Kepolisian telah menyiapkan regu tembak untuk eksekusi mati gelombang kedua, regu tembak tersebut berasal dari Brimob Polda Jawa Tengah.
Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Korps Brimob (Kakor Brimob) Polri, Irjen Pol Robby Kaligis, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (8/3).
Menurut Robby, dalam hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung soal regu tembak untuk eksekusi gelombang kedua.
Dipilihnya regu tembak dari Polda Jawa tengah, kata Robby, dikarenakan eksekusi mati gelombang kedua dilakukan di Nusakambangan, Jawa Tengah.
" Tinggal tunggu perintah dari Kejaksaan kapan waktu eksekusinya," kata Robby .
Robby melanjutkan anggota Brimob yang menjadi regu tembak sebelum mengeksekusi terpidana mati, terlebih dahulu mengikuti pelatihan.
"Mereka (regu tembak) disiapkan dan dilatih. Mereka ditunjuk dan mendapat bimbingan psikologi serta mental juga," ucapnya.
Para regu tembak ini, adalah orang-orang yang memang memiliki kemampuan menembak yang baik. (JN)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 09 Maret 2015
Kepolisian Telah Siapkan Regu Tembak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar