Polri akhirnya angkat bicara terkait tudingan Indonesia Police Watch (IPW) yang menyebutkan bahwa Kepolisian merupakan salah satu institusi yang menghabiskan anggaran paling besar dari pemerintah.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, jumlah anggaran yang diterima Polri memang berbeda dengan kementerian atau lembaga lain yang berada di Jakarta.
Anggaran yang lebih besar tersebut untuk membayar gaji 400 ribu anggota Polri yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Sebanyak 67 persen dari anggaran digunakan untuk membayar gaji sekitar 400 ribu anggota Polri yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Ronny di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 25 November 2014.
Selain itu, kata Ronny, anggota Polri juga membutuhkan biaya operasional yang harus seimbang dengan jumlah gaji yang diberikan.
"Agar tidak terjadi kendala dalam menjalankan tugas," ucapnya.
Menurut jenderal polisi bintang dua itu, anggaran bagi Polri telah diajukan melalui sebuah prosedur yang berjenjang. Lembaga negara terkait, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bapennas, dan Komisi III DPR ikut dilibatkan.
Tak berhenti sampai di situ, anggaran Polri pun selalu diperiksa dan dievaluasi setiap tahun oleh lembaga tersebut.
"Anggaran itu sudah melalui sebuah pengajuan secara bottom-up, kemudian baru turun kalau setelah dikaji memang dianggap benar," pungkasnya. (Sindo)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar