Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara atau Kaltara sudah lama diprioritaskan untuk direalisasikan. Pertimbangan pembentukan provinsi baru di Kalimantan itu adalah demi kepentingan strategis bangsa Indonesia, terutama untuk menguatkan posisi beranda (depan) Indonesia terhadap negara tetangga.
Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Soni Sumarsono, dalam diskusi bertajuk "Optimalisasi Kinerja BNPP dalam Rangka Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan" di Jakarta, Selasa (30/10).
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 31 Oktober 2012
Kehebatan Pesawat CN-295 Buatan PT.Dirgantarai Indonesia dan Airbus Military
TNI Angkatan Udara memperbarui armadanya dari Fokker 27 menjadi CN-295. Sudah ada 2 pesawat CN-295 yang tiba dari 9 pesawat yang dipesan TNI AU. Pesawat ini juga penanda kebangkitan industri dirgantara Indonesia pasca krisis ekonomi tahun 1998.
Pesawat ini adalah pesawat pengembangan dari pesawat CN-235 yang menangguk sukses di pasaran sejak diluncurkan tahun 1983, terbanyak digunakan di Turki, 61 pesawat. CN-235 merupakan proyek Casa, pabrikan pesawat Spanyol dan Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) Indonesia. Pesawat CN-295M merupakan pesawat angkut sedang taktis (medium airlifter) generasi terbaru yang sudah menggunakan full glass cockpit, digital avionic dan sepenuhnya kompatibel menggunakan night vision goggles (NVG), sehingga CN-295M merupakan pesawat angkut sedang versi militer yang dapat diandalkan di kelasnya. CN-295M mampu membawa sampai dengan total sembilan ton kargo atau kurang lebih 71 personel.
Pesawat ini juga mampu terbang sampai ketinggian 25 ribu kaki dengan kecepatan jelajah maksium 260 Knot (480 Km/Jam) serta dapat diterbangkan dan dikendalikan dengan aman dan sangat baik pada kecepatan rendah sampai dengan 110 Knots (203 Km/Jam). Dengan menggunakan 2 Mesin Turboprop Pratt & Whitney Canada (PW 127G), pesawat ini mampu melaksanakan lepas landas dan melaksanakan pendaratan pada landasan yang pendek (STOL/ Short Take Off & Landing) yaitu 670 m/2.200 kaki dengan berat tertentu. “Kemampuan Pesawat C-295 M dinilai sangat cocok dan ideal dikaitkan dengan tugas dan misi yang diemban oleh skadron Udara 2,” ujar Komandan Skadron Udara 2 Letkol Pnb Silaen di sela-sela penyerahan pesawat tersebut dalam dalam siaran pers TNI AU, Kamis (4/10/2012).
Label:
Industri Pertahanan,
Pesawat Tempur,
PT DI
Pasokan Energi dan Kekuatan Maritim
Sejarah membuktikan, sejak krisis minyak 1973 di negara-negara Barat, energi menjadi komoditas yang mampu memicu suhu politik dan keamanan dunia.
Dengan pergeseran kekuatan ekonomi dunia dari Barat ke Timur, peran Indonesia di Asia Pasifik sebagai tempat berinvestasi jadi sangat menarik. Sumber daya alam dan energi yang relatif banyak, pertumbuhan ekonomi tinggi, dan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia menjadi faktor-faktor pendukungnya.
Keunggulan komparatif ini tak bisa maksimal manfaatnya jika infrastruktur dan pasokan energi belum memadai. Sementara lokasi dan kondisi geografi Indonesia yang rentan ancaman keamanan dan bencana, penanganannya pun terkait erat pemenuhan energi domestik.
Dengan pergeseran kekuatan ekonomi dunia dari Barat ke Timur, peran Indonesia di Asia Pasifik sebagai tempat berinvestasi jadi sangat menarik. Sumber daya alam dan energi yang relatif banyak, pertumbuhan ekonomi tinggi, dan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia menjadi faktor-faktor pendukungnya.
Keunggulan komparatif ini tak bisa maksimal manfaatnya jika infrastruktur dan pasokan energi belum memadai. Sementara lokasi dan kondisi geografi Indonesia yang rentan ancaman keamanan dan bencana, penanganannya pun terkait erat pemenuhan energi domestik.
Label:
Kedaulatan Bangsa,
Kekuatan Militer,
TNI AL
Taktik Pemuda Hindari Belanda Saat Kongres
Pada zaman penjajahan Belanda, tak mudah bagi para pemuda untuk bertemu, apalagi dalam bentuk kongres. Namun tampaknya kesulitan itu tak berlaku bagi Mohammad Tabrani Soerjowitjitro.
Tokoh pemuda asal Pamekasan, Madura yang lahir pada 10 Oktober 1904 ini punya siasat supaya kongres pemuda tak ketahuan kompeni. Mengutip laporan khusus Majalah Tempo edisi 2 November 2008, untuk 'mengelabui' pemerintah Belanda, saat itu ia melakukan sejumlah trik kala
kongres.
Caranya, beberapa orang sengaja ia perintahkan mengobrol dengan kepala polisi rahasia dan sejumlah pejabat Belanda yang hadir. Tujuannya, agar mereka tak sempat menyimak pidato peserta kongres. Padahal, Kongres Pemuda Pertama pada 30 April - 2 Mei 1926 itu berjalan dengan menggunakan bahasa Belanda.
Tokoh pemuda asal Pamekasan, Madura yang lahir pada 10 Oktober 1904 ini punya siasat supaya kongres pemuda tak ketahuan kompeni. Mengutip laporan khusus Majalah Tempo edisi 2 November 2008, untuk 'mengelabui' pemerintah Belanda, saat itu ia melakukan sejumlah trik kala
kongres.
Caranya, beberapa orang sengaja ia perintahkan mengobrol dengan kepala polisi rahasia dan sejumlah pejabat Belanda yang hadir. Tujuannya, agar mereka tak sempat menyimak pidato peserta kongres. Padahal, Kongres Pemuda Pertama pada 30 April - 2 Mei 1926 itu berjalan dengan menggunakan bahasa Belanda.
Ikuti Indo Defence 2012 - Dua Unit Tank Leopard Datang Pekan Ini
Dua unit tank tempur utama Leopard dipastikan datang pada pekan ini. Tank yang didatangkan dari Jerman itu masing-masing terdiri atas satu unit jenis Leopard 2A4 dan satu unit jenis Leopard 2 Revolution.
"Dua tank ini akan datang pada 3 November ini dan rencananya dipamerkan di Indo Defence Expo pada 7-10 November mendatang," kata Pos Hutabarat, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan, di Kantor Kementerian Pertahanan, Selasa, 30 Oktober 2012.
Kedatangan Leopard, menurut Pos, akan menutup kedatangan alat utama sistem persenjataan yang sudah memasuki penghujung 2012. "Kemarin Tucano sudah datang, sepertinya setelah ini tidak ada lagi senjata yang akan datang," kata dia.
![]() |
| Miniatur Tank Leopard 2A5 Indonesia foto : beritahankam.blogspot.com |
"Dua tank ini akan datang pada 3 November ini dan rencananya dipamerkan di Indo Defence Expo pada 7-10 November mendatang," kata Pos Hutabarat, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan, di Kantor Kementerian Pertahanan, Selasa, 30 Oktober 2012.
Kedatangan Leopard, menurut Pos, akan menutup kedatangan alat utama sistem persenjataan yang sudah memasuki penghujung 2012. "Kemarin Tucano sudah datang, sepertinya setelah ini tidak ada lagi senjata yang akan datang," kata dia.
Laut China Selatan dan Laut China Timur Jadi Kawasan Strategis
Perkembangan lingkungan strategis di kawasan regional, khususnya di Laut China Selatan dan Laut China Timur telah menjadikan wilayah perairan yang dianggap strategis dan kaya akan sumber daya alam sebagai wilayah yang diperebutkan.
Hal tersebut ditegaskan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H, M.Hum pada saat memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Selasa (30/10).
Jabatan Komandan Lantamal IX Ambon diserahterimakan dari Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia S.sos kepada penggantinya Laksamana Pertama TNI Asep Burhanudin. Laksamana Pertama TNI Asep Burhanudin sebelumnya bertugas dilingkungan Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal) Jakarta sebagai Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kadisdikal), sedangkan Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia S. sos selanjutnya akan menempati jabatan barunya sebagai Kepala Dinas Hidro Oseanografi (Dishidros) TNI Angkatan Laut di Jakarta.
![]() |
| foto : koarmatim.tnial.mil.id |
Hal tersebut ditegaskan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H, M.Hum pada saat memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Selasa (30/10).
Jabatan Komandan Lantamal IX Ambon diserahterimakan dari Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia S.sos kepada penggantinya Laksamana Pertama TNI Asep Burhanudin. Laksamana Pertama TNI Asep Burhanudin sebelumnya bertugas dilingkungan Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal) Jakarta sebagai Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kadisdikal), sedangkan Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia S. sos selanjutnya akan menempati jabatan barunya sebagai Kepala Dinas Hidro Oseanografi (Dishidros) TNI Angkatan Laut di Jakarta.
Letkol Penerbang Untung Raih Rekor 1000 Jam Terbang Bersama Sukhoi
Letnan Kolonel (Letkol) Pnb. Untung Suropati yang merupakan Komandan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil pecahkan rekor seribu jam terbang dengan pesawat tempur Sukhoi 27/30.
Bertempat di Shelter Skadron Udara 11, Lanud Hasanuddin sebagai home base Pesawat Tempur Sukhoi 27/30, Senin (29/10), Letkol Untung mendapatkan siraman air bunga dan penyematan Bagde 1.000 jam terbang Sukhoi. Penghargaan diberikan oleh Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Palito Sitorus, mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin.
Sejak Juni 2011, Letkol Untung telah membukukan total jam terbang sebanyak 3.100 jam terbang, untuk Type Rating Pesawat AS 202 Bravo, T 34 Charlie, KT-1B Wong BEE, Hawk Mk-53, F-5 Tiger, Sukhoi 27 SK/SKM dan Sukhoi 30 MK/MK2. Di antaranya 1000 jam terbang diperoleh pada pesawat tempur Sukhoi.
![]() |
| Sejak Juni 2011, Letkol Untung telah membukukan total jam terbang sebanyak 3.100 jam terbang foto : jurnas.com |
Bertempat di Shelter Skadron Udara 11, Lanud Hasanuddin sebagai home base Pesawat Tempur Sukhoi 27/30, Senin (29/10), Letkol Untung mendapatkan siraman air bunga dan penyematan Bagde 1.000 jam terbang Sukhoi. Penghargaan diberikan oleh Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Palito Sitorus, mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin.
Sejak Juni 2011, Letkol Untung telah membukukan total jam terbang sebanyak 3.100 jam terbang, untuk Type Rating Pesawat AS 202 Bravo, T 34 Charlie, KT-1B Wong BEE, Hawk Mk-53, F-5 Tiger, Sukhoi 27 SK/SKM dan Sukhoi 30 MK/MK2. Di antaranya 1000 jam terbang diperoleh pada pesawat tempur Sukhoi.
Label:
Pesawat Tempur,
Propesionalisme TNI,
TNI AU
Selasa, 30 Oktober 2012
RUU Kamnas - Proporsionalitas Peran TNI Mesti Dikedepankan
Mahasiswa masih mengaji draf baru Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Keamanan Nasional (Kamnas) yang baru diserahkan pemerintah ke DPR. Dalam waktu dekat, kajian tersebut akan disampaikan kepada publik. Yang jelas, RUU Kamnas harus mengedepankan proporsionalitas peran aparat keamanan, khususnya TNI dan Polri.
"Kami sedang membandingkan sejumlah versi RUU Kamnas yang ada, termasuk draf baru yang minggu lalu diserahkan. Kami akan benarbenar mengaji sejauh mana RUU Kamnas mengatur peran TNI dan Polri karena peran kedua institusi ini yang kerap memunculkan kontroversi," kata Ketua Umum PB PMII, Addin Jauharuddin, saat dihubungi Koran Jakarta, Senin (29/10).
Ditanya apakah TNI perlu melewati garis tugasnya untuk ikut serta dalam tugas pengamanan, Addin berpendapat bahwa hal itu relatif. "Kalau ternyata situasi keamanannya memaksa TNI untuk terlibat, saya pikir itu sahsah saja," ujarnya.
![]() |
| gambar : antara |
"Kami sedang membandingkan sejumlah versi RUU Kamnas yang ada, termasuk draf baru yang minggu lalu diserahkan. Kami akan benarbenar mengaji sejauh mana RUU Kamnas mengatur peran TNI dan Polri karena peran kedua institusi ini yang kerap memunculkan kontroversi," kata Ketua Umum PB PMII, Addin Jauharuddin, saat dihubungi Koran Jakarta, Senin (29/10).
Ditanya apakah TNI perlu melewati garis tugasnya untuk ikut serta dalam tugas pengamanan, Addin berpendapat bahwa hal itu relatif. "Kalau ternyata situasi keamanannya memaksa TNI untuk terlibat, saya pikir itu sahsah saja," ujarnya.
167 Prajurit Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII-B/Minustah Tiba di Haiti
Sebanyak 167 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII-B/Minustah (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haiti) tiba di Haiti untuk melaksanakan misi perdamaian dari Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB). Mereka dipimpin Letkol Czi Arief Novianto selaku Komandan Satgas.
"Adapun para prajurit yang diturunkan meliputi 144 personel TNI AD, 21 personel TNI AL, dan 2 personel TNI AU. Para prajurit ini akan bergeser menuju daerah Gonaives, kurang lebih berjarak 180 kilometer dari Port Au Prince, Haiti," kata Perwira Penerangan Konga XXXII-B/Minustah, Kapten Czi Ali Akbar, dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Senin (29/10).
"Adapun para prajurit yang diturunkan meliputi 144 personel TNI AD, 21 personel TNI AL, dan 2 personel TNI AU. Para prajurit ini akan bergeser menuju daerah Gonaives, kurang lebih berjarak 180 kilometer dari Port Au Prince, Haiti," kata Perwira Penerangan Konga XXXII-B/Minustah, Kapten Czi Ali Akbar, dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Senin (29/10).
Terorisme Harus Menjadi Perhatian Seluruh Warga Negara
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta upaya penanganan masalah terorisme tidak hanya diserahkan kepada pihak kepolisian ataupun komando teritorial TNI.
"Jangan hanya menyerahkan kepada aparat kepolisian dan komando teritorial TNI. Hanya dengan cara itu kita bisa mencegah secara optimal dan efektif," kata Presiden dalam konferensi pers di Halim Perdana Kusuma Jakarta, Selasa (30/10).
Presiden SBY juga menyeru dunia terutama kepada negara-negara sahabat, agar dalam menjalin hubungan antarbangsa dan antarnegara juga mengindahkan rasa saling menghormati, menghargai, dan sensitif terhadap apa yang berlaku di komunitas, bangsa dan agama lain.
"Jangan sampai dunia juga memproduksi sumber-sumber sehingga terjadi aksi radikalitas dan kekerasan, termasuk terorisme. Istilah penistaan agama yang beberapa kali terjadi, hentikanlah. Tidak ada alasan apapun, tidak ada prakondisi apapun bagi terjadinya aksi-aksi kekerasan termasuk terorisme itu," ujar Kepala Negara.
![]() |
| Presiden SBY meminta keluarga untuk tidak pernah lepas membimbing putra-putrinya untuk jauh dari berbagai bentuk kejahatan terorisme foto : Desmunyoto P. Gunadi / Jurnal Nasional |
"Jangan hanya menyerahkan kepada aparat kepolisian dan komando teritorial TNI. Hanya dengan cara itu kita bisa mencegah secara optimal dan efektif," kata Presiden dalam konferensi pers di Halim Perdana Kusuma Jakarta, Selasa (30/10).
Presiden SBY juga menyeru dunia terutama kepada negara-negara sahabat, agar dalam menjalin hubungan antarbangsa dan antarnegara juga mengindahkan rasa saling menghormati, menghargai, dan sensitif terhadap apa yang berlaku di komunitas, bangsa dan agama lain.
"Jangan sampai dunia juga memproduksi sumber-sumber sehingga terjadi aksi radikalitas dan kekerasan, termasuk terorisme. Istilah penistaan agama yang beberapa kali terjadi, hentikanlah. Tidak ada alasan apapun, tidak ada prakondisi apapun bagi terjadinya aksi-aksi kekerasan termasuk terorisme itu," ujar Kepala Negara.
Minggu, 28 Oktober 2012
Teroris Semakin Merajalela, Densus 88 Kian Siaga
Sabtu siang 27 Oktober 2012, terdengar suara orang berlarian. Nita, salah seorang warga menduga, Pak RT sedang membagi-bagikan daging kurban yang baru dipotong, sehingga warga berebut untuk mendapat bagian.
Dugaannya salah. Keramaian itu dipicu aksi Detasemen Khusus 88 Antiteror yang menggerebek sebuah rumah di sebuah gang, Jalan Palmerah Barat 2 nomor 24, RT 003 RW 09. Rumah itu dekat pasar, dan hanya 100 meter dari Polsek Palmerah. Tak jauh dari kompleks Gedung DPR RI.
"Penangkapan sekitar pukul 11.00 WIB. Saya kira Pak RT mau bagikan daging kambing, karena memang lagi ada pemotongan kambing. Tapi pas saya keluar rumah sudah ramai ada polisi segala dan sudah dikasih garis polisi,” kata dia, Sabtu siang.
![]() |
| Sejumlah terduga teroris kembali ditangkap foto : Antara/Jessica Helena Wuysang |
Dugaannya salah. Keramaian itu dipicu aksi Detasemen Khusus 88 Antiteror yang menggerebek sebuah rumah di sebuah gang, Jalan Palmerah Barat 2 nomor 24, RT 003 RW 09. Rumah itu dekat pasar, dan hanya 100 meter dari Polsek Palmerah. Tak jauh dari kompleks Gedung DPR RI.
"Penangkapan sekitar pukul 11.00 WIB. Saya kira Pak RT mau bagikan daging kambing, karena memang lagi ada pemotongan kambing. Tapi pas saya keluar rumah sudah ramai ada polisi segala dan sudah dikasih garis polisi,” kata dia, Sabtu siang.
Tujuh Pasal Kontroversial dalam RUU Kamnas
Politisi PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR TB Hasanuddin mengatakan aturan-aturan yang terdapat dalam RUU Kamnas sudah ada dalam UU yang lainnya. TB Hasanuddin menilai ada tujuh Pasal yang krusial dan mengancam dalam RUU Kamnas ini.
Pertama, Pasal 14 ayat 1 yang berbunyi 'Status darurat militer diberlakukan apabila terjadi kerusuhan sosial'
Politisi PDI Perjuangan ini berpendapat status darurat militer seharusnya hanya diberlalukan jika ada pemberontakan bersenjata atau ada serangan militer dari luar. "Untuk kerusuhan sosial yang sifatnya rendah tidak perlu diberlakukan darurat militer. Kalau status darurat sipil TNI tidak bisa masuk, tapi kalau status darurat militer sepenuhnya bisa diambil oleh TNI," ungkap dia.
Kedua, Pasal 17 ayat 4 yang berbunyi 'Ketentuan mengenai ancaman potensial dan aktual diatur dengan Peraturan Presiden'.
"Jadi presiden boleh membuat skenario siapa saja yang menjadi ancaman. Misalnya kalau ada mogok ya bisa dikeluarkan Perpres kalau ini ancaman dan dengan segala kekuatannya ini bisa dikerahkan pasukan," ujarnya.
![]() |
| Politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddinfoto : Antara/ Ujang Zaelani |
Pertama, Pasal 14 ayat 1 yang berbunyi 'Status darurat militer diberlakukan apabila terjadi kerusuhan sosial'
Politisi PDI Perjuangan ini berpendapat status darurat militer seharusnya hanya diberlalukan jika ada pemberontakan bersenjata atau ada serangan militer dari luar. "Untuk kerusuhan sosial yang sifatnya rendah tidak perlu diberlakukan darurat militer. Kalau status darurat sipil TNI tidak bisa masuk, tapi kalau status darurat militer sepenuhnya bisa diambil oleh TNI," ungkap dia.
Kedua, Pasal 17 ayat 4 yang berbunyi 'Ketentuan mengenai ancaman potensial dan aktual diatur dengan Peraturan Presiden'.
"Jadi presiden boleh membuat skenario siapa saja yang menjadi ancaman. Misalnya kalau ada mogok ya bisa dikeluarkan Perpres kalau ini ancaman dan dengan segala kekuatannya ini bisa dikerahkan pasukan," ujarnya.
Korea Selatan Mulai Memproduksi Pesawat Latih T-50 Pesanan Indonesia
Pabrik Pesawat Korea Aerospace Industry (KAI) Korea Selatan mulai memproduksi Pesawat latih lanjut T-50 Golden Eagle pesanan Indonesia. Indonesia merupakan negara pertama yang memilih pesawat hasil rancangan gabungan Korea Aerospace Industry dan Lockheed Martin ini, tentunya selain Korea Selatan Selaku Produsen Pesawat Latih Lanjut ini.
Indonesia telah memutuskan untuk mengukanan pesawat latih lanjut T-Goldel Eagle ini pada tanggal 12 April 2011 setelah menyingkirkan kandidat lainnya yaitu Yak-130 buatan Rusia dan L-159B buatan Ceko. Pembelian pesawat ini bertujuan untuk menggantikan pesawat Hawk Mk-53 yang sudah ujur.
![]() |
Korea Aerospace Industry (KAI) Korea Selatan mulai memproduksi Pesawat latih lanjut T-50 Golden Eagle pesanan Indonesia. all foto : Viggen/defense-studies.blogspot.com
|
Indonesia telah memutuskan untuk mengukanan pesawat latih lanjut T-Goldel Eagle ini pada tanggal 12 April 2011 setelah menyingkirkan kandidat lainnya yaitu Yak-130 buatan Rusia dan L-159B buatan Ceko. Pembelian pesawat ini bertujuan untuk menggantikan pesawat Hawk Mk-53 yang sudah ujur.
Label:
Kerjasama Militer,
Pesawat Tempur,
TNI AU
Sabtu, 27 Oktober 2012
Naskah Sumpah Pemuda Dimanipulasi.?
Sejarah naskah Sumpah Pemuda tahun 1928 silan diduga dimanipulasi. Hal itu dikatakan Sejarahwan JJ Rijal dalam acara diskusi bertajuk 'Sumpah Pemuda di tengah sumpah serapah' di Cikini, Sabtu (27/10).
Menurut Rizal, tidak ada kata-kata sumpah dalam naskah otentik Sumpah Pemuda yang dibuat pada tanggal 28 Oktober 1928. Hal ini diketahui Rizal dari pemberitaan surat kabar Sinpo, surat kabar pertama yang memberitakan hasil Kongres Pemuda II tahun 1928. "Di situ cuma ditulis putusan kongres. Disebut bahwa kami putra-putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. Tidak ada kata sumpah," kata Rizal.
![]() |
| Hasil Scan Naskah Sumpah Pemuda Sumber : andy.web.id |
Menurut Rizal, tidak ada kata-kata sumpah dalam naskah otentik Sumpah Pemuda yang dibuat pada tanggal 28 Oktober 1928. Hal ini diketahui Rizal dari pemberitaan surat kabar Sinpo, surat kabar pertama yang memberitakan hasil Kongres Pemuda II tahun 1928. "Di situ cuma ditulis putusan kongres. Disebut bahwa kami putra-putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. Tidak ada kata sumpah," kata Rizal.
Tiga Negara Bersaing Buat Pengganti KRI Dewaruci
Upaya pemerintah untuk mencari pengganti kapal latih kadet KRI Dewaruci terus berjalan. Sejauh ini, ada tiga negara yang dibidik sebagai pembuat kapal layar tersebut.
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Marsetio mengatakan, proses untuk mendapatkan pengganti KRI Dewaruci hingga sekarang masih dalam tahap negosiasi. Proses itu,ujarnya,ada di Kementerian Pertahanan (Kemhan). Mabes TNI Angkatan Laut telah memilih lima perusahaan dari tiga negara yang siap memproduksi kapal pengganti KRI Dewaruci sebagai alternatif pilihan.
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Marsetio mengatakan, proses untuk mendapatkan pengganti KRI Dewaruci hingga sekarang masih dalam tahap negosiasi. Proses itu,ujarnya,ada di Kementerian Pertahanan (Kemhan). Mabes TNI Angkatan Laut telah memilih lima perusahaan dari tiga negara yang siap memproduksi kapal pengganti KRI Dewaruci sebagai alternatif pilihan.
Revitalisasi, PT PAL Anggarkan Belanja Modal Rp 549 Miliar Untuk Tahun 2013
Mengawali tahun 2013, PT PAL Indonesia (Persero) berniat memperbanyak belanja modal peralatan. Sedikitnya, Rp 75 miliar anggaran diperuntukkan khusus untuk merevitalisasi fasilitas produksi hingga 2014.
“Revitalisasi ini akan terus berjalan, dan belanja modal kami khususkan untuk modernisasi peralatan,” kata Direktur Utama PT PAL Firmansyah Arifin, Kamis (25/10).
Sebelumnya, PT PAL juga telah menginvestasikan biaya revitalisasi fasilitas produksi pada tahun ini senilai Rp 150 miliar. Bahkan, produsen kapal ‘berbendera’ BUMN tersebut mendapat tambahan dana revitalisasi untuk belanja modal seperdua bagian dari penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 648 miliar. “Separuhnya lagi untuk operasional perusahaan,” aku mantan Dirut PT DOK dan Perkapalan Surabaya (DPS) ini.
Dengan demikian, PT PAL yang sempat terseok karena merugi sekitar Rp 1,32 triliun pada tahun lalu itu mengalokasikan biaya revitalisasi untuk belanja modal sebesar Rp 549 miliar. Angka tersebut diperoleh dari rincian investasi senilai Rp 150 miliar pada tahun 2012 yang ditambahkan Rp 75 miliar biaya revitalisasi dalam setahun serta tambahan separuh bagian dari Rp 648 miliar dana PMN.
![]() |
| foto : beritahankam.blogspot.com |
“Revitalisasi ini akan terus berjalan, dan belanja modal kami khususkan untuk modernisasi peralatan,” kata Direktur Utama PT PAL Firmansyah Arifin, Kamis (25/10).
Sebelumnya, PT PAL juga telah menginvestasikan biaya revitalisasi fasilitas produksi pada tahun ini senilai Rp 150 miliar. Bahkan, produsen kapal ‘berbendera’ BUMN tersebut mendapat tambahan dana revitalisasi untuk belanja modal seperdua bagian dari penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 648 miliar. “Separuhnya lagi untuk operasional perusahaan,” aku mantan Dirut PT DOK dan Perkapalan Surabaya (DPS) ini.
Dengan demikian, PT PAL yang sempat terseok karena merugi sekitar Rp 1,32 triliun pada tahun lalu itu mengalokasikan biaya revitalisasi untuk belanja modal sebesar Rp 549 miliar. Angka tersebut diperoleh dari rincian investasi senilai Rp 150 miliar pada tahun 2012 yang ditambahkan Rp 75 miliar biaya revitalisasi dalam setahun serta tambahan separuh bagian dari Rp 648 miliar dana PMN.
Menyongsong Asa Militer Indonesia Menjadi ”Macan Asia”
Lembaga globalfirepower pada 2012 menyatakan Indonesia sebagai negara ke- 18 dalam hal kekuatan militer. Namun,itu lebih karena kekuatan manusianya.
Adapun untuk kondisi alat utama sistem senjata (alutsista), Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga berperingkat Globalfirepower di bawah Indonesia. Dalam sejumlah kesempatan, seperti pada awal Agustus 2012 di Mabes TNI dan diulangi pada saat HUT Ke-67 TNI pada 5 Oktober 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan betapa pentingnya penguatan pertahanan.
“Cita-cita dan semangat untuk tampil sebagai ‘macan asia’, itu masih. Lima tahun mendatang kita akan berubah, memiliki persenjataan, kita punya postur, punya alutsista. Saya minta dukungan rakyat, tidak boleh negara itu lemah dalam pertahanan. Nanti kalau lemah,mohon maaf,juga disepelekan negara-negara lain,” kata Presiden. Karena itu,pemerintah berkomitmen membangun pertahanan.
Adapun untuk kondisi alat utama sistem senjata (alutsista), Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga berperingkat Globalfirepower di bawah Indonesia. Dalam sejumlah kesempatan, seperti pada awal Agustus 2012 di Mabes TNI dan diulangi pada saat HUT Ke-67 TNI pada 5 Oktober 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan betapa pentingnya penguatan pertahanan.
![]() |
| Kekuatan Militer Indonesia Urutan 18 Dunia |
“Cita-cita dan semangat untuk tampil sebagai ‘macan asia’, itu masih. Lima tahun mendatang kita akan berubah, memiliki persenjataan, kita punya postur, punya alutsista. Saya minta dukungan rakyat, tidak boleh negara itu lemah dalam pertahanan. Nanti kalau lemah,mohon maaf,juga disepelekan negara-negara lain,” kata Presiden. Karena itu,pemerintah berkomitmen membangun pertahanan.
Indonesia-Singapura Samakan Persepsi dalam penyelesaian sengketa Laut China Selatan.
Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, mengatakan, Indonesia dan Singapura satu persepsi menjaga stabilitas kawasan melalui kesepakatan ASEAN tentang kode perilaku (CoC) penyelesaian sengketa Laut China Selatan.
"Kalau kita mencatat, dengan Singapura tentu ada kesepakatan bahwa kita bukan negara yang mengklaim tapi kita ingin memastikan ASEAN bisa menyepakati dan bisa dinegosiasikan dengan negara lain," katanya di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis, saat ditanyakan terkait perkembangan CoC.
Hal ini, menurut dia, merupakan salah satu hal yang sempat diutarakan Menteri Luar Negeri Singapura, K Shanmugam, saat diterima Presiden Susilo Yudhoyono, di Kantornya, Jakarta.
Menurut Faizasyah, menjelang KTT ASEAN di Kamboja, November mendatang, Singapura dan Indonesia memiliki persamaan persepsi agar persoalan China Selatan tidak menjadi konflik di ASEAN. Gangguan terhadap stabilitas kawasan akan membuat gejolak yang dapat berpengaruh pada perekonomian di kawasan.
"Kalau kita mencatat, dengan Singapura tentu ada kesepakatan bahwa kita bukan negara yang mengklaim tapi kita ingin memastikan ASEAN bisa menyepakati dan bisa dinegosiasikan dengan negara lain," katanya di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis, saat ditanyakan terkait perkembangan CoC.
Hal ini, menurut dia, merupakan salah satu hal yang sempat diutarakan Menteri Luar Negeri Singapura, K Shanmugam, saat diterima Presiden Susilo Yudhoyono, di Kantornya, Jakarta.
Menurut Faizasyah, menjelang KTT ASEAN di Kamboja, November mendatang, Singapura dan Indonesia memiliki persamaan persepsi agar persoalan China Selatan tidak menjadi konflik di ASEAN. Gangguan terhadap stabilitas kawasan akan membuat gejolak yang dapat berpengaruh pada perekonomian di kawasan.
Label:
Internasional,
Isu Politik,
Kerjasama Militer,
Konflik
18 Perwira Tinggi dan Menengah TNI dimutasi
Sebanyak 18 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) akan dimutasi jabatannya, sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/747/X/2012 tanggal 22 Oktober 2012, tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Kadispenum Puspen TNI Kolonel Cpl Ir Minulyo Suprapto, melalui pesan elektronik, di Jakarta, Kamis, mengatakan mutasi jabatan itu dalam rangka pembinaan organisasi TNI dan mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang dinamis dan semakin berat ke depan.
"TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui alih tugas dan alih jabatan personel baik promosi maupun pemberhentian di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) dan Menengah (Pamen) TNI," katanya.
Ke-18 orang yang dimutasi itu, di antaranya delapan orang perwira tinggi mutasi antar jabatan dalam pangkat yang sama:
1. Brigjen TNI (Mar) Prang Verry Kunto G dari Kasgartap III/Sby menjadi Direktur Konvensi dan Perangkat Hukum Internasional pada Deputi Kerjasama Internasional BNPT
2. Brigjen TNI (Mar) I Wayan Mendra dari Ir Kodiklat TNI menjadi Kasgartap III/Sby
![]() |
| Ilustrasi (ANTARA/Regina Safri) |
Kadispenum Puspen TNI Kolonel Cpl Ir Minulyo Suprapto, melalui pesan elektronik, di Jakarta, Kamis, mengatakan mutasi jabatan itu dalam rangka pembinaan organisasi TNI dan mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang dinamis dan semakin berat ke depan.
"TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui alih tugas dan alih jabatan personel baik promosi maupun pemberhentian di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) dan Menengah (Pamen) TNI," katanya.
Ke-18 orang yang dimutasi itu, di antaranya delapan orang perwira tinggi mutasi antar jabatan dalam pangkat yang sama:
1. Brigjen TNI (Mar) Prang Verry Kunto G dari Kasgartap III/Sby menjadi Direktur Konvensi dan Perangkat Hukum Internasional pada Deputi Kerjasama Internasional BNPT
2. Brigjen TNI (Mar) I Wayan Mendra dari Ir Kodiklat TNI menjadi Kasgartap III/Sby
Indonesian Cyber Army (ICA) Selection 2012
Indonesian
Cyber Army (ICA) Selection 2012 atau lebih dikenal dengan istilah
'Cyber Security Competition' telah memunculkan para jawaranya. Berikut
para tentara cyber Indonesia.
Acara yang berlangsung di Medan tersebut diikuti 20 tim yang berasal dari berbagai kota, mulai dari Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Palembang, Lampung, Jakarta, Depok, Yogyakarta hingga Denpasar.
Ada dua kategori yang dipertandingkan, Capture The Flag dan Digital Forensic. Untuk kategori Capture The Flag, juaranya adalah Cyber Army asal Palembang, posisi kedua dan ketiga ditempati Neophyte Depok dan Red Eagle Semarang.
Sementara untuk kategori Digital Forensic, juara pertama disabet TCP Ninja Bali, serta IT Centrum Forensic Yogyakarta dan Shutdown Depok harus puas sebagai runner up dan ketiga.
![]() |
| Ilustrasi Indonesian Cyber Army (ICA) foto : detik.com |
Acara yang berlangsung di Medan tersebut diikuti 20 tim yang berasal dari berbagai kota, mulai dari Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Palembang, Lampung, Jakarta, Depok, Yogyakarta hingga Denpasar.
Ada dua kategori yang dipertandingkan, Capture The Flag dan Digital Forensic. Untuk kategori Capture The Flag, juaranya adalah Cyber Army asal Palembang, posisi kedua dan ketiga ditempati Neophyte Depok dan Red Eagle Semarang.
Sementara untuk kategori Digital Forensic, juara pertama disabet TCP Ninja Bali, serta IT Centrum Forensic Yogyakarta dan Shutdown Depok harus puas sebagai runner up dan ketiga.
Kamis, 25 Oktober 2012
Modernisasi Alutsista TNI - Departemen Pertahanan Akan Belanjakan 16,7 milyar dolar AS Hingga tahun 2015
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, yang didukung oleh kepemimpinan militer dan memperoleh dana anggaran sebesar 16,7 milyar dolar AS, akan terus maju dengan rencana tiga tahunnya untuk memperkuat dan melakukan modernisasi persenjataan militer Indonesia.
Indonesia berada dalam perjalanan untuk mempengaruhi percaturan dunia, demikian menurut seorang analis - suatu ambisi yang dapat ditelusuri sejak proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945 dari penjajahan Belanda. Dengan laju pertumbuhan saat ini, Indonesia dapat menjadi salah satu dari lima negara dengan ekonomi terkuat sebelum tahun 2040, demikian ramalan para pejabat.
Sebagai inti dari komunitas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara [ASEAN] dan negara terbesar di komunitas Asia Tenggara, modernisasi pertahanan Indonesia berkemungkinan untuk menempatkan negara ini sebagai pembelanja militer utama di wilayah tersebut. Dan karena jalur reformasi Indonesia ke arah konsolidasi demokratis, para pengamat mengatakan bahwa kemunculan kekuatan militer negara ini tidak perlu dikhawatirkan akan mengalami destabilisasi.
Indonesia berada dalam perjalanan untuk mempengaruhi percaturan dunia, demikian menurut seorang analis - suatu ambisi yang dapat ditelusuri sejak proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945 dari penjajahan Belanda. Dengan laju pertumbuhan saat ini, Indonesia dapat menjadi salah satu dari lima negara dengan ekonomi terkuat sebelum tahun 2040, demikian ramalan para pejabat.
Sebagai inti dari komunitas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara [ASEAN] dan negara terbesar di komunitas Asia Tenggara, modernisasi pertahanan Indonesia berkemungkinan untuk menempatkan negara ini sebagai pembelanja militer utama di wilayah tersebut. Dan karena jalur reformasi Indonesia ke arah konsolidasi demokratis, para pengamat mengatakan bahwa kemunculan kekuatan militer negara ini tidak perlu dikhawatirkan akan mengalami destabilisasi.
Kerjasama Strategi Maritim Cegah Konflik Laut Cina Selatan
Masalah keamanan di Asia-Pasifik, khususnya Laut Cina Selatan , saat ini telah menjadi isu sentral, tidak hanya untuk negara-negara di kawasan tersebut, tetapi juga bagi negara-negara besar yang mempunyai kepentingan di kawasan ini. Secara geografis, Laut Cina Selatan dikelilingi 10 negara pantai (Brunei Darussalam, Kamboja, China, Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam).
Laut China Selatan merupakan area yang vital dalam sistem pelayaran internasional karena sejak lama telah menjadi Sea Lanes of Communication (SLOC) dan Sea Lanes of Trade (SLOT) bagi perdagangan internasional, suplai energi dan ekonomi, disamping memiliki kandungan sumber daya alam yang besar.
Karena itulah, maka upaya-upaya meningkatkan keamanan dan stabilitas di Laut Cina Selatan menjadi penting artinya terutama melalui kerja sama strategi maritim, dalam rangka mencegah terjadinya konflik kawasan ini.
Laut China Selatan merupakan area yang vital dalam sistem pelayaran internasional karena sejak lama telah menjadi Sea Lanes of Communication (SLOC) dan Sea Lanes of Trade (SLOT) bagi perdagangan internasional, suplai energi dan ekonomi, disamping memiliki kandungan sumber daya alam yang besar.
Karena itulah, maka upaya-upaya meningkatkan keamanan dan stabilitas di Laut Cina Selatan menjadi penting artinya terutama melalui kerja sama strategi maritim, dalam rangka mencegah terjadinya konflik kawasan ini.
Label:
Internasional,
Kedaulatan Bangsa,
Konflik
AS Bangun Pangkalan Militer di Morotai..??
Berkedok sebagai museum, AS akan hidupkan kembali pangkalan militer di Morotai – Maluku Utara.
Belum tuntas dengan jelas tentang kedaulatan pemerintah RI atas Free Port yang membentengi diri mereka – atas kawasan industri tambang emasnya, yang sedemikian ekslusif. Sehingga rakyat Indonesia selama ini menengarai keberadaan Free Port layaknya seperti negara dalam negara. Bahkan keberadaan Laboratorium Biologi militer AS – Namru 2 atau IUC – di Jantung ibukota RI, di jalan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta, masih tak terjamah oleh pemerintah RI, khususnya oleh Kementerian Kesehatan RI. Kini ada rencana pembangunan museum Perang Dunia II di Morotai, Maluku Utara.
Luput dari perhatian media massa lokal mau pun internasional. Sail Morotai 2012, Maluku Utara, diselenggarakan pada 11-15 September 2012 lalu, yang di buka oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono pada pukul 10.00 WITA. Dihadiri oleh para diplomat duta besar dari negara-negara sahabat, para veteran Perang Dunia II dari Australia dan Amerika. Dengan berbagai acara spektakuler, mulai dari aneka tari-tarian, terjun payung, hingga parade kapal-kapal perang dan kapal pesiar dari berbagai negara.
Belum tuntas dengan jelas tentang kedaulatan pemerintah RI atas Free Port yang membentengi diri mereka – atas kawasan industri tambang emasnya, yang sedemikian ekslusif. Sehingga rakyat Indonesia selama ini menengarai keberadaan Free Port layaknya seperti negara dalam negara. Bahkan keberadaan Laboratorium Biologi militer AS – Namru 2 atau IUC – di Jantung ibukota RI, di jalan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta, masih tak terjamah oleh pemerintah RI, khususnya oleh Kementerian Kesehatan RI. Kini ada rencana pembangunan museum Perang Dunia II di Morotai, Maluku Utara.
![]() |
| Dokumen Lanud Militer AS di Morotai Perang Dunia II foto : pelitaonline.com |
Luput dari perhatian media massa lokal mau pun internasional. Sail Morotai 2012, Maluku Utara, diselenggarakan pada 11-15 September 2012 lalu, yang di buka oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono pada pukul 10.00 WITA. Dihadiri oleh para diplomat duta besar dari negara-negara sahabat, para veteran Perang Dunia II dari Australia dan Amerika. Dengan berbagai acara spektakuler, mulai dari aneka tari-tarian, terjun payung, hingga parade kapal-kapal perang dan kapal pesiar dari berbagai negara.
Label:
Isu Politik,
Kedaulatan Bangsa,
Nasionalisme
Lanud Tarakan Gelar Latihan Pertahanan Pangkalan
Personel Lanud Tarakan berhasil melumpuhkan gerombolan teroris yang berencana akan membajak pesawat salah satu maskapai penerbangan dan selanjutnya akan menguasai pangkalan dan bandara juwata Tarakan. Itu merupakan skenario pertahanan pangkalan(hanlan) yang digelar oleh Lanud Tarakan dan merupakan program kerja dinas operasi yang dilaksanakan diseputaran runway bandara juwata tarakan, baru-baru ini.
Latihan ini diawali dengan tertangkapnya salah satu GPK yang membawa sebuah bom dengan daya ledak tinggi dan berniat akan membajak salah satu maskapai penerbangan.
Dengan kemampuan intelijen Lanud Tarakan didapatkan informasi masih adanya GPK di seputaran runway yang akan menghambat penerbangan. Atas perintah kepala dinas operasi (kadisops), 20 personel lanud tarakan diperintahkan untuk menyisir sepanjang runway,lalu kontak senjata terjadi antara personel hanlan dan GPK yang berjumlah 5 orang,dan dimana personel hanlan berhasil melumpuhkan gpk dan menguasai kembali pangkalan serta bandara juwata tarakan.
![]() |
| Personel Lanud Tarakan Gelar Latihan Pertahanan Pangkalanfoto : majalahpotretindonesia.com |
Latihan ini diawali dengan tertangkapnya salah satu GPK yang membawa sebuah bom dengan daya ledak tinggi dan berniat akan membajak salah satu maskapai penerbangan.
Dengan kemampuan intelijen Lanud Tarakan didapatkan informasi masih adanya GPK di seputaran runway yang akan menghambat penerbangan. Atas perintah kepala dinas operasi (kadisops), 20 personel lanud tarakan diperintahkan untuk menyisir sepanjang runway,lalu kontak senjata terjadi antara personel hanlan dan GPK yang berjumlah 5 orang,dan dimana personel hanlan berhasil melumpuhkan gpk dan menguasai kembali pangkalan serta bandara juwata tarakan.
Bandara Polonia Medan Akan Dijadikan Pangkalan UAV dan Pesawat Tempur TNI AU
Dan Lanud Soewondo Medan Kolonel (Pnb) SM Handoko mengungkapkan, jika seluruh penerbangan sipil nantinya suda pindah ke Bandara Medan yang baru di Kualanmu, maka TNI Angkatan Udara akan menempatkan armada pesawat tempur intai di Bandara Polonia.
“Pada tahun 2013, Bandara Polonia nantinya akan dijadikan sebagai bagian dari Lanud. Di situ akan ditempatkan pesawat tempur intai,” kata Dan Lanud saat silaturahmi dengan wartawan media cetak dan elektronik di VIP Room Lanud Soewondo Medan, Senin (22/10).
Penegasan Dan Lanud itu menanggapi spekulasi kalangan pengusaha pengembang hunian mewah yang seolah-olah kawasan Bandara Polonia akan dijadikan sebagai pusat bisnis setelah pindah ke Kualanamu di Deli Serdang.
![]() |
| Bandara Polonia Medan |
“Pada tahun 2013, Bandara Polonia nantinya akan dijadikan sebagai bagian dari Lanud. Di situ akan ditempatkan pesawat tempur intai,” kata Dan Lanud saat silaturahmi dengan wartawan media cetak dan elektronik di VIP Room Lanud Soewondo Medan, Senin (22/10).
Penegasan Dan Lanud itu menanggapi spekulasi kalangan pengusaha pengembang hunian mewah yang seolah-olah kawasan Bandara Polonia akan dijadikan sebagai pusat bisnis setelah pindah ke Kualanamu di Deli Serdang.
Indobatt Raih Juara Satu Menembak Pistol UNIFIL
Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indobatt (Indonesioan Batallion) meraih juara satu di kelas pistol pada pertandingan menembak Intercontingen Shooting Championship yang diselenggarakan oleh Sektor Timur UNIFIL, bertempat di lapangan tembak Sektor Ebel El Saqi, Lebanon Selatan.
Indobatt menempati urutan pertama setelah mendapatkan nilai mutlak kumulatif Tim 435, urutan kedua Indbatt (India Battalion) dengan nilai 415, sedangkan LAF (Lebanise Armed Force) Brigade 8 menempati urutan ke tiga dengan total nilai 346.
Lomba menembak tingkat Sektor Timur UNIFIL kali ini diikuti oleh 8 tim petembak, antara lain dari Spain Batt (Spanyol), Indobatt (Indonesia), Indbatt (India), Nepalbatt (Nepal), Malcoy (Malaysia), Sector East Military Police Unit (Indonesia), Brigade-8 LAF (Lebanon) dan Brigade-9 LAF, dengan mempertandingkan dua kelas yaitu senjata laras panjang (Rifle) dan senjata pistol, sementara untuk kelas laras panjang petembak Indobatt menempati urutan kedua setelah India dengan nilai kumulatif tim 267 sedangkan menempati urutan ke tiga dari Sector East Military Police unit dengan nilai total 207.
![]() |
| foto : poskotanews.com |
Indobatt menempati urutan pertama setelah mendapatkan nilai mutlak kumulatif Tim 435, urutan kedua Indbatt (India Battalion) dengan nilai 415, sedangkan LAF (Lebanise Armed Force) Brigade 8 menempati urutan ke tiga dengan total nilai 346.
Lomba menembak tingkat Sektor Timur UNIFIL kali ini diikuti oleh 8 tim petembak, antara lain dari Spain Batt (Spanyol), Indobatt (Indonesia), Indbatt (India), Nepalbatt (Nepal), Malcoy (Malaysia), Sector East Military Police Unit (Indonesia), Brigade-8 LAF (Lebanon) dan Brigade-9 LAF, dengan mempertandingkan dua kelas yaitu senjata laras panjang (Rifle) dan senjata pistol, sementara untuk kelas laras panjang petembak Indobatt menempati urutan kedua setelah India dengan nilai kumulatif tim 267 sedangkan menempati urutan ke tiga dari Sector East Military Police unit dengan nilai total 207.
Koarmabar Siapkan 9 KRI Untuk Ikuti Latihan Gabungan 2012
Komando Arrmada RI Kawasan Barat (Koarmabar ) direncanakan menyiapkan 9 unsur KRI yang dilibatkan dan tergabung dalam latihan gabungan (Latgab ) 2012 yang akan melaksanakan manuver lapangan di perairan laut Sulawesi dan pendaratan Amphibi di pantai Sangata Kalimantan Timur .
Sembilan Unsur kapal perang RI yang dilibatkan dari Koarmabar meliputi unsur kapal perang jenis perusak kawal 5 KRI terdiri dari KRI Patimurra-371, KRI Teuku Umar-385,KRI Wiratno -379 , KRI Silas Papare-386 dan KRI Tjiptadi-381 yang sehari-hari dibawah pembinaan satuan kapal eskorta Komanmdo Armada RI Kawasan Barat (Satkor koarmabar ).
Selain itu jenis FPB 57 KRI Todak-631 dan KRI Barakuda- 633 yang sehari-hari dibawah pembinaan satuan kapal cepat Komando armada RI Kawas Barat jenisn (Satkat Koarmabar) dan 2 KRI jenis jenis angkut Tank tipe Froch KRI Teluk Celukan Bawang-532.dan KRI Teluk Sibolga -536 yang sehari-hari dibawah pembinaan Satuan Kapal amfibi Komando Armada RI Kawasan Barat (Satfib Koarmabar)
![]() |
| KRI Patimura 371 TNI AL foto : wikipedia |
Sembilan Unsur kapal perang RI yang dilibatkan dari Koarmabar meliputi unsur kapal perang jenis perusak kawal 5 KRI terdiri dari KRI Patimurra-371, KRI Teuku Umar-385,KRI Wiratno -379 , KRI Silas Papare-386 dan KRI Tjiptadi-381 yang sehari-hari dibawah pembinaan satuan kapal eskorta Komanmdo Armada RI Kawasan Barat (Satkor koarmabar ).
Selain itu jenis FPB 57 KRI Todak-631 dan KRI Barakuda- 633 yang sehari-hari dibawah pembinaan satuan kapal cepat Komando armada RI Kawas Barat jenisn (Satkat Koarmabar) dan 2 KRI jenis jenis angkut Tank tipe Froch KRI Teluk Celukan Bawang-532.dan KRI Teluk Sibolga -536 yang sehari-hari dibawah pembinaan Satuan Kapal amfibi Komando Armada RI Kawasan Barat (Satfib Koarmabar)
Label:
Kapal Perang,
Latiham Militer,
TNI AL
Rabu, 24 Oktober 2012
Tim TNI AD Juara Lomba Tembak Panglima TNI Cup 2012
Tim TNI AD menjuarai lomba tembak Panglima TNI Cup Tahun 2012 dengan perolehan 43 Emas, 23 Perak, dan 14 Perunggu yang ditutup oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., di lapangan tembak Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Juara 2 ditempati oleh Tim TNI AL dengan perolehan 13 Emas, 19 Perak, dan 12 Perunggu, sedangkan Tim Mabes TNI berada di posisi ke 3 dengan perolehan 3 Emas, 9 Perak, dan 17 Perunggu.
Dalam lomba tembak tersebut, juga ditampilkan eksebisi Perwira Tinggi (Pati) TNI dengan hasil sebagai berikut : Materi Slow and Rapid Fire : Untuk katagori Perorangan, Juara 1 Brigjen TNI S. Kadir dari Tim TNI AD “A”; Juara 2 Brigjen TNI Mar Giarto dari Tim Mabes TNI “A”; dan Juara 3 Brigjen TNI I Made Agra dari Tim TNI AD “A”. Katagori Beregu, Juara 1 Tim TNI AD “A”; Juara 2 Tim Mabes TNI “A”; dan Juara 3 Tim TNI AL.
![]() |
| Tim TNI AD Juara Lomba Tembak Panglima TNI Cup 2012 all foto : tribunnews.com |
Juara 2 ditempati oleh Tim TNI AL dengan perolehan 13 Emas, 19 Perak, dan 12 Perunggu, sedangkan Tim Mabes TNI berada di posisi ke 3 dengan perolehan 3 Emas, 9 Perak, dan 17 Perunggu.
Dalam lomba tembak tersebut, juga ditampilkan eksebisi Perwira Tinggi (Pati) TNI dengan hasil sebagai berikut : Materi Slow and Rapid Fire : Untuk katagori Perorangan, Juara 1 Brigjen TNI S. Kadir dari Tim TNI AD “A”; Juara 2 Brigjen TNI Mar Giarto dari Tim Mabes TNI “A”; dan Juara 3 Brigjen TNI I Made Agra dari Tim TNI AD “A”. Katagori Beregu, Juara 1 Tim TNI AD “A”; Juara 2 Tim Mabes TNI “A”; dan Juara 3 Tim TNI AL.
Kasad ajak KNPI satukan langkah Demi Masadepan Bangsa
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhi Wibowo mengajak Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyatukan langkah ke depan dalam membangun bangsa.
"Hari ini mari kita satukan langkah ke depan," kata Kasad saat berbicara pada Rakernas KNPI di Senggigi, Lombok, NTB, Selasa.
Selain Jenderal Pramono, hadir pula sebagai pembicara Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar dan mantan Ketua Umum DPP KNPI Tjahjo Kumolo.
Di hadapan Ketua Umum DPP KNPI Taufan EN Rotorasiko serta seluruh jajaran pengurus di tingkat pusat dan daerah seluruh provinsi, Pramono menegaskan penyelenggaraan Rakernas KNPI itu memiliki momentum yang sangat tepat menjelang peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
![]() |
| Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo (FOTO ANTARA) |
"Hari ini mari kita satukan langkah ke depan," kata Kasad saat berbicara pada Rakernas KNPI di Senggigi, Lombok, NTB, Selasa.
Selain Jenderal Pramono, hadir pula sebagai pembicara Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar dan mantan Ketua Umum DPP KNPI Tjahjo Kumolo.
Di hadapan Ketua Umum DPP KNPI Taufan EN Rotorasiko serta seluruh jajaran pengurus di tingkat pusat dan daerah seluruh provinsi, Pramono menegaskan penyelenggaraan Rakernas KNPI itu memiliki momentum yang sangat tepat menjelang peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
Unhan Kaji Pembentukan Konsorsium Ilmu Pertahanan
Universitas Pertahanan (Unhan) menggagas pembentukan sebuah asosiasi atau konsorsium ilmu pertahanan yang berfingsi sebagai pusat pengembangan dan pengajian ilmu pertahanan. Ini dilakukan agar pertahanan senantiasa terus dimutakhirkan sebagai ilmu.
"Keberadaan konsorsium ini akan membuat ilmu pertahanan bisa diajarkan di universitas-universitas umum. Makin banyak yang mempelajari ilmu pertahanan, makin bagus," kata Rektor Unhan, Letjen (Purn) Syarifudin Tippe, saat membuka lokakarya ilmu pertahanan bertema "Memosisikan Kajian Pertahanan Menjadi Ilmu Pengetahuan", di Jakarta, Selasa (23/10).
![]() |
| Foto kotan jakarta |
"Keberadaan konsorsium ini akan membuat ilmu pertahanan bisa diajarkan di universitas-universitas umum. Makin banyak yang mempelajari ilmu pertahanan, makin bagus," kata Rektor Unhan, Letjen (Purn) Syarifudin Tippe, saat membuka lokakarya ilmu pertahanan bertema "Memosisikan Kajian Pertahanan Menjadi Ilmu Pengetahuan", di Jakarta, Selasa (23/10).
2014, Ajang Tempur Dua Jenderal TNI AD
Tahun 2014 diperkirakan akan menjadi ajang pertempuran dua orang jenderal TNI-AD untuk menuju kursi RI 1. Kedua jenderal yang diperkirakan akan memasuki arena tersebut adalah Prabowo Subianto dan Pramono Edy Wibowo.
Pemenang dari pertempuran tersebut diyakini adalah dia yang mampu memenuhi keinginan maupun harapan masyarakat banyak. “Tergantung bagaimana mereka mengelola harapan rakyat,” kata pendiri Institute Presiden Imdonesia (IPI), Cristianto Wibisono dalam bedah buku karya Roy BB Janis berjudul "Soeharto Murid Soekarno" di ruang wartawan Gedung DPR RI, Selasa (23/10).
Dalam kesempatan itu pula, Cristian menilai negara ini sedang menghadapi persoalan besar, yakni dalam hal kepemimpinan nasional. Hal tesebut disebabkan sistem pemerintahan yang diwarisi oleh pemerintahan-pemerintahan sebelunya yang tidak mengatur secara jelas antara presidensial maupun parlementer.
![]() |
| Prabowo Subianto Salah Satu Jendral Purnawirawan Yang diperkirakan Akan Meramaikan Pemilihan Presiden 2014foto : jurnas.com |
Pemenang dari pertempuran tersebut diyakini adalah dia yang mampu memenuhi keinginan maupun harapan masyarakat banyak. “Tergantung bagaimana mereka mengelola harapan rakyat,” kata pendiri Institute Presiden Imdonesia (IPI), Cristianto Wibisono dalam bedah buku karya Roy BB Janis berjudul "Soeharto Murid Soekarno" di ruang wartawan Gedung DPR RI, Selasa (23/10).
Dalam kesempatan itu pula, Cristian menilai negara ini sedang menghadapi persoalan besar, yakni dalam hal kepemimpinan nasional. Hal tesebut disebabkan sistem pemerintahan yang diwarisi oleh pemerintahan-pemerintahan sebelunya yang tidak mengatur secara jelas antara presidensial maupun parlementer.
Guskamla Koarmabar Tingkatkan Operasi di Perairan Riau dan Natuna
Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat ( Guskamlaarmabar ) dengan Komandan Laksma TNI Pranyoto S.Pi melaksanakan kegiatan operasi keamanan laut (operasi kamla ) dengan melibatkan sejumlah unsur kapal perang RI disekitar perairan Riau , Natuna dan Selat Malaka serta di perairan perbatasan dengan Negara tetangga di Kawasan Barat Indonesia.
Dalam operasi sepanjang tahun tersebut melibatkan sejumlah unsur kapal perang RI jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat diantaranya jenis perusak Kawal tipe parchim KRI Sultan Thaha Saifuddin-376, Tipe kapal cepat Fast patrol Boat (FPB ) 57 KRI Barakuda-633 , jenis PC Attack Class KRI Siliman 848 dan KRI Sigurot-864 dan jenis PC 40 KRI Sanca 815
Kehadiran unsur-unsur kspal perang RI secara berlanjut tersebut dihadirkan di wilayah perairan dengan skala prioritas di wilayah perairan yang telah ditentukan dalam rangka menindak bentuk-bentuk pelanggaran dilaut dan sekaligus untuk memberikan rasa aman terhadap para pengguna laut dalam melaksanakan kegaiatan pelayaran.
![]() |
| KRI Sultan Thaha Saifuddin 376 Tengah melakukan patroli keamanan laut foto : poskotanews.com |
Kehadiran unsur-unsur kspal perang RI secara berlanjut tersebut dihadirkan di wilayah perairan dengan skala prioritas di wilayah perairan yang telah ditentukan dalam rangka menindak bentuk-bentuk pelanggaran dilaut dan sekaligus untuk memberikan rasa aman terhadap para pengguna laut dalam melaksanakan kegaiatan pelayaran.
Pesawat Tempur TNI AU Bombardir Belitung
Diawali pesawat intai Boeing 737 Skadron Udara 5 mengamati daerah sasaran operasi dan dilanjutkan pesawat-pesawat tempur TNI AU yang melibatkan pesawat F-16 Fighting Falcon, SU-27/30 Sukhoi, Hawk 109/209, melakukan pemboman di sasaran yang telah dideteksi pesawat Boeing.
Setelah sasaran di bombardir, tim SAR Tempur (Sarpur) melaksanakan evakuasi bagi penerbang yang melakukan eject setelah di tembak lawan dengan menggunakan dua pesawat SA-330 Puma dan satu pesawat NAS-332 Super Puma dengan tehnik Slink.
Untuk mencegah aksi teror dilakukan penyisiran oleh satu Batalyon Paskhas yang di pimpin Komandan Wing 1 Paskhas Kolonel Psk. Eris, yang diterjunkan dengan enam pesawat C-130 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma dan Skadron Udara 32 Lanud Abdurachman Saleh. Untuk mendukung moril pasukan, diterjunkan dukungan logistik, obat-obatan dan amunisi dengan dua C-130 Hercules dengan tehnik Container Delevery System (CDS).
![]() |
| Pesawat Tempur Hwak TNI AU Bombardir Belitung all foto : poskotanews.com |
Setelah sasaran di bombardir, tim SAR Tempur (Sarpur) melaksanakan evakuasi bagi penerbang yang melakukan eject setelah di tembak lawan dengan menggunakan dua pesawat SA-330 Puma dan satu pesawat NAS-332 Super Puma dengan tehnik Slink.
Untuk mencegah aksi teror dilakukan penyisiran oleh satu Batalyon Paskhas yang di pimpin Komandan Wing 1 Paskhas Kolonel Psk. Eris, yang diterjunkan dengan enam pesawat C-130 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma dan Skadron Udara 32 Lanud Abdurachman Saleh. Untuk mendukung moril pasukan, diterjunkan dukungan logistik, obat-obatan dan amunisi dengan dua C-130 Hercules dengan tehnik Container Delevery System (CDS).
KSAL Puas Atas Hasil Uji Coba Senjata Strategis
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno menyatakan puas dengan hasil uji coba beberapa peralatan tempur dan senjata strategis pada latihan Armada Jaya ke-31 di Perairan Kawasan Indonesia Timur, 9-22 Oktober 2012.
Ditemui usai upacara penutupan latihan perang Armada Jaya 2012 di Koarmatim, Surabaya, Selasa, KSAL menegaskan, kegiatan latihan perang tahunan berskala besar tersebut berlangsung sukses, kendati ada beberapa kekurangan yang masih perlu disempurnakan.
"Tadinya kami ingin mencoba empat senjata strategis baru, tetapi sasaran terbatas. Apalagi satu kapal yang disiapkan sebagai sasaran langsung tenggelam hanya sekali tembakan rudal sehingga tiga senjata lainnya tidak jadi digunakan," katanya.
Adapun senjata strategis yang rencananya diujicobakan dalam latihan tersebut, antara Rudal Yakhont, Excocet MM-40 dan Rudal C-802 dari kapal atas air.
Ditemui usai upacara penutupan latihan perang Armada Jaya 2012 di Koarmatim, Surabaya, Selasa, KSAL menegaskan, kegiatan latihan perang tahunan berskala besar tersebut berlangsung sukses, kendati ada beberapa kekurangan yang masih perlu disempurnakan.
"Tadinya kami ingin mencoba empat senjata strategis baru, tetapi sasaran terbatas. Apalagi satu kapal yang disiapkan sebagai sasaran langsung tenggelam hanya sekali tembakan rudal sehingga tiga senjata lainnya tidak jadi digunakan," katanya.
Adapun senjata strategis yang rencananya diujicobakan dalam latihan tersebut, antara Rudal Yakhont, Excocet MM-40 dan Rudal C-802 dari kapal atas air.
Selasa, 23 Oktober 2012
TNI AD Salurkan Ambulans untuk Warga Perbatasan
Satgas penjaga perbatasan TNI AD akan dilengkapi dengan fasilitas mobil ambulans untuk mendukung pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun anggota. Mabes TNI AD mengirimkan lima unit ambulans masing-masing dua unit ke perbatasan di Papua dan Kalimantan serta satu unit untuk perbatasan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kebutuhan ambulans banyak sekali. Makin banyak tersedia, makin bagus. Ambulans ini akan tetap berada di sana sekalipun pasukan penjaga perbatasan di-rolling per enam bulan sekali," kata Kepala Staf TNI AD (Kasad), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, pada acara serahterima bantuan lima unit ambulans dari BNI dan Paguyuban Sekata untuk Kemanusiaan di Markas Besar TNI AD Jakarta, Senin (22/10).
![]() | |
| Bantuan mobil ambulans dari BNI dan Paguyubun Sekata untuk Kemanusiaan diterima langsung oleh KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Mabes TNI AD, Jakarta. All foto : http://kabarcepat.com |
"Kebutuhan ambulans banyak sekali. Makin banyak tersedia, makin bagus. Ambulans ini akan tetap berada di sana sekalipun pasukan penjaga perbatasan di-rolling per enam bulan sekali," kata Kepala Staf TNI AD (Kasad), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, pada acara serahterima bantuan lima unit ambulans dari BNI dan Paguyuban Sekata untuk Kemanusiaan di Markas Besar TNI AD Jakarta, Senin (22/10).
TNI AD Juara Tembak ASEAN, Senjata RI Makin Diminati
TNI Angkatan Darat tetap memprioritaskan senjata-senjata buatan dalam negeri untuk kebutuhan alat utama sistem persenjataan atau alutsista. TNI Angkatan Darat yakin alutsista buatan anak negeri tak kalah dengan produksi asing, terutama buatan PT Pindad.
"Kami utamakan dan usahakan tetap menggunakan alutsista produk dalam negeri. Alutsista utama yang digunakan prajurit adalah senjata," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Senin 22 Oktober 2012.
Menurut Pramono, TNI AD senjata-senjata dalam negeri yang digunakan prajuritnya bukan hanya menjadi alat utama yang dipakai. Tapi sudah menjadi senjata unggulan saat tampil di ajang internasional.
"Kemarin bertanding di lomba tembak level ASEAN kita jadi nomor satu. Dan itu sudah diakui negara tetangga," kata adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini.
![]() |
| Kontingen TNI AD membidik sasaran mengunakan Senjata SS2 Pindad foto : http://indo-defense.blogspot.com |
"Kami utamakan dan usahakan tetap menggunakan alutsista produk dalam negeri. Alutsista utama yang digunakan prajurit adalah senjata," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Senin 22 Oktober 2012.
Menurut Pramono, TNI AD senjata-senjata dalam negeri yang digunakan prajuritnya bukan hanya menjadi alat utama yang dipakai. Tapi sudah menjadi senjata unggulan saat tampil di ajang internasional.
"Kemarin bertanding di lomba tembak level ASEAN kita jadi nomor satu. Dan itu sudah diakui negara tetangga," kata adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini.
Label:
Pindad,
Prestasi Militer,
Produk Nasional,
Senapan,
TNI AD
TNI AL Tangkap Kapal Asing di Madura
Kapal asing berbendera Singapura ditangkap Patroli TNI AL, saat berlayar di Perairan Madura, Senin (22/10/2012) pukul 01.30 WIB. Kapal bernama MV Executive itu diketahui milik True Wisdom PTE LTD.
Diduga kapal itu tidak dilengkapi surat izin berlayar, dan hingga Senin malam ditahan di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi.
Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M Nazif, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih memeriksa nakhoda dan awak kapal tersebut.
Sumber : Kompas
Diduga kapal itu tidak dilengkapi surat izin berlayar, dan hingga Senin malam ditahan di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi.
Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M Nazif, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih memeriksa nakhoda dan awak kapal tersebut.
Sumber : Kompas
Sukhoi latihan Angkasa Yudha 2012
Senin pagi, 22 oktober, disaat dingin masih menyelimuti Jakarta, puluhan kru teknis skadron udara 11 telah sibuk. Mereka sibuk mempersiapkan persenjataan untuk dibawa oleh 4 buah Su-27SKM/30Mk-2. Tampak masing-masing pesawat dipasang 12 buah bom OFAB-100, untuk nantinya dimuntahkan ke sasaran di kawasan Tanjung pandan, Bangka Belitung. Sejatinya, Sukhoi mampu membawa hingga 22 buah bom jenis OFAB-100.
Geladi lapang latihan Angkasa Yudha 2012 sendiri akan diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 21-23 Oktober di Air Weapon Range (AWR) Buding Lanud H. Abdullah Sanusi Hanandjoeddin (Ash) Tanjung Pandan Pulau Belitung. Angkasa Yudha 2012 juga melibatkan satuan-satuan dari Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak, Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Skadron Udara 2 dan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Skadron Udara 12 Lanud Rusmin Nurjadin Pekan Baru, Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Skadron Udara 4 dan 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, unsur Satuan Radar dan Paskhas.
Geladi lapang latihan Angkasa Yudha 2012 sendiri akan diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 21-23 Oktober di Air Weapon Range (AWR) Buding Lanud H. Abdullah Sanusi Hanandjoeddin (Ash) Tanjung Pandan Pulau Belitung. Angkasa Yudha 2012 juga melibatkan satuan-satuan dari Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak, Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Skadron Udara 2 dan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Skadron Udara 12 Lanud Rusmin Nurjadin Pekan Baru, Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Skadron Udara 4 dan 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, unsur Satuan Radar dan Paskhas.
Mahasiswa Wajib Kawal Keutuhan NKRI
PANGDAM III/Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaya mengingatkan. perjalanan 67 tahun kemerdekaan Indonesia bukan perjalanan yang mulus, tetapi berliku dan penuh dinamika yang diwarnai oleh revolusi fisik, pemberontakan dan krisis ekonomi yang berdampak pada terjadinya reformasi.
“Kewajiban Mahasiswa bersama elemen bangsa sekarang adalah mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia agar menjadi Negara dan bangsa yang maju dan sejahtera,” ujar Pangdam saat menjadi pembicara dalam Pekan Integrasi Nasional Resimen Mahawarman Batalyon XI/Universitas Pendidikan Indonesia di Bale Pertemuan UPI, Jalan DR. Setiabudhi Bandung, Senin (22/10/2012).
Pangdam menjelaskan bahwa NKRI merupakan harga mati yang harus dipertahankan sampai kapanpun. Untuk mewujudkan itu menurut Pangdam, Bangsa Indonesia sesungguhnya memiliki modal sosial (Social capital) yang besar diantaranya adanya sikap toleransi dan semangat kesetiakawanan social, semangat musyawarah untuk mufakat, semangat nasionalisme dan patriotisme serta semangat gotong royong yang telah menjadi bagian budaya bangsa.
![]() |
| Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaya menerima plakat usia memberikan ceramah foto : Pelita Online |
“Kewajiban Mahasiswa bersama elemen bangsa sekarang adalah mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia agar menjadi Negara dan bangsa yang maju dan sejahtera,” ujar Pangdam saat menjadi pembicara dalam Pekan Integrasi Nasional Resimen Mahawarman Batalyon XI/Universitas Pendidikan Indonesia di Bale Pertemuan UPI, Jalan DR. Setiabudhi Bandung, Senin (22/10/2012).
Pangdam menjelaskan bahwa NKRI merupakan harga mati yang harus dipertahankan sampai kapanpun. Untuk mewujudkan itu menurut Pangdam, Bangsa Indonesia sesungguhnya memiliki modal sosial (Social capital) yang besar diantaranya adanya sikap toleransi dan semangat kesetiakawanan social, semangat musyawarah untuk mufakat, semangat nasionalisme dan patriotisme serta semangat gotong royong yang telah menjadi bagian budaya bangsa.
Wakasal Luncurkan Kapal Pintar Untuk Akses Pendidikan DI Kepri dan Kalbar
WAKIL Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Marsetio, M.M berharap dengan adanya Kapal Pintar, para pelajar akan menjadi lebih bergairah dan gemar membaca.
Selain menjadi kapal pintar nantinya juga akan difungsikan sebagai kapal patroli terbatas yang pengoperasiannya dilakukan oleh Lanal atau Lantamal. Kapal ini juga akan difungsikan sebagai alat transportasi oleh dokter/bidan untuk menyinggahi pasien di daerah-daerah terpencil.
“Bisa dikatakan kapal ini sebagai kapal multifungsi,” ujar Wakasal pada acara peluncuran Kapal Pintar di Galangan Palindo Marine, Batam, Senin (22/10/2012).
Wakasal menjelaskan, Kapal Pintar tersebut dilengkapi buku-buku pengetahuan, alat peraga, perangkat IT dan terkoneksitas dengan jaringan internet guna memberikan akses pada sarana pendidikan yang merata bagi anak-anak usia sekolah di pulau-pulau terpencil, terutama di Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.
Selain menjadi kapal pintar nantinya juga akan difungsikan sebagai kapal patroli terbatas yang pengoperasiannya dilakukan oleh Lanal atau Lantamal. Kapal ini juga akan difungsikan sebagai alat transportasi oleh dokter/bidan untuk menyinggahi pasien di daerah-daerah terpencil.
“Bisa dikatakan kapal ini sebagai kapal multifungsi,” ujar Wakasal pada acara peluncuran Kapal Pintar di Galangan Palindo Marine, Batam, Senin (22/10/2012).
Wakasal menjelaskan, Kapal Pintar tersebut dilengkapi buku-buku pengetahuan, alat peraga, perangkat IT dan terkoneksitas dengan jaringan internet guna memberikan akses pada sarana pendidikan yang merata bagi anak-anak usia sekolah di pulau-pulau terpencil, terutama di Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.
Poso Kembali Bergejolak
Polda Sulawesi Tengah masih menyelidiki keterkaitan kasus terbakarnya gereja dengan pemboman pos polisi lalu lintas di Kabupaten Poso, Senin.
"Kami masih menyelidiki dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui keterkaitan kedua kasus itu," kata Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno di Palu, Senin.
Sebuah gereja di Kelurahan Madale, Kecamatan Poso Kota Utara pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WITA diduga dibakar oleh orang tak dikenal. Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Selanjutnya pada Senin pagi pukul 06.15 WITA sebuah bom meledak di pos Polantas di Kelurahan Kasintuvu yang menyebabkan dua orang terluka.
Soemarno menduga bom itu diletakkan pada malam hari saat pos Polantas kosong, dan diledakkan ketika akan dijaga petugas.
"Kami masih menyelidiki dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui keterkaitan kedua kasus itu," kata Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno di Palu, Senin.
Sebuah gereja di Kelurahan Madale, Kecamatan Poso Kota Utara pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WITA diduga dibakar oleh orang tak dikenal. Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Selanjutnya pada Senin pagi pukul 06.15 WITA sebuah bom meledak di pos Polantas di Kelurahan Kasintuvu yang menyebabkan dua orang terluka.
Soemarno menduga bom itu diletakkan pada malam hari saat pos Polantas kosong, dan diledakkan ketika akan dijaga petugas.
Langganan:
Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
by Narayana ( JKGR ) Jakarta, Medio Maret 2014….Pukul 23.45 wib Malam telah beranjak larut, ketika saya merapihkan setumpuk dokumen yan...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Target TNI di Minimum Essential Force (MEF) I untuk mengantisipasi konflik/sengketa wilayah dengan negara tetangga di utara, seperti Kasus A...
-
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan akan mengganti seluruh alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang usianya sudah tua . L...
-
10 Pesawat angkut Hercules type H 16 Pesawat tempur coin Super Tucano ( 4 sudah datang) 16 Pesawat latih Grob G120TP 6 Pesawat lati...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...
-
Kisah ini sengaja saya tulis berdasarkan catatan-catatan tertulis yang saya punya dan juga cerita-cerita dari para “Silent Warrior” pinisepu...














+Dewaruci.jpg)


.jpg)






















