Sebanyak satu regu dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Skouw (RI) - Wutung (PNG) dari Yon 623/BWU bersama satu regu dari LMR-RI wilayah Papua memasang bendera Merah Putih raksasa di puncak Gunung Pawa.
"Pemasangan bendera raksasa itu guna memperingati HUT RI yang ke 69," kata Dansatgas Pamtas RI-PNG Letkol Inf Singgih ketika dihubungi dari Jayapura, Sabtu.
Ia mengatakan bendera itu berukuran 8 x 6 meter dan telah dilakukan pelepasan tim rombongan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua selaku Panglima Operasi TNI di Papua pada Kamis (14/8) siang saat tatap muka dengan masyarakat perbatasan.
"Jadi anggota sudah naik ke Gunung Pawa dan memasang bendera raksasa itu di sana," katanya.
Singgih yang sudah bertugas selama empat bulan itu juga mengatakan selain bendera merah putih raksasa yang di pasang di Gunung Pawa yang tak jauh dari negara tetangga PNG, ada juga pemasangan 1.000 bendera merah putih dan umbul-umbul sepanjang 20 kilometer dari Kantor Distrik Muara Tami hingga ke titik nol perbatasan RI-PNG.
"Kami pasang bendera-bendera itu bersama masyarakat setempat. Kami ingin menunjukkan bahwa ada kerjasama yang baik antara TNI dan warga di daerah perbatasan," katanya.
Mengenai situasi di perbatasan, Singgih sampaikan secara umum kondusif. (Antara)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Minggu, 17 Agustus 2014
TNI pasang bendera raksasa di Gunung Pawa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar