Setelah selesai mendukung kegiatan Sail Komodo 2013, melalui Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara (Bhakesra) yang baru saja berakhir, KRI Banda Aceh-593 kembali disiapkan untuk mendukung kegiatan operasi pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economy Cooperation (APEC) 2013 yang dilaksanakan di Bali bulan Oktober mendatang.
Dalam rilis yang diterima redaksi Tribunnews.com, Senin (23/9/2013),dalam mendukung operasi pengamanan KTT APEC 2013 tersebut, KRI Banda Aceh-593 yang merupakan kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) ini, Sabtu (19/9/2013) tiba di Benoa, Bali, dengan mengangkut sebanyak 18 unit Ranpur milik Kopassus dan masing-masing dua unit jeep dan sea rider Kopaska.
Selain mengangkut ranpur dalam rangka persiapan operasi pengamanan KTT APEC di Bali, KRI Banda aceh yang merupakan kapal binaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) ini juga membawa sebanyak 1760 pohon guna mendukung salah satu rangkaian kegiatan KTT APEC di Bali.
KRI Banda Aceh-593 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Yana Hardiyana, rencananya sebelum kembali ke Jakarta akan singgah di Surabaya guna mengangkut beberapa Ranpur Marinir dalam rangka mendukung kegiatan upacara HUT TNI yang dilaksanakan di Jakarta.
Selanjutnya KRI Banda Aceh-593 akan kembali mengangkut pasukan pengamanan VVIP menuju Bali, dan akan berada di Bali guna mendukung selama kegiatan KTT APEC 2013 berlangsung. (Tribun)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 25 September 2013
KRI Banda Aceh Dukung Pengamanan KTT APEC 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi berulang kali menegaskan visi pemerintahannya lima tahun ke d...
-
Ketua Payuguban Pelaku Pertempuran Lima Hari di Semarang Soedijono (90) mengaku kecewa pada banyaknya kasus korupsi di negeri ini. ...
-
Hacker Indonesia berhasil mematikan situs http://asis.gov.au hingga status 404 Not Found. Sasaran berikutnya adalah situs http://asio.gov.au...
-
Pengamat militer dari Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperrsi), Rizal Darma Putra, mengatakan Jenderal TNI Moeldok...
-
Di awal tahun, mari kita buka dengan kabar mengenai PKR10514. Seperti kita ketahui, poyek PKR ini merupakan salah satu proyek prestisius PT....
-
“‘Apa mungkin orang Indonesia bisa bikin pesawat terbang?’ Orang Indonesia memang gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri,” kata Bac...
-
Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita i...
-
Tercium bau tak sedap dari rencana pemerintah untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang AH-64 Apache dari Amerika Serikat (AS). Pas...
-
PT Batan Teknologi (Persero) berencana membangun pabrik yang memproduksi isotop nuklir di Amerika Serikat (AS). Pengadaan isotop tersebut, ...
-
by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 13 May 2014 Mengintai Jendela Tetangga: LAGA RAFALE TNI AU vs RAFALE TUDM Sejatinya, hari ini adalah...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar