Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono, sudah menyerahkan tiga nama jenderal bintang tiga TNI AD ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menggantikan posisi Kepala Staf AD (Kasad) yang ditinggalkan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo karena memasuki masa pensiun. Siapa yang akan dipilih, itu terserah Presiden.
"Saya sudah usulkan tiga nama ke Presiden Yudhoyono. Ketiga nama itu jenderal bintang tiga semua,” kata Agus di sela-sela acara Conseille International du Sport Militaire (CISM), di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (13/5).
Agus menuturkan dirinya hanya menyerahkan namanama jenderal yang akan menggantikan Jenderal Pramono menjadi Kasad. Menurut Agus, dirinya tidak mempunyai kewenangan menentukan siapa yang pas di posisi Kasad. Saat ditanya mengenai tujuh nama jenderal yang diserahkan Kasad Jenderal Pramono ke dirinya, Panglima mengatakan tujuh nama yang diserahkan itu kesemuanya jenderal bintang tiga yang ada di TNI AD.
"Jadi, semua berpeluang, tunggu saja tanggal 21 Mei,” jawab Laksamana Agus singkat. (JK)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Selasa, 14 Mei 2013
Panglima TNI Serahkan Tiga Nama Calon Kasad
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar