Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Suhardi Alius, menyatakan pihaknya sedang mengidentifi kasi tempat perakitan senjata untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan penggunaan senjata.
"Identifikasi tempat-tempat yang dipakai untuk pembuatan perakitan senjata-senjata seperti di Cipacing (tempat perajin senjata di Kabupaten Sumedang) dan sebagainya saya identifi kasi kembali," kata Kapolda seusai meninjau pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ciamis, Minggu (22/9).
Ia menuturkan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pendataan para perajin senjata di wilayah hukum Polda Jabar yang masuk koperasi atau tidak. Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan, banyak pembuat senjata yang tergabung dalam koperasi, ada juga yang melakukan usahanya masih sendiri.
"Semuanya saya minta didata sehingga potensi penyimpangannya kecil," kata Suhardi. Sebagai upaya mempersempit jaringan yang melakukan teror, kata Suhardi, Polda Jabar telah membentuk unit-unit kecil untuk memantau dan mendeteksi daerah-daerah tertentu. "Ada unit-unit kecil untuk bisa mendeteksi," kata dia. Ia berharap adanya kerja sama masyarakat untuk melaporkan jika ada temuan yang mencurigakan atau tidak lazim yang akan menyebabkan gangguan keamanan. (KJ)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 23 September 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar