peralatan, segera dimintakan kepada bagian pembekalan. Demi kelancaran tugas mereka nantinya selama di Kongo-Afrika Tengah.
Rencananya, Satgas Kizi TNI Konga XX-J yang berjumlah 175 orang pasukan dari tiga matra Darat, Laut dan Udara ini, akan bertugas selama setahun di Wilayah Republik Demokratik Kongo. Mereka menggantikan pasukan sebelumnya Satgas Kizi TNI Konga XX-I yang habis masa tugasnya Desember 2012. (Suharso Rahman)
Sumber : Angkasa
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Jumat, 04 Januari 2013
Asops Panglima TNI Inspeksi Satgas Kizi TNI Konga XX-J
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi berulang kali menegaskan visi pemerintahannya lima tahun ke d...
-
Ketua Payuguban Pelaku Pertempuran Lima Hari di Semarang Soedijono (90) mengaku kecewa pada banyaknya kasus korupsi di negeri ini. ...
-
Hacker Indonesia berhasil mematikan situs http://asis.gov.au hingga status 404 Not Found. Sasaran berikutnya adalah situs http://asio.gov.au...
-
Pengamat militer dari Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperrsi), Rizal Darma Putra, mengatakan Jenderal TNI Moeldok...
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
“‘Apa mungkin orang Indonesia bisa bikin pesawat terbang?’ Orang Indonesia memang gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri,” kata Bac...
-
Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita i...
-
Tercium bau tak sedap dari rencana pemerintah untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang AH-64 Apache dari Amerika Serikat (AS). Pas...
-
PT Batan Teknologi (Persero) berencana membangun pabrik yang memproduksi isotop nuklir di Amerika Serikat (AS). Pengadaan isotop tersebut, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar