Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 telah menangkap dua terduga teroris masing-masing di Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin, 7 April 2014. Menurut informasi yang diperoleh Tempo, selain menangkap teroris, polisi juga mengendus dua orang mencurigakan yang berkeliaran di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Martinus Sitompul membenarkan adanya penangkapan itu. Namun dia enggan menyebutkan identitas terduga teroris yang ditangkap. Martinus pun tidak mau menjelaskan kasus yang terkait dengan terduga teroris dan jaringannya. Terduga teroris, kata dia, langsung dibawa ke Jakarta. "Hubungi Kapolres Tasik Kota saja," kata Martinus, Rabu, 9 April 2014.
Soal penangkapan terduga teroris lainnya di Kabupaten Ciamis, Martinus mengaku belum mengetahuinya. Dia mengatakan akan mengecek informasi itu terlebih dahulu. "Saya akan komunikasi dengan kapolresnya (Ciamis) dulu," jelasnya.
Tempo berusaha meminta konfirmasi dari Kepolisian Resor Tasikmalaya. Namun Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya AKBP Noffan Widyayoko belum bisa dihubungi hingga Rabu sore, 9 April 2014. (Tempo)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 10 April 2014
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Tasikmalaya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar