Koptu Marinir Amriyadi, satu dari tujuh anggora TNI AL yang mendapatkan penghargaan dari Kepolisian Kota Depok yang berhasil menggagalkan aksi perampokan di toko elektronik di Cienere, Depok. Dia merasa bangga bisa menagkap pelaku perampokan yang meresakan warga.
"Sebagai prajurit tentunya saya dan teman-teman merasa memiliki jiwa untuk menyelamatkan. Ketika ada kejadian tentunya kami juga berupaya menolong," kata Amri di Polresta Depok, Selasa (17/6/2014).
Dirinya bersama enam temannya tidak ada kepikiran mendapatkan penghargaan itu. Karena, memberikan keamanan juga menjadi bagian tugas prajurit.
"Wah enggak kepikiran (dapat penghargaan). Yang namanya prajurit ya terpanggil saja untuk menolong," ceritanya.
Tidak hanya dapat penghargaan dari Polresta Depok, Amriyadi juga mendapatkan penghargaan dari satuannya. Maka itu, dia merasa bangga bisa menolong. Dia juga membantah adanya perselisihan antara Polri dan TNI.
"Selama ini kerja sama kami (Polri-TNI) berjalan sinergi. Kami tidak ada masalah dan selalu bekerja sama dengan baik," tukasnya.
Wakil Kepala (Waka) Polresta Depok AKBP Irwan Anwar mengatakan, aksi heroik ini sebagai bukti, bahwa TNI dan Polri solid dalam membantu memberikan rasa aman di masyarakat.
"Ke depan diharapkan sinergi antara TNI-Polri dapat dijaga dan berjalan dengan baik," tukasnya. (Sindo)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 19 Juni 2014
Tujuh Anggora TNI AL Mendapatkan Penghargaan dari Kepolisian Kota Depok
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pemerintah telah memilih jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger, yang akan dipensiunkan. Keputusan ini diambil se...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Perdebatan kiblat dari pembelian alutsista militer selama ini, menarik untuk dicermati. Kalau ditelaah semenjak kejadian embargo oleh USA da...
-
TNI Angkatan Laut saat ini memiliki kapal selam sebanyak 12 unit. Alutsista itu, diparkir di wilayah Surabaya, Jawa Timur. “Kita memang ada ...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Berdiri di podium selama dua jam, mantan presiden RI ketiga, BJ Habibie terus memaparkan problematika di Indonesia. Mulai dari hal kecil hin...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar